Kunci Jawaban

Kunci Jawaban Pendidikan Pancasila Kelas 10 Halaman 157 Kurikulum Merdeka, Uji Kompetensi 3.3 BAB 3

Inilah kunci jawaban Pendidikan Pancasila kelas 10 halaman 157 Kurikulum Merdeka, Uji Kompetensi 3.3 BAB 3.

Tayang:
Penulis: Ayu Wahyuni | Editor: Ayu Wahyuni
Ilustrasi/AI
ILUSTRASI KUNCI JAWABAN - Pendidikan Pancasila kelas 10 halaman 157 Kurikulum Merdeka, Uji Kompetensi 3.3 BAB 3. 
Ringkasan Berita:
  • Uji Kompetensi 3.3 Pendidikan Pancasila kelas 10 halaman 157 Kurikulum Merdeka membahas pemahaman tentang gotong royong sebagai kerja sama dan tolong-menolong.
  • Contoh gotong royong dijelaskan melalui kegiatan di lingkungan sekitar, seperti kerja bakti, membantu tetangga, ronda malam, dan kegiatan bersama di sekolah.
  • Materi ini menekankan pentingnya menerapkan gotong royong dalam kehidupan sehari-hari agar tercipta kehidupan yang rukun, harmonis, dan sesuai nilai-nilai Pancasila.

 

SRIPOKU.COM - Artikel ini menyajikan kunci jawaban Pendidikan Pancasila kelas 10 halaman 157 Kurikulum Merdeka, khususnya pada Uji Kompetensi 3.3 BAB 3 yang membahas tentang gotong royong sebagai nilai luhur bangsa Indonesia.

Materi ini bertujuan menumbuhkan sikap kebersamaan, kepedulian, dan persatuan dalam kehidupan sehari-hari.

Dikutip dari YouTube Media Pembelajaran, simak dan pelajarilah kunci jawaban Pendidikan Pancasila kelas 10 halaman 157 Kurikulum Merdeka berikut ini.

Baca juga: Kunci Jawaban IPA Kelas 10 SMA Halaman 115 Kurikulum Merdeka, Soal Ayo Berlatih BAB 5

Uji Kompetensi 3.3

Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan benar dan jelas!

1. Apa yang kalian pahami tentang gotong royong?

2. Sebutkan contoh-contoh kegiatan gotong royong yang terdapat di lingkungan sekitar kalian!

3. Bagaimana cara menerapkan konsep gotong royong dalam kehidupan sehari-hari?

Baca juga: Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 10 SMA Halaman 98, Makna Hasil Telusur Tesaurus Tematis

Jawaban :

1. Kata gotong royong bermakna bekerja bersama-sama (tolong-menolong, bantu-membantu). Kata gotong royong berasal dari bahasa Jawa, yaitu gotong dan royong. Gotong artinya pikul atau angkat. Sementara itu, royong artinya bersama-sama. Gotong royong lahir atas dorongan kesadaran dan semangat untuk mengerjakan sesuatu secara bersama-sama, tanpa memikirkan dan menguta-makan keuntungan pribadi.

2. Contoh kegiatan gotong royong di lingkungan sekitar antara lain kerja bakti membersihkan jalan dan selokan, memperbaiki fasilitas umum seperti pos ronda atau tempat ibadah, membantu tetangga yang mengadakan hajatan atau terkena musibah, melaksanakan ronda malam untuk menjaga keamanan lingkungan, serta gotong royong di sekolah seperti membersihkan kelas dan halaman sekolah. Kegiatan-kegiatan tersebut mencerminkan sikap kebersamaan, kepedulian, dan persatuan sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.

3. Cara menerapkan konsep gotong royong dalam kehidupan sehari-hari dapat dilakukan dengan saling membantu antaranggota keluarga, tetangga, dan masyarakat, seperti bekerja sama membersihkan lingkungan, membantu tetangga yang mengalami kesulitan tanpa pamrih, aktif dalam kegiatan kerja bakti dan ronda malam, serta berpartisipasi dalam kegiatan bersama di sekolah maupun masyarakat. Dengan membiasakan kerja sama dan kepedulian tersebut, tercipta kehidupan yang rukun, harmonis, dan sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved