Berita Ogan Ilir

Dugaan Pelemparan Batu di Tol Palindra, Kaca Mobil Pengendara Dilaporkan Retak Seribu

Aksi dugaan pelemparan batu oleh orang tak dikenal menimpa seorang pengendara roda empat saat melintas di Tol Palembang-Indralaya

Penulis: Agung Dwipayana | Editor: Yandi Triansyah
Tangkapan Layar
KACA MOBIL RETAK - Seorang pengendara roda empat mengaku jadi korban pelemparan di Tol Palembang-Indralaya (Palindra) pada Minggu (4/1/2026) malam sekira pukul 19.00. Pengendara wanita yang tak menyebutkan namanya itu mengaku kaca pintu belakang mobilnya dilempar batu hingga retak-retak. 
Ringkasan Berita:
  • Aksi dugaan pelemparan batu oleh orang tak dikenal menimpa seorang pengendara roda empat saat melintas di Tol Palembang-Indralaya.
  • Insiden yang menyebabkan kaca pintu belakang mobil retak seribu tersebut tengah diinvestigasi oleh pihak PT Hutama Karya.
  • Hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian belum menemukan adanya bukti benda tumpul atau batu yang digunakan.

 

SRIPOKU.COM, INDRALAYA – Aksi dugaan pelemparan batu oleh orang tak dikenal menimpa seorang pengendara roda empat saat melintas di Tol Palembang-Indralaya (Palindra) pada Minggu (4/1/2026) malam. 

Insiden yang menyebabkan kaca pintu belakang mobil retak seribu tersebut tengah diinvestigasi oleh pihak PT Hutama Karya, meskipun hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian belum menemukan adanya bukti benda tumpul atau batu yang digunakan.

"Kaca mobil retak seribu karena dilempar di Tol Indralaya," kata pemilik kendaraan lewat unggahan Instagram, dilihat Selasa (6/1/2026).

Menurut pemilik mobil, kendaraannya dilempar menggunakan batu karena ada suara benturan keras dari arah belakang mobil.

Baca juga: Dua Remaja Sok Jagoan di Tol Prabumulih-Indralaya, Tujuh Buah Batu Ukuran Sedang Jadi Barang Bukti

"Saya pas dengar ada yang lempar batu itu langsung berhenti," ungkapnya.

Seluruh penumpang wanita di mobil berjumlah tiga orang, takut keluar kendaraan karena sekitar TKP sangat sepi pada saat kejadian.

"Kejadiannya di dalam tol. Sudah nge-tap kartu (tol elektronik)," ungkapnya.

Lakukan Investigasi 

Manajer Jalan Tol Regional Sumbagsel dari PT Hutama Karya, Arief Yeri Krisnanto menyampaikan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan di lapangan, tak ditemukan indikasi pelemparan batu.

"Tidak ada batu atau benda apapun yang ditemukan di lokasi," kata Arief dihubungi terpisah.

Meski demikian, Hutama Karya tetap menindaklanjuti laporan tersebut secara serius melalui investigasi lanjutan.

Termasuk penelusuran rekaman CCTV, pengecekan kondisi lokasi, serta koordinasi dengan pihak terkait, guna memastikan kronologi dan penyebab kejadian secara menyeluruh dan objektif.

"Hutama Karya juga telah berkoordinasi langsung dengan pengguna jalan yang bersangkutan untuk memastikan kondisi pengguna jalan, menghimpun informasi yang diperlukan, serta memastikan tindak lanjut penanganan dilakukan secara tepat sesuai ketentuan yang berlaku," terang Arief.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved