Lebaran 2026

Pengiriman Paket di Palembang Melonjak Drastis Jelang Lebaran, Kurir Antar 400 Paket per Hari

Aktivitas sortir paket terlihat tak pernah berhenti, seiring meningkatnya volume pengiriman menjelang momen lebaran.

Tayang:
Penulis: Angga | Editor: Odi Aria
Sripoku.com/Angga
KURIR SORTIR PAKET- Sejumlah kurir di Palembang tampak tengah menyortir paket di salah satu pusat logistik jasa pengiriman barang, Rabu (18/3/2026). Dalam sehari kurir bisa mengantarkan 400 paket jelang lebaran. 
Ringkasan Berita:
  • Jelang Idul Fitri 1447 Hijriah, pusat layanan logistik di Kota Palembang dipadati tumpukan paket, mulai dari kebutuhan pokok hingga pakaian, Rabu (18/3/2026)
  • Aktivitas sortir paket terlihat tak pernah berhenti, seiring meningkatnya volume pengiriman menjelang momen lebaran
  • Lonjakan ini tidak lepas dari pertumbuhan e-commerce yang memudahkan masyarakat berbelanja, ditambah berbagai program promosi yang semakin menarik minat konsumen

SRIPOKU.COM, PALEMBANG – Jelang Idul Fitri 1447 Hijriah, pusat layanan logistik di Kota Palembang dipadati tumpukan paket, mulai dari kebutuhan pokok hingga pakaian, Rabu (18/3/2026).

Aktivitas sortir paket terlihat tak pernah berhenti, seiring meningkatnya volume pengiriman menjelang momen lebaran.

Lonjakan ini tidak lepas dari pertumbuhan e-commerce yang memudahkan masyarakat berbelanja, ditambah berbagai program promosi yang semakin menarik minat konsumen.

Salah seorang kurir di Palembang, Iksan, mengungkapkan, pengiriman dan penerimaan barang meningkat sekitar 40 persen dibanding hari biasa.

“Hari biasanya membawa 100 paket, kini menjelang lebaran ekstra kerja bisa sampai 400 paket per hari,” ujar Iksan saat ditemui di lokasi.

Menurutnya, beberapa paket terkadang tidak bisa langsung diterima karena pemiliknya tidak berada di rumah.

“Kalau tidak ada di rumah, kita terpaksa mengantarkan kembali keesokan harinya,” jelasnya.

Ia berharap, bagi pelanggan yang menggunakan metode COD (Cash on Delivery), paket bisa dititipkan kepada orang yang ada di rumah agar kurir tidak perlu kembali dua kali.

Kondisi ini juga dirasakan oleh kurir lain, Andrean, yang mengatakan lonjakan paket membuat mereka kewalahan.

Selain jumlah paket yang meningkat, faktor jarak tempuh dan cuaca hujan kerap memperlambat proses pengantaran.

“Sejak paket meningkat, kami kewalahan, bahkan ada yang jatuh sakit karena memaksakan diri mengantarkan paket saat hujan deras,” ungkap Andrean.

Andrean pun menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat Palembang jika paket tidak sampai sesuai waktu yang ditentukan.

“Kami minta maaf jika paketnya terlambat, karena lonjakan pengiriman cukup tinggi,” tutupnya.

 

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved