Berita Sule
Polemik Warisan Lina, Sule Ungkap Daftar Aset Milik Iky dan Putri yang Ada di Tangan Teddy Pardiyana
Permintaan itu disampaikan di tengah polemik harta peninggalan mendiang Lina Jubaedah yang kembali mencuat ke publik.
Penulis: Rizka Pratiwi Utami | Editor: pairat
Ringkasan Berita:1. Sule meminta Teddy Pardiyana mengembalikan surat-surat kepemilikan aset yang disebut menjadi hak Rizky Febian dan Putri Delina.2. Sule menegaskan telah ada surat bermaterai dari kuasa hukum Lina Jubaedah yang menyatakan seluruh harta bawaan dialokasikan untuk anak-anak.3. Saat safe deposit box dibuka, beberapa surat penting seperti rumah kos, ruko, dan properti di Penyawangan tidak ditemukan, sehingga Sule kembali mendesak agar dokumen aset anak-anak segera dikembalikan.
SRIPOKU.COM - Sule meminta Teddy Pardiyana untuk mengembalikan sejumlah dokumen kepemilikan aset yang disebut sebagai hak anak-anaknya, termasuk Rizky Febian dan Putri Delina.
Permintaan itu disampaikan di tengah polemik harta peninggalan mendiang Lina Jubaedah yang kembali mencuat ke publik.
Melalui kanal YouTube Diary Sule Family, Sule sempat mengungkap daftar aset yang diklaim diperuntukkan bagi anak-anaknya.
Ia menegaskan sudah ada surat pernyataan resmi bermaterai dari kuasa hukum Lina Jubaedah yang mengatur pembagian harta bawaan selama pernikahan mereka.
Dalam surat tersebut disebutkan bahwa seluruh harta bawaan dialokasikan untuk anak-anak.
Aset yang tercantum antara lain tanah dan ruko di kawasan Penyawangan untuk Putri Delina, dana Rp 5 miliar milik Rizky Febian yang tersimpan di rekening Lina, rumah di Villa Bandung Indah, rumah kos 32 pintu, tanah 99 tumbak di Banjaran, serta tanah 10 tumbak di Cikoneng, Ciamis.
Sule menegaskan bahwa dana Rp 5 miliar itu sepenuhnya milik Rizky Febian dan sebagian telah digunakan untuk pembelian properti.
“Di surat pernyataan itu ada titipan uang Iky Rp 5 miliar. Sebagian dibelikan kos-kosan, sebagian lagi tanah dan rumah di Bandung Villa Indah. Itu mutlak uang Iky,” ujar Sule saat tampil di acara TransTV, dikutip Rabu (18/2/2026).
Ia juga menyinggung adanya pertemuan keluarga sekitar tujuh hari setelah Lina Jubaedah meninggal dunia.
Dalam pertemuan tersebut, Teddy disebut membuat surat pernyataan tidak akan mengklaim aset yang sudah tercantum dalam dokumen.
“Itu bukan perjanjian, tapi surat pernyataan dari almarhumah lewat lawyer. Sudah ada kesepakatan bahwa saudara Teddy tidak akan menghaki aset-aset tersebut di depan anak saya dan kuasa hukum,” kata Sule.
Persoalan lain muncul saat keluarga hendak membuka safe deposit box di bank.
Menurut keterangan yang diterima Sule, sudah ada pihak lain yang datang dua hari sebelumnya.
Ketika kotak penyimpanan dibuka, sejumlah dokumen penting disebut tidak ditemukan.
“Ada beberapa surat yang tidak ada. Surat kos-kosan, rumah di Penyawangan, sama ruko. Betul, tidak ada di dalam safety box,” ujar Sule.
Sule juga menyinggung kemunculan Teddy di media pada 2022 yang memperlihatkan sertifikat rumah kos 32 pintu serta bukti transfer pembelian Rp 2 miliar yang diklaim sebagai miliknya.
Di tengah proses penetapan ahli waris yang tengah diurus Teddy Pardiyana, Sule kembali meminta agar dokumen aset yang disebut sebagai hak anak-anaknya segera dikembalikan.
“Balikin surat rumah di Penyawangan, surat ruko. Kita juga tidak mau menuduh, tapi kembalikan dulu surat-surat aset anak-anak,” kata Sule.
Baca juga: Giliran Nathalie Holscher Turun Tangan Skakmat Kelakuan Teddy Pardiyana Minta Jatah Warisan Kerja
Kondisi Ekonomi Teddy
Sejak Lina meninggal dunia, persoalan hak waris kembali mencuat, terutama terkait keinginan Teddy agar anaknya diakui sebagai ahli waris sah.
Di tengah polemik hukum yang memanas, kuasa hukum Teddy, Wati Trisnawati, membeberkan kondisi ekonomi kliennya saat ini.
Ia menegaskan, langkah hukum yang ditempuh tak bisa dilepaskan dari situasi kehidupan Teddy sehari-hari.
“Ya, kondisi Kang Teddy sih memang kondisinya (ekonomi) masih sulit,” ujar Wati.
Menurutnya, hingga kini Teddy masih berupaya membangun usaha secara mandiri untuk memenuhi kebutuhan hidup.
“Sampai saat ini pun dia masih merintis usaha kecil-kecilan, buka tempat makan, tongkrongan atau angkringan di Kota Bandung,” lanjutnya.
Namun, usaha yang dijalani Teddy disebut belum menunjukkan hasil yang signifikan.
“Tapi memang kondisi saat ini memang sedikit sepi. Jadi doakan saja yang terbaik buat Kang Teddy supaya usahanya lancar. Itu pun untuk biaya hidup Bintang,” kata Wati.
Meski demikian, di tengah proses hukum yang berjalan, pihak kuasa hukum menegaskan tetap membuka ruang penyelesaian secara damai dengan pihak termohon.
“Harapan terakhir sih tetap kami mengupayakan adanya mediasi perdamaian dengan pihak termohon. Bagaimanapun juga masih ada keterikatan persaudaraan, ada kerabat antara anaknya dengan kakak-kakaknya, dengan Rizky, dengan Teh Putri itu masih ada hubungan,” ujarnya.
Ia pun berharap polemik ini bisa diselesaikan tanpa memperpanjang konflik di ruang publik.
“Bagaimanapun juga kita berdoa supaya ada perdamaian,” tutup Wati.
| Giliran Nathalie Holscher Turun Tangan Skakmat Kelakuan Teddy Pardiyana Minta Jatah Warisan 'Kerja' |
|
|---|
| Malunya Teddy Pardiyana Dibandingkan dengan Nathalie Holscher yang tak Pernah Ngemis Harta, Kuak Aib |
|
|---|
| Sule Murka Tahu Teddy Pardiyana Ingin Titipkan Bintang ke Putri Delina, tak Sanggup Biayai ‘Hina’ |
|
|---|
| Kecurigaan Sule Tahu Teddy Bawa Anak saat Mediasi dengan Rizky Febian, Duga Ada Niat Lain: Ngapain? |
|
|---|
| Teddy Pardiyana Akhirnya Jujur Ungkap Tujuan Urus Warisan Lina Jubaedah, Bantah Ingin Kuasai Harta |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/Kecurigaan-Sule-Tahu-Teddy-Bawa-Anak-saat-Mediasi-dengan-Rizky-Febian-Duga-Ada-Niat-Lain.jpg)