Anggota TNI di Palembang Tewas Ditembak
Pengamat Militer Angkat Bicara Soal Anggota TNI Ditembak: Komandan Satuan Harus Bertanggung Jawab
Mayjen TNI (Purn) Iskandar M. Sahil menyatakan insiden ini mencoreng institusi dan menunjukkan lemahnya pengawasan dari Komandan Satuan (Dansat).
Ringkasan Berita:
- Seorang oknum anggota TNI tewas setelah ditembak oleh sesama prajurit di sebuah tempat hiburan malam di Kota Palembang.
- Mayjen TNI (Purn) Iskandar M. Sahil menyatakan insiden ini mencoreng institusi dan menunjukkan lemahnya pengawasan dari Komandan Satuan (Dansat).
- Iskandar meminta pengetatan prosedur keluar-masuk senjata api di gudang kesatuan serta mendesak sanksi pemecatan (Pemberhentian Tidak Dengan Hormat) bagi pelaku.
Baca juga: Uang Rp 10 Ribu Jadi Kenangan Terakhir sang Adik, Sebelum Pratu FAA Tewas Ditembak di Palembang
SRIPOKU.COM, PALEMBANG – Kasus penembakan yang melibatkan sesama oknum anggota TNI di sebuah tempat hiburan malam di Palembang hingga mengakibatkan satu orang tewas, memicu keprihatinan mendalam. Mantan Pangdam II Sriwijaya, Mayjen TNI (Purn) Iskandar M. Sahil, menyesalkan insiden tersebut dan menegaskan bahwa kejadian ini telah mencoreng institusi militer.
Iskandar menegaskan, berdasarkan regulasi internal, prajurit TNI—terutama dari satuan batalyon tempur—dilarang keras mendatangi tempat hiburan malam, baik dalam kondisi dinas maupun di luar jam dinas.
"Prajurit TNI ke tempat hiburan malam itu jelas tidak boleh. Kalaupun dari kesatuan teritorial atau intelijen, itu harus mengantongi izin resmi. Jika sampai ada anggota batalyon di sana, artinya ada fungsi pengawasan yang tidak berjalan," ujar Iskandar, Sabtu (16/5/2026).
Menurut Iskandar, melekatnya pengawasan prajurit merupakan tanggung jawab penuh dari Komandan Satuan (Dansat), mulai dari Komandan Peleton (Danton), Komandan Kompi (Danki), hingga Komandan Batalyon (Danyon).
"Kalau ada anggota yang lepas kendali hingga ke tempat hiburan malam, yang salah adalah komandannya. Komandan harus benar-benar memperhatikan dan tahu keberadaan anak buahnya agar hal seperti ini tidak terjadi," tegasnya.
Ia juga menyoroti penyalahgunaan senjata api dalam insiden maut tersebut. Prosedur peminjaman, penggunaan, hingga pengembalian senjata di gudang amunisi kesatuan militer diatur sangat ketat di bawah pengawasan Bintara Gudang dan perwira terkait.
"Senjata tidak boleh dibawa keluar secara sembarangan, perwira saja tidak boleh jika bukan untuk dinas khusus atau latihan tempur. Jika senjata organik sampai bisa lolos keluar ke tempat umum, kepemimpinan di satuan tersebut dipertanyakan. Protap tidak dijalankan," jelas Iskandar.
Mengingat beratnya pelanggaran yang dilakukan karena telah menyalahi aturan disiplin militer dan menghilangkan nyawa orang lain, Iskandar meminta sanksi paling tegas berupa pemecatan segera dijatuhkan kepada pelaku.
"Kelakuan anak-anak ini tidak benar dan memalukan kesatuan. Harus dihukum tegas, pecat saja. Menembak orang itu sanksinya jelas pemecatan," cetusnya.
Sebagai langkah antisipasi ke depan, mantan Pangdam II Sriwijaya ini menyarankan Pangdam aktif segera melakukan evaluasi menyeluruh dan mengumpulkan para Dansat jajaran untuk memperketat kedisiplinan dan pengawasan melekat di barak maupun di luar kesatuan.
Simak berita menarik lainnya di sripoku.com dengan mengklik Google News.
Baca juga: Breaking News: Tembakan Maut Diduga Antar Oknum TNI di Palembang, Dipicu Senggolan di Tempat Hiburan
Mantan Pangdam II Sriwijaya
Mayjen TNI (Purn) Iskandar M. Sahil
Anggota TNI di Palembang ditembak
Fanhead Cafe
Jl Letjen H. Alamsyah Ratu Perwira Negara
| Uang Rp 10 Ribu Jadi Kenangan Terakhir sang Adik, Sebelum Pratu FAA Tewas Ditembak di Palembang |
|
|---|
| Keluarga Ungkap Firasat Tak Enak Sebelum Terima Kabar Pratu F Tewas Ditembak Oknum TNI di Palembang |
|
|---|
| Buntut Kasus Penembakan Anggota TNI, Pangdam II Sriwijaya Instruksikan Dansat Tingkatkan Pengawasan |
|
|---|
| Manajemen Panhead Palembang Evaluasi Sistem Keamanan Usai Insiden Penembakan Sesama Anggota TNI |
|
|---|
| 5 Bulan Lalu Baru Pulang Tugas dari Papua, Keluarga Sebut Pratu F Dimakamkan di Sematang Borang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/Mantan-Pandam-IISriwijaya.jpg)