Berita Haji
Kabar Jemaah Haji Asal Sumsel dan Babel, Mulai Bergerak ke Arafah untuk Wukuf
Jemaah haji asal Sumatera Selatan dan Bangka Belitung mulai bergerak menuju Arafah untuk melaksanakan wukuf.
Penulis: Linda Trisnawati | Editor: Refly Permana
Ringkasan Berita:
- Jemaah haji asal Sumatera Selatan dan Bangka Belitung mulai bergerak menuju Arafah untuk melaksanakan wukuf.
- Proses pemberangkatan dilakukan secara bertahap menggunakan armada yang telah disiapkan panitia.
- Terdapat tiga jemaah asal Bangka Belitung yang akan melaksanakan safari wukuf karena kondisi kesehatan.
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Jemaah haji asal Sumsel (Sumatera Selatan) dan Bangka Belitung (Babel) mulai bergerak menuju Arafah sejak subuh untuk mempersiapkan pelaksanaan wukuf yang akan berlangsung pada Selasa (26/5/2026).
Proses pemberangkatan dilakukan secara bertahap agar seluruh jemaah dapat tiba tepat waktu di lokasi puncak ibadah haji tersebut.
Kepala Bidang Bina dan Pengendalian Haji dan Umrah Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Sumatera Selatan, Muhibbullah, mengatakan proses pergerakan jemaah menuju Arafah sudah dimulai sejak pagi hari menggunakan armada yang telah disiapkan panitia.
"Hari ini semua jemaah harus sampai di Arafah. Untuk jemaah asal Sumsel tidak ada yang safari wukuf. Namun untuk jemaah asal Babel ada tiga yang safari wukuf," kata Muhibbullah saat dikonfirmasi, Senin (25/5/2026).
Baca juga: Di Usia 105 Tahun, Mbah Marsiyah Akhirnya Bisa Melihat Kabah dari Kursi Roda, Jemaah Haji Tertua
Ia menjelaskan, secara umum kondisi jemaah haji asal Sumsel dalam keadaan baik sehingga seluruhnya dapat mengikuti rangkaian ibadah haji secara normal menuju Arafah.
Sedangkan jemaah haji asal Babel ada tiga yang menjalankan safari wukuf.
Sementara itu, safari wukuf merupakan layanan khusus yang diberikan kepada jemaah haji dengan kondisi kesehatan tertentu, terutama lansia, jemaah risiko tinggi, atau yang sedang menjalani perawatan.
Dalam skema ini, jemaah tetap dibawa ke Arafah menggunakan kendaraan khusus agar tetap dapat menjalankan rukun haji berupa wukuf, meskipun dengan pendampingan medis dan waktu yang disesuaikan.
Program safari wukuf menjadi solusi bagi jemaah yang mengalami keterbatasan fisik agar tetap bisa menunaikan prosesi inti ibadah haji tanpa harus kehilangan kesempatan menjalankan rukun haji.
Setelah seluruh jemaah berada di Arafah, mereka akan mengikuti rangkaian puncak ibadah haji sebelum melanjutkan perjalanan ke Muzdalifah dan Mina.
| Di Usia 105 Tahun, Mbah Marsiyah Akhirnya Bisa Melihat Ka'bah dari Kursi Roda, Jemaah Haji Tertua |
|
|---|
| Nasib 13 WNI Haji Ilegal Tertangkap di Malaysia, Modus Pura-pura Liburan, Dua Kali Ditolak Bandara |
|
|---|
| 6.995 Jemaah Haji Sumsel-Babel Sudah Tiba di Mekkah, Lima Orang Dirawat di Rumah Sakit |
|
|---|
| Satu Jemaah Haji Asal Muara Enim Wafat di Mekkah, Pemerintah Pastikan Hak Jemaah Diselesaikan |
|
|---|
| 10 Jemaah Haji Asal Sumsel Sakit di Tanah Suci, 5 Orang Masih Dirawat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/haji-kloter-16-2026.jpg)