Pejabat Kemenkumham Ditemukan Meninggal

Sebelum Meninggal, Pejabat Kemenkumham Sumsel Sempat Minta Kerok

Korban merupakan warga Jalan H Saili, Kelurahan Kemanggisan, Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat. 

Tayang:
Editor: Yandi Triansyah
Sripoku.com/Rachmad Kurniawan Putra
EVAKUASI MAYAT -- Petugas mengevakuasi mayat yang ditemukan di sebuah kamar kos Jalan Ariodilah, Kelurahan 20 Ilir D III, Kecamatan, Ilir Timur I, Palembang, pada Selasa (12/5/2026). Jenazah ternyata seorang pejabat di lingkungan Kantor Kementerian HAM Sumatera Selatan. 

Korban diketahui bernama Muchlas Yuriadi (40), yang menjabat sebagai Kepala Bidang Pelayanan dan Kepatuhan HAM Kantor Wilayah Kementerian HAM Sumsel.

 

Ringkasan Berita:
  • Muchlas Yuriadi (40), yang menjabat sebagai Kepala Bidang Pelayanan dan Kepatuhan HAM Kantor Wilayah Kementerian HAM Sumsel ditemukan meninggal. 
  • Korban meninggal di kawasan Jalan Ariodilah, Komplek Kehutanan, Kelurahan 20 Ilir D III, Kecamatan IT I Palembang
  • Peristiwa bermula saat korban menghubungi seorang saksi bernama Miharja (40) sekitar pukul 11.43 WIB untuk meminta bantuan mengerok badannya karena merasa masuk angin.

SRIPOKU.COM, PALEMBANG – Warga di kawasan Jalan Ariodilah, Komplek Kehutanan, Kelurahan 20 Ilir D III, Kecamatan IT I Palembang mendadak heboh dengan ditemukannya sesosok mayat laki-laki di dalam kamar My Kost nomor 12 lantai 2, Selasa (12/5/2026) sekitar pukul 13.00 WIB. 

Korban diketahui bernama Muchlas Yuriadi (40), yang menjabat sebagai Kepala Bidang Pelayanan dan Kepatuhan HAM Kantor Wilayah Kementerian HAM Sumsel.

Korban merupakan warga Jalan H Saili, Kelurahan Kemanggisan, Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat. 

Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, korban diduga meninggal dunia karena sakit.

Baca juga: Breaking News : Pejabat Kemenkumham Sumsel Ditemukan Meninggal di Kosan, Sempat Masuk Kerja

Peristiwa bermula saat korban menghubungi seorang saksi bernama Miharja (40) sekitar pukul 11.43 WIB untuk meminta bantuan mengerok badannya karena merasa masuk angin.

Saksi tiba di lokasi dan sempat mengerok badan korban selama kurang lebih lima menit.

Sesaat setelah selesai dikerok, korban tiba-tiba mengeluarkan suara mendengkur dan mengalami kejang-kejang di atas tempat tidur.

"Sempat minta kerokin pak. Tiba tiba korban ngorok, saya panik," kata saksi. 

Dokter dari IGD RS Bhayangkara tiba di lokasi setelah dihubungi oleh pemilik kost untuk memberikan penanganan medis pertama.

Pihak kepolisian dari Polsek, Reskrim, SPKT, dan Tim Inafis Polrestabes Palembang segera mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan olah TKP dan mengambil keterangan saksi-saksi.

KA SPKT Polrestabes Palembang Iptu Sugriwa, melalui Pamapta Ipda Ammar, mengonfirmasi kejadian tersebut. 

"Jadi benar adanya laki-laki atas nama Yuriadi meninggal dunia di kamar kos diduga sakit," ungkap Ipda Ammar.

Jenazah dievakuasi oleh tim PMI Kota Palembang sekitar pukul 14.10 WIB dan dibawa ke RS Siti Fatimah untuk penanganan lebih lanjut. 

Namun, pihak keluarga menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah korban dan berencana membawa jenazah ke Provinsi Lampung untuk dimakamkan.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved