Sekali Bacok Langsung Kabur, Pengakuan Pemuda di Sumsel Tikam Petugas Jaga Malam Pasar Inpres

Pemuda diamankan polisi beberapa jam setelah menikam seorang petugas keamanan di Pasar Inpres Lubuklinggau.

Penulis: Eko Hepronis | Editor: Refly Permana
Sripoku.com/Humas Polres Lubuklinggau
TERSINGGUNG - Tersangka Fachreza alias Bajil (23) pelaku penganiayaan Feri petugas jaga malam Pasar Inpres saat diamankan di Polres Lubuklinggau, Selasa (2/11/2025). Kepada polisi, ia mengaku menikam korban karena tersinggung. 
Ringkasan Berita:
  • Awal mula penjaga malam di pasar inpres dibacok seorang pemuda.
  • Luka-luka yang diderita korban akibat perbuatan tersangka.
  • Gerak cepat polisi yang mendapati tersangka sudah siap-siap melarikan diri.

 

SRIPOKU.COM, LUBUKLINGGAU - Fachreza alias Bajil (23) diamankan polisi beberapa jam setelah seorang petugas keamanan di Pasar Inpres Lubuklinggau ditikam pada Senin (1/12/2025) malam.

Dalam pengakuannya kepada polisi, Bajil melakukan aksinya di Blok B pasar tersebut karena tersinggung dengan ucapan korban.

Kasat Reskrim Polres Lubuklinggau, AKP M Kurniawan, mengatakan Bajil menganiaya korban bernama Feri menggunakan sajam jenis parang.

Bermodal rasa sakit hati, Bajil yang melihat korban main handphone langsung melayangkan parangnya.

Pada percobaan pertama, Bajil gagal karena korban berhasil menghindar.

Baca juga: Anak Marbot di Palembang Diduga Tikam Pengunjung Pria, Buntut Kotak Amal Sering Hilang

Namun, tersangka terus menyerang hingga kemudian korban berhasil membacok korban.

Lalu korban menangkis dengan menggunakan tangan kirinya.

"Akibatnya tangan kiri korban mengalami luka bacok yang cukup lebar dan parah, sedangkan pelaku kemudian melarikan diri," ujarnya.

Setelah dapat laporan Bajil pelakunya, Tim Macan bergerak cepat melakukan penangkapan.

Tersangka ditangkap di rumahnya ketika sedang bersiap-siap untuk melarikan diri.

Hasil pemeriksaan tersangka mengakui, bahwa telah melakukan perbuatan penganiayaan dengan cara membacok korban dan mengenai tangan kiri korban.

Baca juga: Pemuda Mengamuk Tikam Dua Pria Diduga Gara-gara Perempuan, Satu Berujung Kematian

Sebelum kejadian, Bajil terlebih dahulu datang ke pasar untuk bertemu seorang temannya.

Oleh korban, Bajil diminta keluar dengan perkataan jangan masuk ke dalam pasar.

"Tersinggung dengan teguran dari korban, lalu tersangka yang tidak terima pulang ke rumah mengambil parang," ujarnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved