Berita Wilayah
3 Provinsi dengan Kasus Perceraian Terbanyak di Sumatera, Sumsel Tembus Tiga Besar
Di balik dinamika ekonomi dan pembangunan yang masif di Pulau Sumatera, sebuah realita sosial yang pelik turut membayangi.
Penulis: Yandi Triansyah | Editor: Yandi Triansyah
Ringkasan Berita:
- Angka perpisahan pasangan suami istri di beberapa wilayah masih tergolong tinggi dengan berbagai latar belakang yang kompleks.
- Persoalan ekonomi, Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), hingga praktik poligami dan perselisihan tajam menjadi pemicu utama retaknya hubungan rumah tangga.
- Provinsi Sumatera Utara (Sumut) mencatatkan kasus perceraian tertinggi di Sumatera pada 2025.
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Di balik dinamika ekonomi dan pembangunan yang masif di Pulau Sumatera, sebuah realita sosial yang pelik turut membayangi.
Fenomena perceraian menjadi sorotan tajam sepanjang tahun 2025.
Data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) yang diperbarui pada 23 Februari 2026 menunjukkan angka perpisahan pasangan suami istri di beberapa wilayah masih tergolong tinggi dengan berbagai latar belakang yang kompleks.
Persoalan ekonomi, Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), hingga praktik poligami dan perselisihan tajam menjadi pemicu utama retaknya hubungan rumah tangga.
Baca juga: Sumsel vs Lampung Adu Biaya Hidup dan UMP, Bumi Sriwijaya Gaji Lebih Besar Pengeluaran Kecil
Berdasarkan tabulasi data BPS, terdapat tiga provinsi yang mencatatkan angka perceraian paling menonjol di Sumatera. Berikut adalah rangkumannya:
1. Sumatera Utara
Provinsi Sumatera Utara (Sumut) mencatatkan kasus perceraian tertinggi di Sumatera pada 2025.
Kasus perceraian di Sumut mencapai 18.844 kasus.
Adapun faktor penyebab tertinggi pasangan berpisah di Sumut disebabkan karena perselisihan , pertengkaran terus menerus tercatat sebanyak 17.183 kasus.
Kemudian faktor meninggalkan salah satu pihak juga relatif tinggi yakni mencapai 1.027 kasus.
2. Lampung
Lampung provinsi kedua dengan kasus perceraian tertinggi di Sumatera.
Lampung mencatatkan kasus perceraian mencapai 16.624 kasus.
Kasus tertinggi disebabkan karena perselisihan dan pertengkaran mencapai 13.081 kasus.
Kemudian faktor ekonomi mencapai 2.106 kasus.
3. Sumsel
Sumsel masuk dalam jajaran kasus perceraian di Sumatera.
Jumlah kasus perceraian di Sumsel mencapai 12.058 kasus.
Data itu nomor tiga terbesar di Sumatera.
Adapun faktor penyebabnya yaknia perselisihan dan pertengkaran mencapai 9.604 kasus.
Kemudian faktor ekonomi mencapai 960 kasus.
Selain itu, perceraian meninggalkan salah satu pihak mencapai 711 kasus.
| Palembang vs Surabaya, Kota Pahlawan Lampaui Sang 'Sesepuh' yang Terus Bersolek |
|
|---|
| 10 Kota Termaju di Sumatera, Palembang Tembus 4 Besar di Atas Lampung dan Jambi |
|
|---|
| Palembang vs Bengkulu: Menakar Kesejahteraan di Antara Jejak Kolonial dan Kejayaan Sriwijaya |
|
|---|
| Palembang vs Jambi: Mengadu Kesejahteraan di Antara Kota Tua dan Jantung Bumi Melayu |
|
|---|
| Palembang vs Medan: Menakar Kesejahteraan di Antara Kota Tertua dan Sang Gerbang Barat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/perceraian-di-Sumatera-2025.jpg)