Kunci Jawaban
10 Latihan Soal Majas Satire Bahasa Indonesia, Uji Pemahaman Dilengkapi Kunci Jawaban
Berikut ini 10 latihan soal Majas Satire Bahasa Indonesia lengkap dengan kunci jawaban sebagai bahan referensi belajar.
Penulis: Siti Umnah | Editor: Siti Umnah
Ringkasan Berita:
- Majas satire adalah gaya bahasa yang menyampaikan kritik sosial secara halus namun tajam melalui ironi, sindiran, dan humor
- Penggunaan satire efektif untuk menyoroti ketimpangan, kebijakan absurd, atau perilaku tidak ideal tanpa harus menggunakan kata-kata kasar
- Memahami satire berarti melatih kepekaan membaca pesan tersirat di balik narasi yang tampak jenaka namun sarat makna
SRIPOKU.COM - Dalam riuh rendah opini publik, majas satire kerap muncul sebagai senjata intelektual yang elegan untuk menyampaikan kritik tajam tanpa harus bersikap kasar secara verbal.
Keindahan satire terletak pada kemampuannya membungkus ironi dan komedi menjadi tamparan keras bagi realitas sosial yang sering kali dianggap tidak ideal.
Mempelajari satire bukan sekadar memahami gaya bahasa, melainkan mengasah kepekaan kita dalam membaca pesan tersirat di balik narasi yang tampak jenaka namun sarat akan makna mendalam.
Baca juga: 10 Latihan Soal Majas Hiperbola Bahasa Indonesia, Uji Pemahaman Dilengkapi Kunci Jawaban
1. Perhatikan kutipan teks berikut!
"Program penanggulangan banjir ini sungguh luar biasa sukses. Hanya dengan hujan gerimis selama sepuluh menit, warga sudah bisa menikmati fasilitas kolam renang pribadi di dalam ruang tamu mereka."
Kritik utama yang ingin disampaikan melalui majas satire di atas adalah...
A. Pemerintah telah berhasil menyediakan fasilitas olahraga air bagi warga.
B. Buruknya sistem drainase sehingga banjir terjadi meski intensitas hujan rendah.
C. Kekaguman penulis terhadap kecepatan air masuk ke dalam rumah warga.
D. Imbauan agar warga segera merenovasi ruang tamu menjadi kolam renang.
E. Pujian kepada pemerintah atas proyek pembangunan yang tepat sasaran.
Jawaban : B. Buruknya sistem drainase sehingga banjir terjadi meski intensitas hujan rendah.
2. "Wah, kota ini sungguh asri. Polusi udaranya begitu tebal sampai-sampai kita tidak perlu repot-repot melihat matahari agar mata tidak silau."
Penggunaan satire dalam kalimat tersebut bertujuan untuk menyindir...
A. Keindahan pemandangan kota di pagi hari.
B. Fasilitas kesehatan mata yang minim di perkotaan.
C. Tingkat pencemaran udara yang sudah pada tahap mengkhawatirkan.
D. Kepedulian pemerintah dalam menanam pohon di pinggir jalan.
E. Kebiasaan masyarakat yang jarang beraktivitas di bawah sinar matahari.
Jawaban : C. Tingkat pencemaran udara yang sudah pada tahap mengkhawatirkan.
3. "Rapat paripurna hari ini sangat produktif. Kursi-kursi kosong itu tampak sangat khusyuk mendengarkan pidato ketua dewan tentang kedisiplinan."
Makna tersirat dari penggunaan majas satire tersebut adalah...
A. Kursi di gedung dewan memiliki kualitas yang sangat baik.
B. Ketua dewan memiliki kemampuan bicara yang luar biasa.
C. Banyaknya anggota dewan yang tidak hadir dalam rapat penting.
D. Kedisiplinan adalah tema utama yang selalu dijunjung tinggi.
E. Ruang rapat yang terlalu luas bagi jumlah anggota yang sedikit.
Jawaban : C. Banyaknya anggota dewan yang tidak hadir dalam rapat penting.
4. Kalimat berikut yang mengandung majas satire untuk menyindir gaya hidup konsumtif adalah...
A. Dompetnya begitu tebal, sampai-sampai ia bingung mau membeli apalagi.
B. Ia sangat hemat, bahkan untuk membeli makan pun ia harus berpikir seribu kali.
C. Hebat sekali seleramu, membeli barang mewah setiap bulan padahal tagihan listrik sudah menunggak setahun.
D. Mobil barunya sangat mengkilap, sebanding dengan kerja kerasnya selama ini.
E. Jangan terlalu pelit pada diri sendiri, nikmatilah hasil jerih payahmu.
Jawaban : C. Banyaknya anggota dewan yang tidak hadir dalam rapat penting.
5. "Visi misi calon pemimpin itu sangat revolusioner; ia berjanji membangun jembatan di desa yang bahkan tidak memiliki sungai sama sekali."
Satire tersebut ditujukan untuk mengkritik...
A. Kedermawanan calon pemimpin dalam membangun infrastruktur.
B. Janji politik yang tidak realistis dan tidak berbasis data lapangan.
C. Kurangnya sumber daya air di wilayah pedesaan tersebut.
D. Keinginan rakyat yang terlalu muluk-muluk kepada pemerintah.
E. Kecerdasan calon pemimpin dalam melihat peluang pembangunan.
Jawaban : C. Banyaknya anggota dewan yang tidak hadir dalam rapat penting.
6. "Pelayanan rumah sakit ini sungguh juara. Saya hanya perlu menunggu lima jam untuk sekadar disapa oleh petugas administrasi yang sedang asyik bermain ponsel."
Sentimen yang ingin dibangun melalui kalimat satire tersebut adalah...
A. Kesabaran pasien adalah kunci utama kesembuhan.
B. Petugas rumah sakit memiliki dedikasi tinggi pada teknologi.
C. Kekecewaan mendalam atas lambatnya birokrasi dan buruknya etos kerja.
D. Kebanggaan terhadap fasilitas komunikasi yang dimiliki rumah sakit.
E. Pujian atas ketenangan suasana di ruang tunggu rumah sakit.
Jawaban : C. Banyaknya anggota dewan yang tidak hadir dalam rapat penting.
7. Manakah kalimat satire yang paling tepat untuk menyindir fenomena 'flexing' di media sosial?
A. Foto liburanmu sangat bagus, pasti kameranya sangat mahal.
B. Luar biasa pengaruhmu, semua orang jadi ingin tahu apa yang kamu makan hari ini.
C. Salut dengan keberanianmu pamer saldo ATM, padahal kemarin pinjam uang saya buat bayar kontrakan.
D. Media sosial memang tempat yang tepat untuk berbagi kebahagiaan bersama teman.
E. Begitu banyak orang kaya baru yang mendadak muncul di layar ponsel kita.
Jawaban : C. Banyaknya anggota dewan yang tidak hadir dalam rapat penting.
8. "Keadilan di negeri ini sangatlah murah hati. Saking murah hatinya, ia bisa dibeli oleh siapa saja yang memiliki tumpukan uang di brankasnya."
Analisis struktur satire pada kalimat di atas merujuk pada...
A. Penegakan hukum yang tidak memandang status sosial.
B. Murahnya biaya administrasi di pengadilan.
C. Praktik korupsi dan hukum yang tajam ke bawah namun tumpul ke atas.
D. Kedermawanan para penegak hukum dalam memberikan vonis ringan.
E. Melimpahnya jumlah uang di kas negara hasil denda perkara.
Jawaban : C. Praktik korupsi dan hukum yang tajam ke bawah namun tumpul ke atas.
9. "Siswa itu sungguh jenius. Saking jeniusnya, lembar jawaban ujiannya bersih tanpa noda tulisan sedikit pun."
Maksud dari satire tersebut adalah...
A. Siswa tersebut terlalu pintar sehingga tidak perlu menjawab soal.
B. Siswa tersebut sangat menjaga kebersihan peralatan sekolahnya.
C. Sindiran bagi siswa yang tidak belajar atau tidak mengerjakan ujian.
D. Pujian terhadap kejujuran siswa karena tidak mau menyontek.
E. Bentuk apresiasi guru terhadap estetika kertas ujian yang rapi.
Jawaban : C. Praktik korupsi dan hukum yang tajam ke bawah namun tumpul ke atas.
10. "Harga pangan saat ini sangat ramah di kantong; kantong saya sampai robek karena tidak kuat menahan beban harganya yang selangit."
Unsur satire dalam kalimat tersebut memadukan ironi dengan majas...
A. Litotes
B. Hiperbola
C. Personifikasi
D. Metafora
E. Pleonasme
Jawaban : B. Hiperbola
| Contoh Soal Ulangan Bahasa Inggris Kelas 8 SMP Semester 2 Kurikulum Merdeka Beserta Kunci Jawaban |
|
|---|
| Contoh Soal Ulangan Bahasa Inggris Kelas 7 SMP Semester 2 Kurikulum Merdeka Beserta Kunci Jawaban |
|
|---|
| 30 Soal HOTS ASAT Bahasa Indonesia Kelas 10 SMA Semester 2 Kurikulum Merdeka |
|
|---|
| Latihan Soal Ulangan Bahasa Inggris Kelas 7 SMP Semester 2 Kurikulum Merdeka Beserta Kunci Jawaban |
|
|---|
| 20 Soal SAS Akidah Akhlak Kelas 6 MI Semester 2 Kurikulum Merdeka Tahun 2026 Lengkap Kunci Jawaban |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/Latihan-Soal-Majas-Satire-Bahasa-Indonesia.jpg)