Berita Lahat

Tumpahan Batu Bara Jadi Biang Kemacetan Lalu Lintas di Jalan Lintas Sumatera Wilayah Merapi Area 

Tumpahan batu bara kerap menjadi biang kemacetan di Jalan Lintas Sumatera tepatnya di Wilayah Kecamatan Merapi Area Kabupaten Lahat.

Tayang:
Penulis: Ehdi Amin | Editor: tarso romli
sripoku.com/ehdi amin
BIANG KEMACETAN - Tumpahan batu bara di Jalan Lintas Sumatera wilayah Merapi Area Kabupaten Lahat menjadi biang kemacetan. 

SRIPOKU.COM, LAHAT - Tumpahan batu bara kerap menjadi biang kemacetan di Jalan Lintas Sumatera tepatnya di Wilayah Kecamatan Merapi Area, seperti yang terjadi belum lama ini di Desa Merapi, Kecamatan Merapi Barat, Kabupaten Lahat.

Akibatnya, kendaraan tidak bisa melintas dan terjadi penumpukan. 

Kejadian bermula ketika dump truk (DT) yang dikemudikan sopir PT STL ditabrak oleh kendaraan lain diduga milik PT CPS.

Benturan tersebut menyebabkan bak belakang truk terbuka, hingga muatan batu bara tumpah di badan jalan.

Tumpahan batu bara yang menutupi badan jalan, membuat warga sekitar menghentikan laju kendaraan truk batu bara tersebut.

Sekaligus menuntut pihak PT STL segera bertanggung jawab melakukan evakuasi dan pembersihan tumpahan batu bara.

Kapolsek Merapi, Polres Lahat, IPTU Chandra Kirana SH MH yang dapati laporan tersebut, langsung turun tangan bersama sejumlah personel Polsek Merapi dan personel TNI.

Kemudian disusul Personil Satlantas Polres Lahat, untuk melakukan pengamanan, sekaligus lakukan pengaturan lalu lintas agar arus kendaraan tetap berjalan.

"Penyebab benturan itu belum diketahui, masih diinvestigasi. Dari pengakuan sopir, ada benturan dari belakang, hingga buat bak jadi terbuka," kata Chandra, Rabu (24/9/2025).

Setelah dilakukan upaya pembersihan, Rabu (24/09/2025) sekitar pukul 02.00 WIB, jalur lalu lintas baru bisa kembali normal.

Sinergi antara aparat kepolisian, TNI dan warga setempat, buat penanganan berjalan tertib dan lancar, sehingga potensi gangguan lalu lintas dapat diminimalisir.

"Untuk sementara, mereka perusahaan pemilik angkutan, wajib melakukan pembersihan dan ganti material terhadap kerusakan. Sedangkan untuk kendaraan, akan diamankan jika menyalahi aturan," ujarnya.

Pada saat yang sama, ternyata Bupati Lahat, Bursah Zarnubi beserta rombongan yang melaju dari Kabupaten Muara Enim ke Lahat, ikut terjebak dalam kemacetan.

Bupati Lahat bahkan meninjau langsung lokasi ,tumpahan batu bara yang telah sebabkan kemacetan panjang. 

Simak berita menarik lainnya di sripoku.com dengan mengklik Google News. 

Baca juga: PLN Lakukan Pemeliharaan Selama 3 Jam Kamis 25 September 2025, Berikut Kawasan Terjadi Gangguan

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved