Berita OKU Selatan

Akses Jalan Desa Muarasindang Ilir Bisa Dilintasi Usai Tertimbun Material Longsor

Jalur utama di Desa Muarasindang Ilir, Kecamatan Sindang Danau, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan

Penulis: Choirul OKUT | Editor: Yandi Triansyah
Handout
PEMBERSIHAN JALAN -- Petugas BPBD bersama unsur terkait membersihkan material tanah longsor yang menutup badan jalan di Desa Muarasindang Ilir, Kecamatan Sindang Danau, Sabtu (3/1/2026). Berkat penanganan cepat, akses jalan kembali normal dan dapat dilalui kendaraan. 
Ringkasan Berita:
  • Jalur utama di Desa Muarasindang Ilir, Kecamatan Sindang Danau, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, kini sudah bisa kembali dilintasi.
  • Kepastian ini didapat setelah tim gabungan berhasil menuntaskan pembersihan material longsor yang sempat menutup total badan jalan.
  • Operasi pembersihan dilakukan secara terpadu melibatkan BPBD OKU Selatan, Dinas PUBMTR Provinsi Sumsel, TNI, Polri, hingga unsur pemerintah desa setempat.
 

SRIPOKU.COM, MUARADUA – Jalur utama di Desa Muarasindang Ilir, Kecamatan Sindang Danau, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, kini sudah bisa kembali dilintasi kendaraan roda dua maupun roda empat. 

Kepastian ini didapat setelah tim gabungan berhasil menuntaskan pembersihan material longsor yang sempat menutup total badan jalan pada Sabtu (3/1/2026).

Operasi pembersihan dilakukan secara terpadu melibatkan BPBD OKU Selatan, Dinas PUBMTR Provinsi Sumsel, TNI, Polri, hingga unsur pemerintah desa setempat. 

Langkah cepat ini diambil guna memastikan aktivitas distribusi dan mobilitas masyarakat tidak terhambat akibat bencana hidrometeorologi tersebut.

Baca juga: BPBD Sumsel Ungkap 5 Daerah Rawan Banjir Bandang Hingga Tanah Longsor

"Saya mengapresiasi langkah cepat BPBD serta seluruh instansi terkait dalam melakukan pembersihan material longsor. Ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam memberikan rasa aman bagi masyarakat," ujar Bupati OKU Selatan, Abusama, S.H., Senin (5/1/2026).

Meski akses jalan telah pulih, Bupati Abusama tetap mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Curah hujan yang masih tinggi pada Januari 2026 dinilai berpotensi memicu bencana hidrometeorologi, termasuk longsor.

“Saya mengimbau masyarakat OKU Selatan untuk selalu waspada, terutama yang berada di daerah rawan longsor. Segera laporkan kepada aparat setempat atau BPBD apabila terjadi kondisi darurat,” katanya menambahkan.

Pemkab OKU Selatan menegaskan akan terus meningkatkan kesiapsiagaan, terutama pada periode cuaca ekstrem, demi memastikan keselamatan masyarakat.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved