Perangkat Pembelajaran

Contoh Soal PR Bahasa Inggris Kelas 8 SMP Semester 1 Materi Asking and Giving Attention

Simak contoh soal PR materi Asking and Giving Attention/Opinion Kurikulum Merdeka lengkap dengan kunci jawaban untuk mengawali tahun ajaran baru!

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Siti Umnah | Editor: Siti Umnah
Ilustrasi AI
ILUSTRASI PERANGKAT PEMBELAJARAN - Simak contoh soal PR materi Asking and Giving Attention/Opinion Kurikulum Merdeka lengkap dengan kunci jawaban untuk mengawali tahun ajaran baru! 

Soal 2 (Skor Maksimal: 20) - Materi: Checking for Understanding

Pertanyaan: Your younger brother asks you how to turn on the television. After you explain the steps to him, you want to check if he really understands your explanation or not. What should you say to him?

  • Kunci Jawaban/Kriteria Penilaian: Menilai ketepatan penggunaan ekspresi mengecek pemahaman.
  • Indikator Skor:
  1. Skor 20: Jika siswa menuliskan kalimat interogatif mengecek pemahaman yang tepat secara kontekstual.
  • Contoh Jawaban Ideal: "Do you understand what I mean, Little Brother? Or, do you get it?"
  • Esensi Pembelajaran: Siswa mampu menerapkan ungkapan Checking for Understanding untuk memastikan pesan dalam komunikasi tersampaikan dengan baik.

Soal 3 (Skor Maksimal: 20) - Materi: Responding to Understanding

Pertanyaan: Based on the situation in Soal Nomor 2, write two different short responses from your brother: (a) If he understands your explanation, and (b) If he does not understand your explanation!

  • Kunci Jawaban/Kriteria Penilaian: Menilai kemampuan merespons tingkat pemahaman (positif dan negatif).
  • Indikator Skor:
  1. Skor 20: Jika kedua opsi respons ditulis dengan struktur bahasa Inggris yang berterima.
  • Contoh Jawaban Ideal:
  1. (a) Understands: "Yes, I get it, Brother. Thank you!"
  2. (b) Does not understand: "I'm sorry, I still don't understand. Can you repeat that, please?"
  • Esensi Pembelajaran: Siswa menguasai ragam respons baik saat paham (showing understanding) maupun saat mengalami kendala pemahaman (expressing lack of understanding).

Soal 4 (Skor Maksimal: 20) - Materi: Asking for Opinion

Pertanyaan: You just bought a new school bag for the new academic year. You want to know what your classmate thinks about your new bag. Write a sentence to ask for your classmate's opinion!

  • Kunci Jawaban/Kriteria Penilaian: Menilai struktur kalimat meminta pendapat.
  • Indikator Skor:
  1. Skor 20: Jika siswa menggunakan kata kerja bantu pendapat seperti think atau opinion dengan format yang benar.
  • Contoh Jawaban Ideal: "What do you think about my new school bag? atau "What is your opinion about my new bag?"
  • Esensi Pembelajaran: Siswa lancar menginisiasi diskusi interaktif dengan meminta pandangan orang lain (Asking for Opinion).

Soal 5 (Skor Maksimal: 20) - Materi: Giving Opinion / Adjectives of Praise

Pertanyaan: Respond to your friend's question in Soal Nomor 4. Write a sentence to give your opinion and praise their new school bag! (Use positive adjectives like cool, great, awesome, or beautiful).

  • Kunci Jawaban/Kriteria Penilaian: Menilai kemampuan memberi pendapat beserta alasan atau kata sifat pendukung yang positif.
  • Indikator Skor:
  1. Skor 20: Jika kalimat mengandung ungkapan opini (In my opinion... / I think...) diikuti kata sifat pujian yang relevan.
  • Contoh Jawaban Ideal: "I think your new school bag is very cool! The color suits you well and it looks very strong."
  • Esensi Pembelajaran: Siswa mampu merumuskan argumen pendapat personal (Giving Opinion) secara logis dan menyampaikannya dengan santun.

Tips Guru Mengolah Hasil PR di Kelas pada Pertemuan Berikutnya

Tugas PR berbasis situasi harian ini adalah modal utama untuk aktivitas "Dialogue Crafting" pada jam pelajaran berikutnya.

Saat masuk kelas, guru tinggal meminta siswa berpasangan dengan teman sebangkunya.

Instruksikan mereka untuk merangkai jawaban-jawaban PR dari nomor 1 sampai 5 menjadi sebuah teks dialog percakapan (conversation) utuh yang mengalir.

Berikan waktu 10 menit bagi mereka untuk menghafal peran masing-masing, lalu mintalah beberapa pasang siswa maju ke depan kelas untuk mempraktikkannya (Speaking Performance).

Metode ini sangat taktis karena guru tidak perlu membuang waktu meminta siswa mengarang draf dialog dari nol di kelas.

Proses menulis telah dicicil di rumah sebagai PR, sehingga waktu di kelas bisa dimaksimalkan penuh untuk melatih kelancaran pengucapan (fluency) dan rasa percaya diri siswa berbicara bahasa Inggris.***

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved