Fakta Video Viral Perundungan Salah Satu SMP di Sumsel, Kepsek : Mereka Itu Berkelahi

Beredar video dengan narasi perundungan siswi di salah satu SMP kawasan Sumsel, tepatnya di Kabupaten Muratara.

Penulis: Eko Hepronis | Editor: Refly Permana
Citra Satelit/facebook
PERUNDUNGAN - Tangkap layar video viral dengan narasi perundungan terhadap seorang siswi (baju putih) yang dilakukan sekelompok siswi (aktor utamanya kaos hitam). Menurut pihak sekolah, yang terjadi bukan perundungan, tetapi perkelahian. 
Ringkasan Berita:
  • Fakta yang tidak terungkap di balik video viral dengan narasi perundungan terhadap seorang siswi SMP di Sumsel.
  • Kepala dari sekolah tersebut akhirnya bikin klarifikasi.
  • Menurutnya, kedua siswi itu berkelahi, bukan adanya pihak yang merundung.

 

SRIPOKU.COM, MURATARA - Beredar video dengan narasi perundungan siswi di salah satu SMP kawasan Sumsel, tepatnya di Kabupaten Musi Rawas Utara (Mutara).

Remaja yang melakukan pemukulan itu menggunakan baju hitam, sementara yang dinarasikan sebagai korban remaja putri menggunakan kaos olahraga bertuliskan SMPN 2 Muara Rupit.

Hasil penelusuran pelajar yang terlibat perundungan yakni pelaku merupakan pelajar SMPN 1 Rupit dan pelajar SMPN 2 Rupit.

Menanggapi hal ini, Wakil Kesiswaan SMPN 1 Muara Rupit,  Hasan Azhari menyampaikan bila pelajar yang terlibat video perundungan itu adalah pelajar SMPN 1 Muara Rupit.

Baca juga: Polsek Lawang Kidul Lakukan Pembinaan kepada Pelajar untuk Mencegah Perundungan

"Ya itu pelajar sekolah kita (SMPN 1 Muara Rupit)," kata Hasan saat dikonfirmasi Sripoku.com, Senin (8/12/2025).

Menurut Hasan pristiwa itu terjadi di luar lingkungan sekolah pada hari Sabtu 6 Desember 2025 sekira pukul 15.00 Wib.

Namun, Azhari menyampaikan bila pristiwa itu bukan perundungan, namun peristiwa itu adalah perkelahian dan video yang beredar telah terpotong.

"Kalau dilihat dalam video memang  bullying (Perundungan). Tapi kronologi kejadian itu berawal dari saling ejek dalam Hp," ungkapnya.

Puncaknya mereka bertemu dan berujung dengan perkelahian, namun motif utamanya perkelahian itu belum tahu karena satu pelajar merupakan pelajar SMPN 2.

"Motip utama kita tidak tau karena siswi yang satunya anak SMPN 2  Rupit, yang bertiga SMPN 1 Rupit. Mereka sama-sama warga Kel Muara Rupit tepatnya RT 13 dan RT 16," ungkapnya.

Baca juga: Presiden Ikut Bicara Maraknya Perundungan di Lingkungan Sekolah

Kemudian untuk tindak lanjutnya, pelajar SMP N yang terlibat pristiwa itu akan memanggil orang tuanya, mengingat kejadiannya diluar jam sekolah.

"Karena kejadiannya di luar jam sekolah dan tidak berpakaian sekolah. Dan untuk saat siswi itu tetap sekolah," ujarnya.

Hasan menegaskan saat ini masalah tersebut sudah ditangani oleh pemerintah setempat baik Lurah, Camat hingga pihak kepolisian.

"Sekarang kasus ini sudah ditangani Lurah, Camat dan pihak kepolisian," ungkapnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved