Kunci Jawaban
Kunci Jawaban IPS Kelas 7 SMP Halaman 221 Kurikulum Merdeka Revisi
- Mendapat beasiswa ke Belanda (Indische Partij) untuk belajar, dan di sana memperdalam ilmu pendidikan serta gerakan sosial.
Penulis: Rizka Pratiwi Utami | Editor: Rizka Pratiwi Utami
SRIPOKU.COM - Kunci jawaban IPS kelas 7 SMP halaman 221 Kurikulum Merdeka Revisi.
AKTIVITAS 12 | KELOMPOK
Kalian telah menyimak beberapa materi terkait berbagai aktivitas manusia, sejarah lokal tokoh-tokoh, dan berbagai aktivitas pemberdayaan masyarakat yang memiliki peranan penting bagi bangsa Indonesia.
Setiap daerah tentu memiliki sejumlah tokoh dan komunitas yang berperan mengembangkan daerah dalam berbagai bidang.
Untuk mengembangkan Profil Pelajar Pancasila kreatif dan bermalar kritis, kerjakanlah tugas berikut bersama rekan satu kelompok! Setiap kelompok terdiri atas 4 atau 5 siswa.
Baca juga: 25 Soal PAS/SAS/UAS PLBJ Kelas 2 SD Semester 2 Kurikulum Merdeka 2026 Lengkap dengan Kunci Jawaban
Tahap 1
1. Lakukanlah wawancara dengan tokoh yang berasal dari daerah kalian masing-masing.
2. Buatlah daftar pertanyaan wawancara dengan panduan guru. Pertanyaan wawancara dapat seputar
a. asal-usul tokoh,
b. pendidikan tokoh,
c. peran tokoh dan komunitas dalam kemajuan daerah, serta
d. prestasi tokoh.
3. Kalian dapat mengembangkan pertanyaan lain.
Tahap 2
1. Setelah kalian melaksanakan wawancara, jawablah pertanyaan berikut!
a. Jelaskan peran dan sifat-sifat tokoh yang ada dalam sejarah lokal.
b. Jelaskan setiap perilaku yang dapat kalian teladani dari tokoh tersebut.
2. Buatlah infografik digital dari hasil pekerjaan kalian, kemudian publikasikan di media sosial untuk mendapatkan umpan balik dari teman-teman
Jawaban:
Tokoh sejarah lokal yang dipilih adalah Ki Hadjar Dewantara.
Nama asli: Raden Mas Soewardi Soerjaningrat.
Lahir di Yogyakarta, 2 Mei 1889.
Berasal dari lingkungan bangsawan Keraton Yogyakarta.
Karena peduli dengan rakyat kecil, ia mengganti namanya menjadi Ki Hadjar Dewantara, agar lebih dekat dengan masyarakat.
Riwayat Pendidikan
- Sekolah Dasar di ELS (Europese Lagere School).
- Melanjutkan ke STOVIA (School tot Opleiding van Inlandsche Artsen) atau sekolah dokter pribumi di - Batavia, namun tidak selesai karena sakit.
- Banyak belajar secara otodidak, baik tentang pendidikan, kebudayaan, maupun politik.
- Mendapat beasiswa ke Belanda (Indische Partij) untuk belajar, dan di sana memperdalam ilmu pendidikan serta gerakan sosial.
Prestasi yang diraih:
- Mendirikan Perguruan Taman Siswa (1922)→ sekolah yang memberi kesempatan rakyat biasa untuk memperoleh pendidikan.
- Menggagas semboyan pendidikan: Ing Ngarsa Sung Tuladha, Ing Madya Mangun Karsa, Tut Wuri Handayani menjadi filosofi pendidikan nasional hingga saat ini.
- Aktif dalam pergerakan nasional melalui organisasi Budi Utomo dan Indische Partij.
- Menulis artikel kritis "Als Ik Eens Nederlander Was" (Seandainya Aku Seorang Belanda) membuatnya diasingkan ke Belanda oleh pemerintah kolonial.
- Menteri Pendidikan, Pengajaran, dan Kebudayaan pertama Republik Indonesia (1945-1949).
- Ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional (1959).
- Namanya diabadikan dalam Hari Pendidikan Nasional (2 Mei).
Peran Ki Hajar Dewantara di Daerah Yogyakarta
- Tokoh pendidikan rakyat di Yogyakarta lewat Taman Siswa, membuka akses pendidikan untuk anak-anak pribumi, bukan hanya untuk bangsawan.
- Pelestari kebudayaan Jawa dan Nusantara memasukkan nilai budaya dalam kurikulum Taman Siswa.
- Penggerak kesadaran nasional melalui tulisan, pendidikan, dan organisasi, membangkitkan semangat kebangsaan di kalangan masyarakat.
- Inspirator bagi generasi muda di daerahnya mandiri, dan cinta tanah air. menanamkan semangat belajar.
Sifat Ki Hajar Dewantara:
- Visioner mampu memandang jauh ke depan tentang pentingnya pendidikan untuk membebaskan bangsa.
- Berjiwa nasionalis pribadi. menempatkan kepentingan bangsa di atas kepentingan
- Rendah hati dan sederhana meski berilmu tinggi, ia tetap membaur dengan masyarakat.
- Berani dan kritis berani menentang ketidakadilan pemerintah kolonial Belanda.
- Bijaksana menuntun dengan teladan, membangkitkan semangat, serta memberi dorongan positif.
- Peduli pada rakyat kecil membuka akses pendidikan bagi semua lapisan masyarakat, bukan hanya kaum bangsawan.
- Disiplin dan konsisten teguh memegang prinsip bahwa pendidikan harus memerdekakan manusia.
| 5 Contoh Soal Esai SAS Matematika Kelas 4 SD Semester 2 Kurikulum Merdeka 2026 |
|
|---|
| Kumpulan Soal Esai SAS IPAS Kelas 5 SD Semester 2 Kurikulum Merdeka 2026 |
|
|---|
| 40 Soal SAS Bahasa Inggris Kelas 8 SMP Semester 2 Kurikulum Merdeka 2026 |
|
|---|
| 40 Soal SAS Informatika Kelas 8 SMP Semester 2 Kurikulum Merdeka 2026 |
|
|---|
| 20 Soal ASAS Seni Rupa Kelas 6 SD Semester 2 Kurikulum Merdeka Tahun 2026 Lengkap Kunci Jawaban |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/Kunci-Jawaban-IPS-Kelas-7-SMP-Halaman-221-Kurikulum-Merdeka-Revisi.jpg)