Ringkasan Materi

Ringkasan Materi Bab 2 Genetika dan Pewarisan Sifat Biologi Kelas 12 SMA, Dilengkapi Soal HOTS

Ringkasan Materi Bab 2 Genetika dan Pewarisan Sifat Biologi Kelas 12 SMA lengkap dengan 5 soal HOTS terbaru.

Tayang:
Penulis: Siti Umnah | Editor: Siti Umnah
Ilustrasi/AI
ILUSTRASI RINGKASAN MATERI - Ringkasan Materi Bab 2 Genetika dan Pewarisan Sifat Biologi Kelas 12 SMA, Dilengkapi Soal HOTS. 
Ringkasan Berita:
  • Bab 2 Biologi kelas 12 membahas genetika sebagai dasar pewarisan sifat, mulai dari struktur DNA dan RNA hingga sintesis protein
  • Materi ini juga mengupas hukum Mendel dan berbagai pola hereditas seperti atavisme, kriptomeri, dan polimeri
  • Melalui soal HOTS, siswa diajak memahami mekanisme genetik yang menjadi fondasi bioteknologi modern

SRIPOKU.COM - Genetika merupakan cetak biru kehidupan yang menentukan bagaimana setiap karakteristik unik diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya. 

Artikel ini menyajikan ringkasan materi Biologi Kelas 12 Bab 2 yang mengupas tuntas struktur asam nukleat, mekanisme sintesis protein, hingga hukum-hukum Mendel dalam pewarisan sifat. 

Melalui pemahaman materi dan latihan soal HOTS yang tersedia, Anda akan diajak untuk memecahkan teka-teki hereditas yang menjadi landasan utama perkembangan bioteknologi modern.

Baca juga: Ringkasan Materi Bab 1 Enzim dan Metabolisme Biologi Kelas 12 SMA, Dilengkapi Soal HOTS

Ringkasan Materi Bab 2: Genetika dan Pewarisan Sifat

1. Materi Genetik (DNA, RNA, dan Kromosom)

  • Kromosom: Struktur benang halus yang membawa informasi genetik. Terdiri dari kromatid, sentromer, dan lokus (tempat gen berada).
  • DNA (Deoxyribonucleic Acid): Struktur double helix yang terdiri dari gula deoksiribosa, fosfat, dan basa nitrogen (Adenin-Timin, Guanin-Sitosin). Fungsinya sebagai pembawa informasi genetik permanen.
  • RNA (Ribonucleic Acid): Rantai tunggal yang berfungsi dalam sintesis protein. Terdiri dari gula ribosa dan basa nitrogen (Adenin-Urasil, Guanin-Sitosin). Ada tiga jenis: mRNA (daka), tRNA (pendorong), dan rRNA (penyusun ribosom).

2. Sintesis Protein

Proses penerjemahan kode genetik menjadi protein melalui dua tahap utama:

  • Transkripsi: Pencetakan mRNA oleh DNA template di dalam nukleus.
  • Translasi: Penerjemahan kodon pada mRNA oleh tRNA menjadi rangkaian asam amino di dalam ribosom.

3. Hukum Pewarisan Sifat Mendel

  • Hukum I Mendel (Segregasi): Pemisahan pasangan alel secara bebas pada saat pembentukan gamet (pada persilangan monohibrid).
  • Hukum II Mendel (Asortasi): Pengelompokan gen secara bebas pada saat pembentukan gamet (pada persilangan dihibrid).

4. Penyimpangan Semu Hukum Mendel & Pola Hereditas

Terkadang rasio fenotipe tidak sesuai standar 9:3:3:1 karena interaksi gen, seperti:

  • Atavisme: Interaksi antar gen yang menghasilkan fenotipe baru (misal: bentuk pial ayam).
  • Kriptomeri: Gen dominan yang seolah tersembunyi jika berdiri sendiri.
  • Polimeri: Interaksi banyak gen yang menghasilkan variasi sifat kumulatif.
  • Tautan Gen & Pindah Silang: Gen-gen yang berada pada kromosom yang sama cenderung diturunkan bersama.

Latihan Soal HOTS

1. Analisis biokimia menunjukkan bahwa porsi basa nitrogen timin (T) pada sampel DNA seekor organisme adalah 20 persen. Berdasarkan aturan Chargaff, persentase basa nitrogen guanin (G) pada organisme tersebut adalah... 

A. 20 %  

B. 30 %  

C. 40 %  

D. 60 %  

E. 80 %

Jawaban : B. 30 %  

2. Sebuah rantai DNA sense memiliki urutan basa: 5' - TAC - GAT - GGC - 3'. Jika terjadi proses sintesis protein, maka urutan antikodon pada tRNA yang akan berpasangan dengan mRNA adalah... 

A. 3' - AUG - CUA - CCG - 5' 

B. 5' - UAC - GAU - GGC - 3' 

C. 3' - UAC - GAU - GGC - 5' 

D. 5' - ATG - CTA - CCG - 3' 

E. 3' - ATG - CTA - CCG - 5'

Jawaban : B. 5' - UAC - GAU - GGC - 3' 

3. Peristiwa pindah silang (crossing over) selama meiosis sangat penting bagi keberlangsungan makhluk hidup. Alasan yang paling tepat secara genetis adalah... 

A. Memastikan jumlah kromosom tetap sama pada setiap generasi. 

B. Mempercepat proses replikasi DNA sebelum sel membelah. 

C. Menghasilkan kombinasi baru gen-gen (rekombinasi) yang meningkatkan variasi genetik. 

D. Mencegah terjadinya mutasi genetik yang berbahaya akibat radiasi. 

E. Menjamin bahwa semua keturunan memiliki sifat yang identik dengan induknya.

Jawaban : C. Menghasilkan kombinasi baru gen-gen (rekombinasi) yang meningkatkan variasi genetik. 

4. Persilangan antara gandum berbiji merah (M1M1M2M2) dengan gandum berbiji putih (m1m1m2m2) menghasilkan F1 berbiji merah. Jika F1 disilangkan sesamanya dan menghasilkan F2 dengan rasio fenotipe 15 merah : 1 putih, maka peristiwa ini dikategorikan sebagai... 

A. Kriptomeri 

B. Epistasis Dominan 

C. Polimeri 

D. Gen Komplementer 

E. Atavisme

Jawaban : C. Polimeri 

5. Seorang pria penderita hemofilia menikah dengan wanita normal yang ayahnya menderita hemofilia. Persentase kemungkinan anak laki-laki mereka menderita hemofilia adalah... 

A. 0 %  

B. 25 %  

C. 50 %  

D. 75 %  

E. 100 %

Jawaban : C. 50 %  

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved