Perangkat Pembelajaran

4 Ide Kokurikuler Siswa SMP Mencetak Generasi Unggul, Dari Market Day hingga Riset Mini

Inilah 4 ide Kokurikuler SMP Mencetak Generasi Unggul, Dari Market Day hingga Riset Mini.

Penulis: Siti Umnah | Editor: Siti Umnah
Ilustrasi/AI
ILUSTRASI PERANGKAT PEMBELAJARAN : Inilah 4 Kegiatan Kokurikuler SMP Mencetak Generasi Unggul, Dari Market Day hingga Riset Mini.(Ilustrasi AI) 

Ringkasan Berita:
  • Kegiatan kokurikuler di SMP bertujuan memperkuat materi kurikulum sekaligus melatih nalar kritis dan kemandirian siswa
  • Bentuknya beragam, mulai dari Market Day untuk mengasah keterampilan berhitung dan kewirausahaan, hingga Science Camp yang menumbuhkan kemampuan riset ilmiah
  • Selain itu, Historiografi Digital dan Debat Isu Terkini mendorong literasi digital, komunikasi, serta keberanian berpendapat secara sehat

SRIPOKU.COM - Kegiatan kokurikuler adalah kegiatan yang dilaksanakan untuk memperkuat, memperdalam, atau memperkaya materi pelajaran dalam kurikulum (intra-kurikulum). 

Untuk jenjang SMP, kegiatan ini sebaiknya dirancang agar interaktif dan mulai melatih nalar kritis serta kemandirian.

Berikut adalah 4 ide kegiatan kokurikuler untuk siswa SMP dari Market Day hingga Riset Mini.

Baca juga: Contoh Modul Kokurikuler Projek P5 Kelas 11 SMA Tema Gaya Hidup Berkelanjutan

1. Market Day (Penerapan Matematika & Ekonomi)

Kegiatan ini mengajak siswa untuk mempraktikkan teori aritmatika sosial dan ekonomi secara langsung.

- Aktivitas: Siswa dibagi menjadi kelompok kecil untuk membuat produk (makanan sehat atau kerajinan), menghitung modal, menentukan harga jual, hingga strategi pemasaran.

- Tujuan: Mengasah kemampuan berhitung, kreativitas, kerja sama tim, dan dasar kewirausahaan.

- Output: Laporan laba-rugi sederhana dan refleksi tentang proses jual-beli.

2. Science Camp / Proyek Mini Riset (Penerapan IPA)

Alih-alih hanya membaca buku, siswa diajak menjadi "ilmuwan muda" dengan meneliti fenomena di sekitar sekolah atau rumah.

- Aktivitas: Melakukan eksperimen sederhana, misalnya menguji kualitas air di lingkungan sekitar, membuat pupuk kompos dari kantin sekolah, atau meneliti pertumbuhan tanaman dengan media yang berbeda.

- Tujuan: Melatih kemampuan berpikir ilmiah, observasi, dan pemecahan masalah.

- Output: Poster hasil penelitian yang dipresentasikan di depan kelas.

3. Historiografi Digital (Penerapan Sejarah & Teknologi)

Mengubah cara belajar sejarah yang membosankan menjadi proyek kreatif menggunakan teknologi informasi.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved