Ringkasan Materi

Ringkasan Materi dan Soal HOTS IPA Kelas 7 SMP Materi Bab 7 Sistem Tata Surya

Ini ringkasan Materi Bab 7 Sistem Tata Surya IPA Kelas 7 SMP Beserta 5 Soal HOTS.

Tayang:
Penulis: Siti Umnah | Editor: Siti Umnah
Ilustrasi/AI
ILUSTRASI RINGKASAN MATERI - Ini ringkasan Materi Bab 7 Sistem Tata Surya IPA kelas 7 SMP Beserta 5 Soal HOTS lengkap dengan kunci jawaban. 
Ringkasan Berita:
  • Materi IPA kelas 7 Bab 7 membahas sistem tata surya, mulai dari komponen seperti Matahari, planet, asteroid, hingga satelit
  • Gerak rotasi dan revolusi Bumi serta Bulan menghasilkan fenomena alam seperti siang-malam, musim, gerhana, dan pasang surut air laut
  • Soal-soal HOTS mendorong siswa memahami hubungan antar benda langit dan dampaknya terhadap kehidupan di Bumi secara ilmiah

SRIPOKU.COM - Pernahkah kalian bertanya mengapa Bumi menjadi satu-satunya planet yang diketahui memiliki kehidupan atau bagaimana fenomena gerhana bisa terjadi? 

Artikel ini menyajikan ringkasan materi Sistem Tata Surya yang akan menjawab rasa ingin tahu kalian sekaligus mempersiapkan diri menghadapi evaluasi belajar.

Untuk itu, ringkasan materi IPA Kelas 7 SMP Materi Bab 7 Sistem Tata Surya lengkap dengan contoh soal HOTS.

Baca juga: Ringkasan Materi dan Soal HOTS IPA Kelas 7 SMP Materi Bab 6 Ekosistem dan Interaksi Makhluk Hidup

Ringkasan Materi Bab 7: Sistem Tata Surya

1. Komponen Tata Surya:

  • Matahari: Sebagai pusat tata surya yang merupakan sebuah bintang (bola gas yang sangat panas dan memancarkan cahaya sendiri).
  • Planet: Delapan benda langit yang mengelilingi Matahari: Merkurius, Venus, Bumi, Mars (Planet Dalam), Jupiter, Saturnus, Uranus, Neptunus (Planet Luar).
  • Benda Langit Lain: Asteroid (sabuk antara Mars-Jupiter), Komet (bintang berekor), Meteoroid (batuan di ruang antarplanet), dan Satelit (pengiring planet).

2. Gerak Bumi dan Bulan:

  • Rotasi Bumi: Perputaran Bumi pada porosnya (24 jam). Mengakibatkan siang-malam, gerak semu harian matahari, dan perbedaan waktu.
  • Revolusi Bumi: Perputaran Bumi mengelilingi Matahari (365,25 hari). Mengakibatkan pergantian musim dan perubahan rasi bintang.
  • Gerak Bulan: Bulan melakukan rotasi, revolusi terhadap Bumi, dan bersama Bumi berevolusi terhadap Matahari.

3. Fenomena Alam:

  • Gerhana Matahari: Posisi Bulan berada di antara Matahari dan Bumi pada satu garis lurus.
  • Gerhana Bulan: Posisi Bumi berada di antara Matahari dan Bulan pada satu garis lurus.
  • Pasang Surut Air Laut: Dipengaruhi oleh gaya gravitasi Bulan dan Matahari terhadap Bumi.

Latihan soal HOTS

1. Jika kemiringan sumbu rotasi Bumi terhadap bidang ekliptika berubah menjadi 0° (tegak lurus), maka fenomena yang paling mungkin terjadi secara permanen di Bumi adalah...

A. Tidak akan pernah terjadi pergantian siang dan malam

B. Seluruh wilayah di Bumi akan memiliki panjang siang dan malam yang sama sepanjang tahun

C. Matahari akan terbit dari arah Barat dan terbenam di arah Timur

D. Tidak akan ada gaya gravitasi yang menahan atmosfer Bumi

Jawaban : B. Seluruh wilayah di Bumi akan memiliki panjang siang dan malam yang sama sepanjang tahun

2. Seorang pengamat di Bumi melihat bahwa planet Venus tampak sangat terang di pagi hari, namun planet tersebut tidak pernah terlihat pada tengah malam. Alasan astronomis yang paling tepat untuk fenomena ini adalah...

A. Venus tidak memantulkan cahaya matahari pada malam hari

B. Orbit Venus berada di antara orbit Bumi dan Matahari (Planet Dalam)

C. Atmosfer Venus terlalu tebal sehingga cahayanya terhalang saat tengah malam

D. Venus bergerak lebih lambat daripada Bumi saat melakukan revolusi

Jawaban : B. Orbit Venus berada di antara orbit Bumi dan Matahari (Planet Dalam)

3. Perhatikan data berikut:

(1) Perbedaan musim di belahan Bumi utara dan selatan.
(2) Gerak semu harian Matahari dari timur ke barat.
(3) Pembelokan arah arus laut.
(4) Perubahan penampakan rasi bintang.

Fenomena yang merupakan dampak langsung dari revolusi Bumi ditunjukkan oleh nomor...

A. (1) dan (3)

B. (2) dan (3)

C. (1) dan (4)

D. (2) dan (4)

Jawaban : C. (1) dan (4)

4. Fenomena pasang laut purnama (spring tide) terjadi ketika posisi Matahari, Bulan, dan Bumi berada pada satu garis lurus. Hal ini menyebabkan kenaikan air laut yang sangat tinggi karena...

A. Gaya gravitasi Bulan dan Matahari saling memperkuat satu sama lain

B. Jarak Bumi ke Matahari berada pada titik paling dekat (perihelion)

C. Bulan sedang berada pada fase kuartir awal dan akhir

D. Bumi berputar lebih cepat pada porosnya saat garis lurus terjadi

Jawaban : A. Gaya gravitasi Bulan dan Matahari saling memperkuat satu sama lain

5. Mengapa astronot yang berada di permukaan Bulan tidak dapat mendengar suara ledakan meskipun ledakan tersebut terjadi tepat di samping mereka?

A. Gaya gravitasi Bulan terlalu lemah untuk merambatkan getaran suara

B. Suhu di permukaan Bulan terlalu ekstrem sehingga merusak alat pendengaran

C. Bulan tidak memiliki atmosfer sebagai medium untuk merambatkan gelombang suara

D. Permukaan Bulan terdiri dari debu halus yang menyerap seluruh frekuensi suara

Jawaban : C. Bulan tidak memiliki atmosfer sebagai medium untuk merambatkan gelombang suara

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved