Berita Pelindo Regional 2 Palembang
Kinerja Tumbuh, PTP Nonpetikemas Optimalkan Operasional Pelabuhan di Seluruh Indonesia
Saat ini, operasional perusahaan tersebar di 11 cabang pelabuhan di seluruh Indonesia yang menjadi simpul penting dalam rantai pasok nasional.
SRIPOKU.COM- PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas), bagian dari Pelindo Group dan anak usaha PT Pelindo Multi Terminal (SPMT), terus memperkuat perannya sebagai operator terminal multipurpose dalam mendukung kelancaran arus logistik nasional.
Upaya ini dilakukan melalui pengembangan layanan, transformasi digital, serta peningkatan kinerja operasional di seluruh wilayah kerja perusahaan.
Sebagai operator terminal multipurpose pertama di Indonesia, PTP Nonpetikemas memiliki pengalaman dalam menangani berbagai jenis kargo, mulai dari curah kering, curah cair, hingga general cargo.
Saat ini, operasional perusahaan tersebar di 11 cabang pelabuhan di seluruh Indonesia yang menjadi simpul penting dalam rantai pasok nasional.
Komitmen transformasi digital diwujudkan melalui implementasi PTOS-M, yaitu sistem layanan terminal berbasis end-to-end process yang mengintegrasikan perencanaan, operasional, hingga sistem pembayaran secara host-to-host dengan perbankan serta sistem kepabeanan. Inovasi ini mendorong efisiensi, transparansi, dan kecepatan layanan di pelabuhan.
Direktur Komersial dan Pengembangan Usaha sekaligus Plt Direktur Operasi PTP Nonpetikemas, Dwi Rahmat Toto, menyampaikan bahwa transformasi yang dilakukan perusahaan merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan daya saing layanan pelabuhan.
“PTP Nonpetikemas terus berupaya menghadirkan layanan yang lebih efisien, terintegrasi, dan adaptif terhadap kebutuhan pelanggan. Transformasi digital dan penguatan operasional menjadi kunci dalam mendukung kelancaran rantai pasok nasional,” ujarnya.
Kinerja Triwulan I 2026
Kinerja operasional PTP Nonpetikemas menunjukkan tren positif. Pada Triwulan I 2026, total throughput nonpetikemas tercatat sebesar 12,84 juta ton, mencakup general cargo, curah kering, curah cair, dan bag cargo.
Dari total tersebut, curah kering mendominasi dengan porsi 46 persen, diikuti curah cair sebesar 25 % , general cargo 24 % , dan bag cargo 5 % .
Realisasi curah cair mencapai 3,09 juta ton atau tumbuh 16 % dibandingkan periode yang sama tahun 2025 sebesar 2,67 juta ton. Capaian ini juga melampaui target 2026 sebesar 2,52 juta ton atau mencapai 123 % . Peningkatan didorong oleh aktivitas ekspor CPO di Teluk Bayur, keberlanjutan bongkar muat di Pontianak, serta meningkatnya aktivitas komoditas di Tanjung Priok.
Sementara itu, curah kering sebagai backbone operasional mencatat realisasi sebesar 5,76 juta ton, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya dan sejalan dengan target. General cargo terealisasi sebesar 2,92 juta ton, sedangkan bag cargo mencapai 656 ribu ton atau turun tipis 3,3 % secara tahunan.
Kinerja Cabang dan Proyek Strategis
Pada segmen general cargo, Cabang Tanjung Priok mencatat kinerja tertinggi dengan realisasi 4.024 atau sekitar 130?ri target 3.097. Cabang Banten dan Tanjung Pandan juga menunjukkan kinerja baik dengan capaian masing-masing 1.752 dan 1.627.
Di segmen curah cair, Cabang Teluk Bayur menempati peringkat pertama dengan realisasi 5.287 atau sekitar 108?ri target. Cabang Pontianak Kijing mencatat capaian 3.550 atau sekitar 138?ri target.
| PT Pelindo Regional II Palembang Salurkan 17 Sapi dan 3 Kambing Kurban untuk Warga Sekitar Pelabuhan |
|
|---|
| Dari Boom Baru ke Pasar Dunia, Pelindo Reg 2 Palembang Dukung Ekspor Perdana Turunan Kelapa Sumsel |
|
|---|
| Dukung PSN Tanjung Carat, Pelindo Bersinergi Bangun Pelabuhan Palembang Baru |
|
|---|
| Pelindo Dukung Peluncuran Proyek Pelabuhan Palembang Baru di Tanjung Carat |
|
|---|
| Apel Penutupan Posko Angkutan Laut Lebaran 1447 H di Pelindo Regional 2 Palembang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/Kinerja-Tumbuh-PTP-Nonpetikemas-Optimalkan-Operasional-Pelabuhan-di-Seluruh-Indonesia.jpg)