Berita Palembang

BMKG Ungkap Penyebab Cuaca di Sumsel Terasa Sangat Panas, Suhu Udara Capai 34 Derajat Celsius

Menurutnya, suhu tersebut masih tergolong normal untuk kondisi musim kemarau yang sedang berlangsung.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Linda Trisnawati | Editor: Odi Aria
Handout
SUHU PANAS- Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) kini telah memasuki musim kemarau. Meski suhu udara yang tercatat masih berada dalam kategori normal, masyarakat merasakan cuaca pada siang hari lebih panas dan terik dibandingkan biasanya. Kepala Stasiun Meteorologi Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, Siswanto, mengatakan berdasarkan hasil pengamatan selama tiga hari terakhir, suhu udara di wilayah Sumsel berada pada kisaran 25 hingga 34 derajat Celsius. 

"Meski masih dalam batas normal, kondisi cuaca terasa lebih panas akibat sejumlah faktor atmosfer yang sedang berlangsung," kata Nandang.

Menurutnya, dominasi angin Monsun Australia yang bersifat kering, minimnya tutupan awan, serta fase awal musim kemarau menjadi penyebab utama meningkatnya suhu yang dirasakan masyarakat.

Ia menambahkan, saat ini juga terdapat indikasi pergeseran kondisi iklim global menuju potensi aktifnya fenomena El Nino moderat hingga kuat yang turut memperkuat kondisi panas dan kering di wilayah Indonesia, termasuk Sumatera Selatan.

Selain itu, faktor pemanasan global, perubahan iklim, serta menghangatnya suhu muka laut di kawasan perairan Indonesia juga ikut berkontribusi terhadap meningkatnya suhu udara di wilayah Sumsel.

Nandang mengingatkan kondisi musim kemarau diperkirakan akan berlangsung hingga Oktober 2026 dengan curah hujan yang berada pada kategori bawah normal.

"Masyarakat diminta menjaga kesehatan, mengurangi aktivitas berat di bawah terik matahari, serta tetap waspada terhadap potensi kekeringan dan Karhutla selama musim kemarau berlangsung," jelasnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved