Berita Ruben Onsu dan Sarwendah

Sarwendah Ngaku Tabah Hadapi Ujian Sepanjang Tahun 2025

“Diikhlaskan saja. Ditabahkan saja," kata Sarwendah saat ditemui di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, Sabtu (6/12/2025).

Penulis: Rizka Pratiwi Utami | Editor: pairat
Instagram
PERANG RUBEN dan SARWENDAH - Kolase Ruben Onsu (kiri) dan Sarwendah (kanan). Sarwendah Ngaku Tabah Hadapi Ujian Sepanjang Tahun 2025 
Ringkasan Berita:
  1. Sarwendah memilih mengikhlaskan dan menabahkan hati atas berbagai ujian hidup yang dialaminya. Ia berharap tahun depan menjadi lebih baik dan menyingkirkan hal-hal buruk.
  2. Ia menegaskan bahwa ketiga anaknya adalah alasan terbesar dirinya tetap kuat.
  3. Sarwendah berusaha agar anak-anak bisa hidup bahagia dan terpenuhi kebutuhannya. Ia bertekad mendukung apa pun yang mereka butuhkan selama itu hal positif.

SRIPOKU.COM - Sarwendah buka suara mengenai ujian hidupnya sepanjang tahun 2025. Eks Ruben Onsu mengaku hanya bisa ikhlas.

Menurut Sarwendah, ia hanya bisa mengikhlaskan segala yang terjadi kepadannya.

“Diikhlaskan saja. Ditabahkan saja," kata Sarwendah saat ditemui di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, Sabtu (6/12/2025).

Ia mengaku tetap semangat menjalani kehidupan hari demi hari.

"Ya pokoknya harus semangat menjalani tiap tahunnya dan berdoa semoga tahun depan makin lebih baik lagi. Buang yang jelek-jelek," lanjutnya.

Menurutnya alasan utama dirinya tetap tegar saat ini tak lepas dari keberadaan anak-anaknya.

Ia mengakui perjalanan hidupnya memang seperti rollercoaster, naik turun, tak terduga. 

“Ya namanya kehidupan ya, ya udah lah mau gimana lagi. Yang pasti kan sebagai seorang ibu harus kuat gitu. Karena kalau misalnya aku enggak kuat siapa yang jagain anak-anak,” tegasnya.

“Anak-anak. Ya kalau misalnya aku cuma berpikir sepertinya, kalau misalnya enggak ada aku yang jagain, anak-anak siapa yang jagain? Jadi akunya harus kuat, akunya harus sehat, harus kerja keras,” tuturnya lagi.

Sarwendah menegaskan, seluruh usahanya dilakukan agar ketiga buah hatinya bisa tumbuh bahagia.

Hal tersebut menjadi pendorong semangat sebagai ibu tunggal yang giat bekerja.

“Jadi anak-anak juga bisa hidup dengan happy dan mereka juga bisa kayak sekarang gitu. Apa pun yang mereka mau ya sebisa mungkin pastinya aku berusaha untuk men-support selama itu sesuatu hal yang baik,” tambahnya.

KLARIFIKASI SARWENDAH - Sarwendah ditemui di kawasan Depok Jawa Barat, Selasa (25/3/2025). Dituduh larang Ruben bertemu anak-anak, kini kuasa hukum Sarwendah, Chris Sam Siwu memberikan klarifikasi.
KLARIFIKASI SARWENDAH - Sarwendah ditemui di kawasan Depok Jawa Barat, Selasa (25/3/2025). Dituduh larang Ruben bertemu anak-anak, kini kuasa hukum Sarwendah, Chris Sam Siwu memberikan klarifikasi. (Tribunnews.com)

Baca juga: Ngaku Difitnah soal Nafkah, Sarwendah Ingin Bertemu Ruben Onsu, Sebut Bukan Kodrat Melawan Laki-laki

Trauma

Ketakutan Sarwendah buntut rumahnya didatangi debt collector terungkap di dari tayangan YouTube Intens Investigasi, Jumat (21/11/2025).

Sarwendah mendatangi psikolog untuk berkonsultasi imbas dari rasa takut yang dirasakannya.

"Aku ke psikolog, iya," kata Sarwendah.

Ia menjelaskan rasa takut yang dirasakan Ci Wen, sapaan akrabnya, adalah sebuah perasaan yang wajar.

Terlebih dirinya adalah seorang ibu yang memiliki jiwa naluri untuk siaga melindungi ketiga anaknya di rumah.

"Aku cuma mau nanya, kalau kakak, seorang perempuan, tiba-tiba ada yang datang ke rumah," ujar Sarwendah.

"Kakak kaget enggak? Takut enggak? Gitu aja," lanjutnya.

"Apalagi aku perempuan, aku punya anak-anak di rumah aku," lanjutnya lagi.

Setelah insiden didatangi debt collector, wanita yang kini dikabarkan dekat dengan pengusaha Giorgio Antonio tersebut, mengharapkan kehidupannya kembali damai.

Ia ingin kehidupannya tidak lagi menjadi konsumsi publik.

"Aku harap semuanya bisa baik-baik, kalian tahu aku orangnya sangat private, aku sangat cinta damai," ujarnya.

Sebelumnya, Ruben Onsu merasa kecewa atas tindakan Sarwendah yang menggelar konferensi pers karena dinilai membuat dirinya tampak disudutkan.

Menurut Minola Sebayang, persoalan tersebut sebenarnya dapat diselesaikan secara baik-baik tanpa harus dibawa ke ranah media.

Minola juga menegaskan bahwa kewajiban nafkah Ruben kepada Sarwendah dan ketiga anak mereka tetap ia jalankan meskipun mereka telah resmi bercerai.

Hal itu bahkan membuat Ruben harus mengesampingkan kepentingan dirinya sendiri demi memenuhi tanggung jawabnya.

"Ruben itu orang yang bertanggung jawab ya. Mungkin teman-teman media dan masyarakat juga perlu tahu ya," ujar Minola saat membela kliennya, dikutip dari YouTube SCTV, Senin (17/11/2025).

Ia menambahkan bahwa pernyataannya tidak dimaksudkan untuk menyerang pihak mana pun. Minola mengklaim hanya menyampaikan hal yang dianggapnya sebagai fakta.

"Yang saya ungkapkan ini bukanlah sesuatu hal yang ingin memojokkan siapa pun, tapi ini fakta kebenaran yang harus disampaikan," jelasnya.

Minola kemudian menyinggung soal beban nafkah yang tetap dipikul Ruben setelah perceraian.

"Klien kami bercerai dengan S (Sarwendah) yang seharusnya kewajiban klien kami sebagai mantan suami terhadap anak-anaknya itu adalah uang pemeliharaan dan uang pendidikan," terangnya.

Ia bahkan menyoroti bahwa banyak orang lain tidak menjalankan kewajiban sekecil apa pun terkait nafkah.

"Banyak orang-orang ketika diberikan tanggung jawab kecil saja per bulannya untuk biaya pendidikan dan pemeliharaan enggak dilakukan, betul tidak?" lanjut Minola.

Minola kemudian memperlihatkan hasil cetakan tangkapan layar percakapan WhatsApp yang menunjukkan jumlah transfer Ruben kepada Sarwendah setiap bulan.

Ia menegaskan bahwa rangkaian masalah yang terjadi setelah Sarwendah mengadakan konferensi pers membuat Ruben merasa kecewa.

"Nah, tapi kita boleh lihat teman-teman sekalian. Dari mulai perceraian di tahun 2024, September, Ruben tiap bulannya itu memberikan biaya kepada S senilai Rp242.629.000," ujar Minola.

Menurutnya, besarnya nominal nafkah tersebut menjadi alasan mengapa Ruben harus menunda sejumlah urusan pribadinya, termasuk soal pembayaran cicilan mobil.

"Jadi, klien kami itu lebih mengutamakan segala sesuatunya adalah demi kepentingan anak dan S yang nyaman. Jadi kadang-kadang kepentingannya sendiri pun dia tunda," tutup Minola.

Baca berita menarik Sripoku.com lainnya di Google News

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved