Berita Palembang

Jadwal Penyeberangan Kapal Arus Mudik Pelabuhan Tanjung Api-Api-Tanjung Kalian Muntok, Layani 9 Trip

Kepala UPTD Pelabuhan Penyeberangan Tanjung Api-Api, Pandu Wibowo, mengatakan arus penyeberangan masih berjalan lancar

Penulis: Linda Trisnawati | Editor: Welly Hadinata
Sripoku.com/Dokumen
Pelabuhan TAA : 16 Kapal Disiagakan di Pelabuhan Tanjung Api-Api, Arus Mudik Nyeberang ke Tanjung Kalian Muntok 
Ringkasan Berita:
  • Arus mudik di Pelabuhan Penyeberangan Tanjung Api-Api menuju Pelabuhan Penyeberangan Tanjung Kalian masih normal pada H-8 Idul Fitri 2026.
  • Penyeberangan dilayani 9 trip per hari dengan 16 kapal disiagakan dan 14 kapal beroperasi aktif.
  • Tiket penyeberangan wajib dibeli secara online melalui Ferizy untuk mengatur kelancaran arus mudik

SRIPOKU.COM, PALEMBANG – Aktivitas penyeberangan di lintasan Pelabuhan Penyeberangan Tanjung Api-Api menuju Pelabuhan Penyeberangan Tanjung Kalian (Muntok) masih terpantau normal pada H-8 menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026.

Hingga saat ini belum terlihat adanya lonjakan signifikan penumpang maupun kendaraan yang menyeberang.

Kepala UPTD Pelabuhan Penyeberangan Tanjung Api-Api, Pandu Wibowo, mengatakan arus penyeberangan masih berjalan lancar dan sesuai dengan jadwal operasional.

“Untuk arus mudik yang melalui Pelabuhan Tanjung Api-Api saat ini masih terpantau normal, belum ada peningkatan,” kata Pandu saat dikonfirmasi, Jumat (13/3/2026).

Berdasarkan jadwal operasional Maret 2026, kapal penyeberangan melayani sembilan trip keberangkatan setiap hari dari kedua pelabuhan, yakni pukul 07.00, 09.00, 11.00, 13.00, 15.00, 17.00, 19.00, 21.00, hingga 00.00 WIB.

Sejumlah kapal yang melayani lintasan tersebut di antaranya KMP Jembatan Musi I dan KMP Adhi Swadarma III, serta kapal lainnya seperti Municipal XI, Dharma Santosa, Garda Maritim 5, Mutiara Pertiwi III, Belanak, Mutis, hingga Dharma Kartika I.

Secara keseluruhan terdapat 16 kapal yang disiagakan, dengan 14 kapal beroperasi aktif dan sisanya disiapkan sebagai cadangan.

Pandu menjelaskan, kapal cadangan akan digunakan apabila terjadi gangguan operasional pada kapal yang sedang bertugas.

“Apabila kapal pada trip pertama mengalami kerusakan, maka akan digantikan oleh kapal cadangan. Jika kerusakan terjadi pada trip berikutnya, dapat digantikan oleh kapal selanjutnya atau menyesuaikan kondisi di lapangan,” jelasnya.

Selain itu, jika pada trip terakhir pukul 00.00 WIB masih terdapat antrean kendaraan dengan tingkat keterisian lebih dari 70 persen, pihak pelabuhan dapat mengoperasikan trip tambahan menggunakan kapal cadangan.

Menurut Pandu, peningkatan arus mudik melalui lintasan Tanjung Api-Api–Tanjung Kalian biasanya mulai terlihat beberapa hari menjelang Idul Fitri.

Oleh karena itu, pihaknya terus memantau perkembangan jumlah penumpang dan kendaraan untuk memastikan pelayanan penyeberangan tetap berjalan lancar.

Sementara itu, masyarakat yang ingin menggunakan layanan penyeberangan diimbau untuk membeli tiket secara online melalui sistem Ferizy guna menghindari antrean di pelabuhan.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved