Perangkat Pembelajaran
20 Contoh Tema dan Judul Projek Kokurikuler P5 SMP Tahun Ajaran 2026/2027
Rekomendasi 20 contoh tema dan judul projek P5 SMP agar im Fasilitator P5 jenjang SMP mudah merancang agenda kokurikuler.
Penulis: Siti Umnah | Editor: Siti Umnah
Ringkasan Berita:
- Tahun Ajaran 2026/2027 guru SMP mulai merancang Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) yang menumbuhkan daya kritis, kemandirian & kolaborasi siswa.
- Projek kokurikuler Fase D mengajak remaja membedah isu nyata seperti lingkungan, etika digital, dan pelestarian budaya lokal melalui kegiatan berbasis riset & aksi sosial.
- Peran guru sebagai fasilitator, siswa diberi ruang untuk bereksperimen & berinovasi menggunakan teknologi digital agar hasil projek relevan dengan tantangan zaman.
SRIPOKU.COM - Menjelang bergulirnya kalender akademik Tahun Ajaran Baru 2026/2027, perancangan perangkat kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) kembali menjadi fokus utama para guru di jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Berbeda dengan jenjang SD yang berbasis pengenalan dasar, projek kokurikuler di tingkat SMP (Fase D) dirancang untuk memantik daya kritis, kemandirian, dan kolaborasi mendalam antarsiswa.
Remaja usia SMP diajak untuk membedah isu nyata yang terjadi di masyarakat, mulai dari masalah lingkungan, etika digital, hingga pelestarian budaya lokal yang mulai luntur.
Baca juga: 20 Contoh Tema dan Judul Projek Kokurikuler P5 SD Tahun Ajaran 2026/2027
Kementerian Pendidikan telah menetapkan beberapa tema utama yang bisa dipilih dan disesuaikan dengan visi-misi sekolah masing-masing.
Sebagai referensi segar bagi Bapak/Ibu Guru dan Koordinator P5, berikut Sripoku.com sajikan 20 contoh tema dan judul projek kokurikuler P5 SMP yang kreatif dan sangat aplikatif untuk tahun ajaran baru nanti:
1. Tema: Gaya Hidup Berkelanjutan (Fokus Isu Lingkungan)
- "Jejak Karbon Remaja: Kurangi Emisi di Sekolah" – Siswa menghitung estimasi limbah energi dan kertas di lingkungan sekolah, lalu merancang kampanye hemat energi dan gerakan paperless.
- "Eco-Enzyme: Mengubah Sampah Organik Menjadi Cairan Multi-Manfaat" – Memanfaatkan limbah kulit buah dan sisa sayuran dari kantin sekolah atau rumah untuk difermentasi menjadi pembersih alami.
- "Instalasi Hidroponik Green House Sekolah" – Merancang dan merawat perkebunan vertikal modern berbasis hidroponik untuk memanfaatkan lahan sempit di sudut sekolah.
- "Upcycle Fashion: Seni Mengolah Pakaian Bekas" – Mengubah baju atau celana jin bekas layak pakai menjadi tas laptop, tote bag, atau apron masak yang bernilai estetik tinggi.
2. Tema: Kearifan Lokal (Fokus Budaya, Sejarah & Kuliner)
- "Digitalisasi Cerita Rakyat Sumatra Selatan lewat Komik Digital" – Siswa meneliti legenda lokal (seperti asal-usul Pulau Kemaro atau Putri Kembang Dadar) lalu mengemasnya menjadi komik digital siap cetak.
- "Melestarikan Kain Tradisional: Eksplorasi Motif Jumputan/Songket" – Praktik mewarnai kain dengan teknik jumputan tradisional atau membuat miniatur tenun untuk memahami filosofi di balik motifnya.
- "Festival Kuliner Tradisional Modifikasi: Local Food Goes to Global" – Membuat proyek inovasi makanan tradisional (seperti pempek isi keju atau kreasi bahan sagu) lengkap dengan strategi pengemasan modern.
- "Revitalisasi Musik Daerah: Kolaborasi Musik Modern dan Tradisional" – Mengaransemen ulang lagu daerah menggunakan kombinasi alat musik modern dan alat musik tradisional (seperti perkusi bambu).
3. Tema: Suara Demokrasi (Fokus Pemilihan & Kebebasan Berpendapat)
- "Suara Muda, Suara Bangsa: Simulasi Pemilu Ketua OSIS" – Menyusun replika sistem Pemilu asli, mulai dari pembentukan KPU sekolah, debat terbuka visi-misi kandidat, hingga pemungutan suara digital (e-voting).
- "Parlemen Remaja: Belajar Musyawarah Mufakat" – Simulasi rapat kerja anggota dewan untuk menyusun peraturan atau kesepakatan bersama terkait kedisiplinan dan kenyamanan kelas.
4. Tema: Rekayasa dan Teknologi (Fokus Inovasi & Solusi Digital)
- "Smart Trash Bin: Pemilah Sampah Berbasis Sensor" – Membuat rekayasa teknologi sederhana menggunakan mikrokontroler (seperti Arduino) untuk mendeteksi sampah logam dan non-logam.
- "Website Komunitas Sekolah sebagai Pusat Literasi" – Siswa berkolaborasi merancang struktur website mading sekolah menggunakan platform gratisan untuk menampung artikel ilmiah dan cerpen karya siswa.
- "Aplikasi Penghitung Kalori Bekal Sehat Remaja" – Membuat rancangan (wireframe) atau aplikasi sederhana untuk mencatat dan menghitung asupan nutrisi harian siswa.
5. Tema: Kewirausahaan (Fokus Kemandirian Ekonomi)
- "Digital Marketing Agropreneur SMP" – Memasarkan hasil kebun atau produk prakarya sekolah melalui pembuatan konten video kreatif di TikTok atau Instagram Reels untuk melatih kemampuan bisnis digital.
- "Kreatif Berbisnis Souvenir dari Bahan Alam/Limbah" – Memproduksi gantungan kunci, lilin aromaterapi, atau hiasan meja bernilai jual tinggi dari bahan sisa kelapa atau cangkang telur.
- "Merancang Proposal Bisnis Kuliner Sehat kekinian" – Siswa belajar membuat business plan sederhana, mulai dari menentukan target pasar, menghitung HPP (Harga Pokok Penjualan), hingga teknik promosi.
6. Tema: Bangunlah Jiwa dan Raganya (Fokus Mental & Fisik)
- "Stop Cyberbullying: Kampanye Etika Bermedia Sosial" – Membuat siniar (podcast), infografis, atau film pendek mengenai dampak psikologis perundungan siber di kalangan remaja.
- "Jurnal Bersyukur: Manajemen Stres Remaja Masa Kini" – Membuat proyek psikologi remaja berbentuk buku saku refleksi diri untuk mengelola kesehatan mental menghadapi masa pubertas.
7. Tema: Bhinneka Tunggal Ika (Fokus Harmoni Sosial)
- "Eksplorasi Budaya Nusantara: Virtual Tour Rumah Adat" – Siswa membuat presentasi interaktif atau video 360 derajat yang membedah keunikan rumah adat dan rumah ibadah dari berbagai provinsi.
- "Pameran Ragam Tradisi Pernikahan Nusantara" – Meneliti dan mempresentasikan keragaman prosesi adat pernikahan di Indonesia untuk memahami simbol-simbol akulturasi budaya yang damai.
Pada jenjang SMP, peran guru adalah sebagai fasilitator dan mentor, bukan instruktur utama.
Biarkan siswa mengeksplorasi ide, melakukan kesalahan, dan menemukan solusinya sendiri dalam kelompok.
Berikan mereka ruang untuk memanfaatkan teknologi digital (seperti aplikasi desain Canva, CapCut untuk edit video, atau kecerdasan buatan) agar luaran (output) projek kokurikuler ini relevan dengan perkembangan zaman.
contoh tema P5 SMP kurikulum merdeka
tema kokurikuler SMP
contoh modul P5 Fase D
projek kokurikuler SMP 2026/2027
| 20 Contoh Tema dan Judul Projek Kokurikuler P5 SD Tahun Ajaran 2026/2027 |
|
|---|
| Contoh Soal PR Bahasa Inggris Kelas 8 SMP Semester 1 Materi Asking and Giving Attention |
|
|---|
| GRATIS! Link Download Aplikasi e-Rapor SMP Tahun Ajaran 2025/2026 Resmi Terintegrasi Dapodik Terbaru |
|
|---|
| 60 Contoh Kalimat Deskripsi e-Rapor 2026 Jenjang SMP Semua Mapel Kurikulum Merdeka |
|
|---|
| Contoh Soal PR Bahasa Indonesia Kelas 8 SMP Semester 1 Materi Teks Laporan Hasil Observasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/20-Contoh-Tema-dan-Judul-Projek-Kokurikuler-P5-SMP.jpg)