Kunci Jawaban

Kunci Jawaban IPAS Kelas 6 SD Halaman 37 Kurikulum Merdeka, Perang Padri Pertanyaan Diskusi

Pada peperangan ini, kaum Padri dipimpin oleh Datuk Bandara Setelah beliau meninggal, digantikan oleh Tuanku Imam Bonjol.

Freepik
KUNCI JAWABAN IPAS - Ilustrasi belajar. Kunci Jawaban IPAS Kelas 6 SD Halaman 37 Kurikulum Merdeka, Perang Padri Pertanyaan Diskusi 

SRIPOKU.COM - Berikut ini Kunci jawaban IPAS Kelas 6 SD Halaman 37 Kurikulum Merdeka, Perang Padri.

Perang Padri: Perjuangan Tuanku Imam Bonjol

Perang Padri terjadi di tanah Minangkabau, Sumatera Barat. Perang tersebut bermula dari pertentangan antara kaum adat dengan kaum agama (kaum Padri) terkait praktik keagamaan dan menimbulkan peperangan.

Oleh karena kaum adat mengalami kekalahan dalam perang dan terdesak, akhirnya kaum adat meminta bantuan tentara Belanda yang ada di wilayah itu.

Sebagai imbalannya, Belanda memanfaatkan kesempatan itu dengan menginginkan wilayah Minangkabau menjadi wilayah kekuasaan Belanda.

Pada peperangan ini, kaum Padri dipimpin oleh Datuk Bandara Setelah beliau meninggal, digantikan oleh Tuanku Imam Bonjol.

Baca juga: Soal STS Informatika Kelas 9 SMP, Lengkap Kunci Jawaban + Indikator Soal Kurikulum Mandiri 2025

Pertanyaan Diskusi

1. Apa yang memicu terjadinya Perang Padri?

2. Apa yang menyebabkan pasukan Padri membuat Belanda kewalahan?

3. Mengapa setelah Perang Jawa, pasukan Tuanku Imam Bonjol mengalami kekalahan melawan tentara Belanda?

4. Apa manfaat yang bisa diambil dari kejadian di atas?

1. Perang Padri dipicu oleh pertentangan antara kaum adat dengan kaum agama (kaum Padri) terkait praktik keagamaan.

2. Kaum Padri yang dipimpin Tuanku Imam Bonjol membuat strategi perang gerilya sehingga berhasil mengacaukan pasukan Belanda. Belanda yang kewalahan meminta untuk berunding dan melakukan gencatan.

3. Karena pasukan Belanda mengalami peningkatan jumlah dan kekuatan yang signifikan. Selain itu pasukan Belanda juga menerapkan strategi baru seperti Benteng Stelsel, yang mempersempit ruang gerak pasukan Tuanku Imam Bonjol. Sehingga mereka terdesak dan mengalami kekalahan.

4. Manfaat yang bisa diambil dari kejadian di atas yaitu :

- Pentingnya melakukan musyawarah untuk menyelesaikan masalah.

- Persatuan dan semangat juang melawan penjajah.

Baca berita menarik Sripoku.com lainnya di Google News

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved