Lebaran 2026
Daftar 22 Titik Rawan Macet di Sumsel Saat Arus Mudik Lebaran 2026, Pemudik Wajib Tahu!
Dinas Perhubungan Sumatera Selatan memetakan ada sebanyak 22 titik rawan kemacetan di sejumlah ruas jalan di Sumsel.
Penulis: Linda Trisnawati | Editor: Odi Aria
Ringkasan Berita:
- Dinas Perhubungan Sumatera Selatan memetakan ada sebanyak 22 titik rawan kemacetan di sejumlah ruas jalan di Sumsel selama arus mudik dan arus balik Idul Fitri 2026
- Titik kepadatan terbanyak berada di Jalan Lintas Timur (Jalintim), khususnya pada ruas Palembang–Betung
- Kepala Dinas Perhubungan Sumsel, Musni Wijaya, mengatakan titik-titik rawan macet tersebut akan diantisipasi bersama seluruh instansi terkait selama periode peningkatan arus mudik dan balik Lebaran
SRIPOKU.COM, PALEMBANG-Dinas Perhubungan Sumatera Selatan memetakan ada sebanyak 22 titik rawan kemacetan di sejumlah ruas jalan di Sumsel selama arus mudik dan arus balik Idul Fitri 2026.
Titik kepadatan terbanyak berada di Jalan Lintas Timur (Jalintim), khususnya pada ruas Palembang–Betung.
Kepala Dinas Perhubungan Sumsel, Musni Wijaya, mengatakan titik-titik rawan macet tersebut akan diantisipasi bersama seluruh instansi terkait selama periode peningkatan arus mudik dan balik Lebaran.
"Dari hasil pemetaan yang kami lakukan, terdapat 22 titik rawan kemacetan di Sumsel. Paling banyak berada di Jalintim Palembang–Betung,” kata Musni, Kamis (12/3/2026).
Ia menjelaskan, Jalintim merupakan salah satu jalur utama yang dilalui pemudik dari berbagai daerah karena menghubungkan Provinsi Lampung hingga ke Jambi.
Di jalur tersebut terdapat 11 titik rawan macet, yakni di ruas Peninggalan–batas Jambi (Km 206+800), Sungai Lilin–Betung (Km 113+200, Km 70+100, Km 142+500), serta Palembang–Betung (Km 15+800 hingga Km 20).
Menurut Musni, potensi kemacetan di ruas Palembang–Betung diperkirakan berkurang karena jalan tol akan difungsionalkan selama periode mudik.
Meski demikian, pihaknya tetap mengantisipasi kemacetan di pintu keluar tol.
Selain itu, titik rawan macet juga berada di Simpang Indralaya–Meranjat (Km 36+200), Meranjat–Kayuagung (Km 55), Kayuagung–Simpang Penyandingan (Km 75+300), serta Simpang Penyandingan–Lampung (Km 112, Km 122, dan Km 131+800).
Sementara itu, di Jalur Lintas Tengah (Jalinteng) terdapat enam titik rawan kemacetan, yaitu di Muara Enim–Simpang Sugihwaras (Km 198, Km 205, dan Km 208), Simpang Sugihwaras–Baturaja (STA 12), Batas Musi Rawas–Tebing Tinggi (Km 293+850), serta Jalan Yos Sudarso–Lubuklinggau (Km 368+120).
Dishub Sumsel juga memantau lima titik rawan macet di jalur lintas penghubung, yakni Jalan Lingkar Kota Sekayu (Km 124+500), Pagar Alam–Tanjung Sakti–Bengkulu (Km 311+160), Prabumulih–Beringin (Km 92+050), serta Simpang Belimbing–batas Muara Enim (Km 138 dan Km 147).
Musni menyebutkan sejumlah faktor yang berpotensi memicu kemacetan, di antaranya tingginya volume kendaraan, aktivitas pasar tumpah, perlintasan sebidang kereta api, serta kondisi jalan yang menyempit di beberapa titik.
Untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas, Dishub Sumsel bersama kepolisian dan instansi terkait akan melakukan berbagai langkah, seperti pengaturan arus lalu lintas, penempatan petugas di titik rawan, serta pemasangan rambu dan informasi lalu lintas bagi pengguna jalan.
“Koordinasi lintas instansi terus dilakukan guna memastikan arus mudik dan arus balik Lebaran 2026 di wilayah Sumsel berjalan aman, lancar, dan terkendali,” katanya.
| Bandara SMB II Palembang Layani 193 Ribu Penumpang Selama Lebaran 2026, Naik 11,6 Persen |
|
|---|
| Arus Balik Lebaran 1447 H, 213.826 Kendaraan Lewati 11 Ruas Tol Trans Sumatera |
|
|---|
| Arus Balik Lebaran di Banyuasin Meningkat, Satlantas Arahkan Minibus ke Tol Fungsional Kapal-Betung |
|
|---|
| Penumpang LRT Sumsel Tembus 77 Ribu Saat Libur Lebaran, Naik 105 Persen Dibanding Lebaran Tahun Lalu |
|
|---|
| Arus Balik di Terminal Alang-Alang Lebar Palembang Masih Sepi, Penumpang Pilih Pulang Lebih Awal |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/ILUSTRASI-MACET-JALINTIM-SUMSEL.jpg)