Muara Enim Untuk Rakyat

PT Dizamatra Powerindo Bangun Flyover Batubara 120 Meter di Gelumbang

PT Dizamatra Powerindo secara resmi memulai pembangunan jembatan layang (flyover) yang berlokasi di Desa Talang Taling

Tayang:
Penulis: Ardani Zuhri | Editor: Yandi Triansyah
Humas Pemkab Muara Enim
PELETAKAN BATU PERTAMA - Bupati Muara Enim H. Edison, S.H., M.Hum., Pemprov Sumsel yang diwakili Asisten I Setda Provinsi Sumsel Dr. Apriyadi MSi dan Direktur PT Dizamatra Powerindo Rasyad Pandhega Shora Djan dan pejabat terkait melakukan peletakan batu pertama pembangunan jembatan layang (flyover) di Desa Talang Taling, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim, Kamis (12/2/2026). 
Ringkasan Berita:
  • PT Dizamatra Powerindo secara resmi memulai pembangunan jembatan layang (flyover) yang berlokasi di Desa Talang Taling, Kecamatan Gelumbang
  • Sebagai upaya memisahkan arus kendaraan logistik batubara dengan jalan umum di Kabupaten Muara Enim
  • Flyover tersebut akan dibangun sepanjang 120 meter yang akan melintang di atas jalan lintas Palembang–Prabumulih, menghubungkan jalan hauling dari Stasiun Serdang ke Pelabuhan Patra Tani. 

SRIPOKU.COM, MUARA ENIMPT Dizamatra Powerindo secara resmi memulai pembangunan jembatan layang (flyover) yang berlokasi di Desa Talang Taling, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim, ditandai dengan peletakan batu pertama pada Kamis (12/2/2026).

Pembangunan ini dilakukan sebagai upaya memisahkan arus kendaraan logistik batubara dengan jalan umum di Kabupaten Muara Enim terus diperkuat. 

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Muara Enim H. Edison, S.H., M.Hum., jajaran Pemprov Sumsel yang diwakili Asisten I Setda Provinsi Sumsel Dr. Apriyadi MSi dan Direktur PT Dizamatra Powerindo Rasyad Pandhega Shora Djan. 

"Kami menyampaikan apresiasi atas dorongan Gubernur Sumsel dan komitmen PT Dizamatra dalam mendukung pembangunan jalan khusus batubara tersebut," kata Bupati.

Menurut Bupati, Flyover tersebut akan dibangun sepanjang 120 meter yang akan melintang di atas jalan lintas Palembang–Prabumulih, menghubungkan jalan hauling dari Stasiun Serdang ke Pelabuhan Patra Tani. 

Dengan adanya flyover, angkutan batubara tidak lagi melintas di jalan umum sehingga masyarakat tetap nyaman menggunakan jalan raya. 

"Ini merupakan langkah nyata untuk mengurangi beban jalan raya sekaligus memperlancar konektivitas transportasi di Muara Enim," pungkasnya.

Dirinya berharap pembangunan flyover oleh PT Dizamatra dapat menjadi contoh bagi perusahaan pertambangan lain di Kabupaten Muara Enim. Dan upaya menghadirkan sarana terbaik seperti jalan hauling dan fly over crossing menunjukkan komitmen perusahaan dalam mendukung kebijakan pemerintah daerah. 

Asisten I Pemprov Sumsel Dr. Apriyadi menegaskan kebijakan ini sejalan dengan instruksi Gubernur agar angkutan batubara tidak lagi melintas jalan umum, termasuk di titik-titik crossing. 

Sementara itu Direktur PT Dizamatra Rasyad mengatakan bahwa pembangunan flyover merupakan wujud komitmen perusahaan mendukung kebijakan pemerintah sekaligus peduli terhadap masyarakat.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved