Lita Gading Pertanyakan Tesis S2 Uya Kuya, Ungkit Curhatan Lama Aurelie Moeremans

Psikolog Lita Gading mempertanyakan proses tesis yang diproduksi oleh Uya Kuya yang bisa selesai dalam waktu tiga bulan.

Tayang:
Editor: Refly Permana
Instagram/@lita.gading dan @king_uyakuya
TESIS S2 - Psikolog Lita Gading (kanan) mempertanyakan proses tesis S2 yang diproduksi oleh anggota DPR RI, Uya Kuya. Ia ragu, tesis itu bisa selesai dalam waktu tiga bulan. 
Ringkasan Berita:
  • Psikolog Lita Gading mempertanyakan proses tesis yang diproduksi oleh Uya Kuya.
  • Lita tak habis pikir karena Uya menjadikan penjarahan rumahnya sebagai tema dari tesis tersebut.
  • Curhatan lama Aurelie Moeremans diungkit-ungkit oleh sang psikolog.

 

SRIPOKU.COM - Psikolog Lita Gading mempertanyakan proses tesis yang diproduksi oleh Uya Kuya.

Sebab, menurut Lita, Uya bisa menyelesaikan tesisnya dalam waktu tiga bulan.

Lita tak habis pikir karena Uya menjadikan penjarahan rumahnya sebagai tema dari tesis tersebut.

Sekedar informasi, penjarahan rumah Uya Kuya terjadi dalam rentang waktu akhir Agustus 2025 dan awal September 2025.

Sementara, Uya berhasil menamatkan kuliah S2-nya pada Desember 2025.

Dengan kata lain, ada rentang waktu sekitar empat bulan.

Baca juga: UJIAN Baru Uya Kuya Pasca Aktif Jadi Anggota DPR, Istri Difitnah tak Hormati Lagu Indonesia Raya

'Uya Kuya wisuda S2 dengan IPK 3,72, Judul tesis terinspirasi kasus penjarahan rumahnya'. bunyi artikel yang diunggah dalam Instagram Lita Gading.

Alih-alih memberikan selama, Lita Gading pun memberikan respons menohok untuk presenter yang kini menjabat sebagai Anggota DPR RI periode 2024–2029 dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut.

"Ngakak gue guys, lihat sendiri, aduh ampun Uya, Uya," kata psikolog lulusan S3 psikologi klinis itu dikutip, Senin (15/12/2025).

Ia pun menyoroti proses Uya Kuya menyelesaikan tesis hanya dalam kurun waktu tiga bulan.

"Emang ada bikin tesis cuma tiga bulan dengan judul yang terinspirasi dari penjarahan rumah kamu? Sampai sekarang (dari peristiwa penjarahan) kalau dihitung-hitung cuma tiga bulan lho," serunya.

"Dari mana? Kuliah di mana kamu? Bikin tesis cuma tiga jam? Bimbingannya bisa 24 jam dong ya," imbuhnya.

Sebagai seseorang yang pernah menempuh pendidikan S2, Lita pun menceritakan sedikit pengalamannya.

Kala itu, CEO Lita Gading Consultant itu membutuhkan waktu hampir setahun untuk menyelesaikan tesisnya.

"Saya menyelesaikan S2 lama lho, bikin (tesisnya) aja lama lho, bisa hampir setahun, ngaco," kata Lita.

Tak pelak ia pun menuding presenter yang mengawali kariernya lewat Festival Tenda Mangkal Prambors itu tengah berbohong.

"Lupa ya kalau kamu lagi berbohong, berakting atau berdrama?" tandasnya.

Di momen itu Lita juga menyentil Uya Kuya dengan unggahan pernyataan lawas aktris Aurelie Moeremans.

Artikel ini tayang di Tribunnews.com

Baca juga: Kabar Aurelie Moeramans Usai Bongkar Cara Parpol Rekrut Artis Non S1, Calon Ibu Mendadak Tak Aktif

Curhatan Lawas Aurelie Moeremans

Beberapa waktu lalu, Aurelie mengaku sudah berulang kali ditawari masuk ke sebuah partai politik.

Bahkan penawaran tersebut sudah pernah ia dapatkan sejak tahun 2016 lalu hingga sekarang.

Tak tanggung-tanggung, wanita kelahiran Belgia pada 8 Agustus 1993 ini juga diiming-imingi gaji ratusan juta per bulan.

Bahkan Aurelie merasa, tugas yang diemban tidaklah sulit.

AURELIE MOEREMANS - Aurelie Moeremans mengungkapkan cara partai politik merekrut artis. Dalam foto, Aurelie Moeremans di Epicentrum Walk, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (18/3/2022).
AURELIE MOEREMANS - Aurelie Moeremans mengungkapkan cara partai politik merekrut artis. Dalam foto, Aurelie Moeremans di Epicentrum Walk, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (18/3/2022). (Tribunnews)

Karena dirinya hanya perlu menjadi 'pemanis' dan mengikutip ketua partai politik dalam setiap agenda.

Belakangan, Aurelie kembali ditawari masuk ke partai politik lagi.

Aurelie mencoba menolak dengan alasan pendidikannya yang tidak sampai sarjana.

Karena selama ini, Aurelie terlalu sibuk berkarier sebagai aktris sejak usia 14 tahun. Sehingga ia melewatkan pendidikan S1-nya.

"Yang paling terakhir, aku ditawarin lagi 'aku bilang aku nggak tertarik, aku juga nggak ngerti-ngerti banget politik'.

Mengeluh rendah diri dengan pendidikannya, Aurelie malah dibuat heran dengan jawaban rekannya tersebut.

Dikatakan, Aurelie tak perlu bingung dengan pendidikannya.

Aurelie malah ditawari solusi instan lanjut kuliah dan mendapatkan ijazah S1 hingga S2.

"Dia bilang 'sebenernya kalau kamu mau kuliah bisa kok diatur nanti kamu langsung S2 aja, S1-nya udahlah kamu ikutin arahan aku aja kita bikin singkat, kamu fokus ke S2 aja biar keren'." timpal Aurelie menirukan.

Lantas, wanita yang kini tengah hamil anak pertamanya itu, merasa janggal dengan tawaran tersebut.

Kini ia mempertanyakan integtitas dari sistem politik yang ada, apalagi dalam proses rekrut dinilai menyalahi sistem.

"Emang bisa ya kayak gitu?" tegas Aurelie.

"Kuliah aja bisa nggak ikut aturan apalagi yang lain?"

"Dari pengalaman aku aja nih, udah jelas ada masalah di sistem dan ya harus diubah," timpalnya.

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
2 - 0
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
2 - 1
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved