Idul Adha 2026
Harga Daging Sapi dan Ayam di Pasar Induk Palembang Melonjak Jelang Idul Adha
Lonjakan harga ini dipicu oleh melonjaknya permintaan masyarakat serta keterbatasan stok di tingkat peternak.
Penulis: Angga | Editor: Yandi Triansyah
Ringkasan Berita:
- Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, harga komoditas daging sapi dan daging ayam di Pasar Induk Jakabaring mulai merangkak naik
- Lonjakan harga ini dipicu oleh melonjaknya permintaan masyarakat serta keterbatasan stok di tingkat peternak.
- Di hari biasa harganya Rp 140 ribu sampai Rp 145 ribu per kilogram. Karena mau Idul Adha, sekarang naik jadi Rp 150 ribu. Nanti kalau makin dekat lebaran, harganya bisa mencapai Rp 170 ribu per kilogram
SRIPOKU.COM, PALEMBANG — Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, harga komoditas daging sapi dan daging ayam di Pasar Induk Jakabaring, Kecamatan Seberang Ulu I, Kota Palembang, mulai merangkak naik pada Rabu (20/5/2026).
Lonjakan harga ini dipicu oleh melonjaknya permintaan masyarakat serta keterbatasan stok di tingkat peternak.
Fitra, salah seorang pedagang daging sapi di Pasar Induk Jakabaring, mengungkapkan bahwa kenaikan harga sudah mulai terasa dan diprediksi akan terus melonjak hingga hari H lebaran yang jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026 mendatang.
"Di hari biasa harganya Rp 140 ribu sampai Rp 145 ribu per kilogram. Karena mau Idul Adha, sekarang naik jadi Rp 150 ribu. Nanti kalau makin dekat lebaran, harganya bisa mencapai Rp 170 ribu per kilogram," ujar Fitra saat ditemui di lapaknya, Rabu (20/5/2026).
Selain faktor tingginya permintaan, Fitra menyebutkan bahwa para pedagang mulai kesulitan mendapatkan pasokan.
Hal ini terjadi karena banyak sapi di peternakan yang sudah dipesan lebih awal oleh masyarakat untuk dijadikan hewan kurban.
Kondisi serupa terjadi pada komoditas daging ayam ras.
Tini, salah satu penjual daging ayam di pasar tersebut, menjelaskan bahwa peningkatan konsumsi warga menjelang hari raya membuat pedagang harus menyesuaikan harga jual.
Harga ayam normal berkisar Rp 25.000 – Rp 30.000 per kilogram.
Namun saat ini harga ayam sudah mencapai Rp 35.000 per kilogram.
Jelang Lebaran berpotensi menembus Rp 40.000 per kilogram.
"Stok ayam di peternakan sebenarnya masih aman, tapi karena permintaan pelanggan jelang Idul Adha ini sangat tinggi, harga merangkak naik. Kita lihat kondisi pasar dan pasokan nanti," kata Tini.
Menanggapi lonjakan harga ini, sejumlah ibu rumah tangga mengaku pasrah namun tetap berharap pemerintah dapat mengendalikan harga pangan lainnya.
Sherli, seorang warga setempat, mengaku tidak terkejut dengan fenomena tahunan ini.
Menurutnya, daging sapi dan ayam sudah menjadi kebutuhan pokok yang wajib dipenuhi saat merayakan Idul Adha bersama keluarga.
"Sudah biasa kalau mau lebaran harga daging naik. Tapi kami berharap pemerintah bisa menjaga agar harga bahan pokok lainnya tidak ikut-ikutan naik, supaya daya beli masyarakat tidak makin tercekik," tutur Sherli.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/harga-daging-idul-adha-2026.jpg)