Berita Aurelie Moeremans
Cinta Laura Puji Keberanian Aurelie Moeremans pasca Buku Broken Strings Viral 'Pulih dan Bertahan'
Dukungan tersebut disampaikan Cinta melalui unggahan media sosial yang sarat empati dan pesan keberanian bagi para penyintas trauma.
Penulis: Rizka Pratiwi Utami | Editor: pairat
Ringkasan Berita:1. Cinta Laura menyatakan dukungan penuh kepada Aurelie Moeremans.2. Menurut Cinta, Broken Strings bukan sekadar memoar pribadi, melainkan pengingat bahwa kasus trauma dan kekerasan emosional masih ada di sekitar, serta membutuhkan empati dan pemahaman publik, bukan penghakiman.3. Cinta Laura menekankan pentingnya mendengar suara penyintas dengan hati terbuka, karena mengungkap kebenaran adalah bagian dari proses pemulihan dan bentuk merebut kembali kendali atas kisah hidup sendiri.
SRIPOKU.COM - Artis ternama Cinta Laura menyampaikan dukungan terbuka kepada Aurelie Moeremans setelah perilisan buku digital berjudul Broken Strings.
Dukungan tersebut disampaikan Cinta melalui unggahan media sosial yang sarat empati dan pesan keberanian bagi para penyintas trauma.
Lewat postingan di Instagram story-nya pada Rabu (14/1/2026), Cinta Laura mengaku tergerak oleh keberanian Aurelie yang memilih mengubah rasa sakit pribadinya menjadi suara yang menerangi realitas pahit yang masih dialami banyak penyintas dalam diam.
“Sending you so much love, @aurelie. Thank you for being so brave in choosing to turn your pain into a voice that illuminates what so many survivors still carry in silence,” tulis Cinta Laura.
Menurut Cinta, keputusan Aurelie untuk membuka kisah hidupnya bukan hanya tentang mengungkap masa lalu, tetapi juga tentang merebut kembali kendali atas narasi hidupnya sendiri.
Ia menilai langkah tersebut sebagai bentuk keberanian yang jarang dimiliki, mengingat risiko tekanan publik dan beragam narasi tandingan yang muncul.
Cinta Laura juga menekankan bahwa Broken Strings memiliki makna lebih luas dari sekadar memoar pribadi.
Buku tersebut, kata Cinta, dapat menjadi pengingat bagi masyarakat bahwa trauma serupa masih ada di sekitar dan membutuhkan kepekaan kolektif untuk memahaminya.
“Dengan mengungkapkan kebenaranmu, kamu tidak hanya merebut kembali kisahmu sendiri, tetapi juga menawarkan jalan keluar bagi mereka yang terjebak dalam rasa malu, kebingungan, atau ketakutan,” lanjutnya.
Di tengah mencuatnya bantahan dari Roby Tremonti terkait tudingan grooming dan isi buku Broken Strings, Cinta Laura memilih menyoroti sisi kemanusiaan dan proses pemulihan penyintas.
Ia berharap publik tidak terburu-buru menghakimi, melainkan membuka ruang dialog yang lebih empatik.
Bagi Cinta, keberanian Aurelie adalah pengingat bahwa proses keluar dari trauma bukanlah hal mudah.
Dibutuhkan kekuatan luar biasa untuk pulih, bertahan, dan akhirnya berbicara.
Melalui dukungan ini, Cinta Laura mengajak masyarakat untuk lebih peka terhadap cerita para penyintas, serta menyadari bahwa mendengarkan dengan empati adalah langkah awal menuju pemahaman dan penyembuhan bersama.
"Semoga "Broken Strings" bisa jadi reminder untuk kita semua bahwa trauma seperti ini ada di sekitar kita dan butuh kekuatan luar biasa untuk bisa keluar, pulih, dan bertahan," tulis Cinta Laura.
Baca juga: Nikita Willy Dihujat Imbas Broken String Aurelie Viral, Disentil soal Penguasa di Lokasi Syuting
3 Tahun Pernikahan
Roby Tremonti mengakui adanya pernikahan dengan Aurelie Moeremans tahun 2011 silam.
Ia menjelaskan pernikahanya kala itu berlangsung pada tanggal 10 Oktober dan dilakukan secara katolik.
"Pernikahan itu benar terjadi. Kami menikah pada 10 Oktober 2011 secara katolik," kata Roby Tremonti ketika ditemui di kawasan Cibinong, Jawa Barat, Selasa (13/1/2026).
Lebih lanjut, Roby menegaskan bahwa perpisahannya dengan Aurelie terjadi pada tahun 2013.
Itu berarti rumah tangga mereka hanya berlangsung selama 2 tahun.
Dijelaskan Roby, tak ada kata cerai dalam mengakhiri pernikahan mereka, dan juga dalam aturan agama katolik.
"Kami berpisah dalam keadaan tidak baik-baik saja. Ya memang ada masalah yang terjadi," ucapnya.
"Tapi dalam katolik, tidak ada yang namanya perceraian," tambahnya.
Roby menyebut tahun 2013, Aurelie pergi begitu saja dari rumahnya. Ia pun tetap berusaha untuk mempertahankan namun hasilnya sia-sia.
Roby pun mengungkapkan pernikahannya dengan Aurelie. Ia mengakui kalau perkawinannya memang tidak mendapatkan restu.
"Tapi memang ada wali nikah dari Aurelie. Karena syaratnya bisa menikah karena kehadiran wali nikah, kami menikah. Pernikahan juga dihadiri ibunda dan adik Aurelie," jelasnya.
"Tapi tidak dengan keluarga besarnya. Karena keluarganya ada di Belgia," tambahnya.
Kini, Roby Tremonti pun tak mau mempermasalahkan apa yang sudah terjadi, ia mau melanjutkan hidupnya.
"Saya tidak mau melakukan pembenaran, tapi saya mau mengungkapkan kebenaran," ujar Roby Tremonti.
Ogah Dicap Predator
Dalam sesi wawancara tersebut, Roby membantah dirinya melakukan grooming atau praktik pedofilia, saat menikahi Aurelie.
Tudingan tersebut secara tak langsung dialamatkan kepadanya setelah Aurelie Moeremans merilis buku memoarnya berjudul "Broken Strings".
Pasalnya, wanita blasteran Indonesia-Belgia ini mengklaim dinikahi Roby saat masih berusia 15 tahun.
"Saya dituduh grooming anak 15 tahun. Padahal faktanya, saat kami dekat, dia sudah punya pengalaman pacaran di Eropa.
Kultur di sana beda," ucap pria berusia 45 tahun itu.
"Jadi jangan giring opini seolah saya ini predator yang memangsa anak kecil," tambahnya.
Roby meminta publik untuk tidak menelan mentah-mentah isi buku yang beredar.
Menurutnya, tuduhan pedofilia adalah hal serius.
Ia memiliki bukti kuat bahwa hubungan mereka didasari rasa suka sama suka orang dewasa, bukan paksaan terhadap anak di bawah umur.
Roby menceritakan berdasarkan penelusuran di media sosial, hasil perbincangan Aurelie dalam podcast, menyebut kalau Aurelie sudah memiliki pengalaman berciuman saat masih berusia 13 tahun di Belgia.
"Itu hal biasa di sana, kultur Eropa. Jadi, narasi saya memanipulasi anak polos umur 15 tahun itu tidak tepat," jelasnya.
Roby pun membeberkan sebelum menikah pada Oktober 2011, ia dan Aurelie sempat menjalin hubungan asmara. Saat itu usia Aurelie sudah sekitar 16 tahun.
"Secara kognitif dia sudah mengetahui tentang pendewasaan. Menurut pendapat saya dan keyakinan saya, ya dia bukan anak kecil yang gak tahu apa-apa," ujar Roby Tremonti.
| Mulut Kasar Roby Tremonti Tuding Buku Aurelie Moeremans Karya AI, Kelakuannya Dicibir 'Hati-hati' |
|
|---|
| Pihak Gereja Benarkan Pernikahan Aurelie Moeremans di Tahun 2011, Roby Tremonti Sindir Kebenaran |
|
|---|
| Klarifikasi Pihak Gereja Tempat Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Menikah Buka Suara & Kuak Fakta |
|
|---|
| Bantah Lakukan Kekerasan, Roby Tremonti Tanggapi Polemik Aurelie Moeremans, Singgung soal Kebenaran |
|
|---|
| Ketahuan Saldo Cuma 2 Juta Usai Paksa Nikahi Aurelie Moeremans, Bobby Sewot: Keluargamu Miskin Juga |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/Cinta-Laura-Puji-Keberanian-Aurelie-Moeremans-pasca-Buku-Broken-Strings-Viral-Pulih-dan-Bertahan.jpg)