Berita Wilayah
Perbandingan Garis Kemiskinan Sumsel vs Sumut, Riau hingga Jambi
Badan Pusat Statistik (BPS) kembali merilis data indikator kemiskinan yang menunjukkan perbedaan standar biaya hidup
Penulis: Yandi Triansyah | Editor: Yandi Triansyah
Ringkasan Berita:
- Perbandingan data garis kemiskinan sejumlah provinsi di Pulau Sumatera.
- Penduduk dengan rata-rata pengeluaran di bawah garis ini dikategorikan miskin
- Berdasarkan data terbaru, Provinsi Riau masih memegang rekor sebagai daerah dengan Garis Kemiskinan tertinggi di antara provinsi yang dibandingkan.
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Badan Pusat Statistik (BPS) kembali merilis data indikator kemiskinan yang menunjukkan perbedaan standar biaya hidup minimum di pulau Sumatera.
Garis kemiskinan adalah batas minimum pengeluaran per kapita per bulan untuk memenuhi kebutuhan pokok makanan (setara 2100 kilokalori) dan bukan makanan (sandang, perumahan, pendidikan, kesehatan).
Penduduk dengan rata-rata pengeluaran di bawah garis ini dikategorikan miskin, yang digunakan sebagai indikator kebijakan penanggulangan kemiskinan
Berikut perbandingan garis kemiskinan di Pulau Sumatera dikutip dari data BPS pada Senin (9/2/2026).
1. Riau
Berdasarkan data terbaru, Provinsi Riau masih memegang rekor sebagai daerah dengan Garis Kemiskinan tertinggi di antara provinsi yang dibandingkan.
Hal ini mencerminkan tingginya harga komoditas dan biaya hidup di wilayah kaya minyak dan sawit tersebut.
Jika di Riau seseorang membutuhkan pengeluaran Rp 713.117 per bulan.
Pengeluaran itu terdiri dari makanan dan non makanan.
2. Sumsel
Sumatera Selatan angka garis kemiskinan masih berada di kisaran Rp 581.702 per kapita per bulan.
Angka ini menunjukkan bahwa beban ekonomi di Sumsel masih relatif lebih rendah dibandingkan Riau
3. Jambi
Sedangkan Jambi juga berada di atas Sumsel soal data angka kemiskinan pada 2025.
Angka kemiskinan Jambi mencapai Rp 664.127 per kapita per bulan.
4. Sumut
Meskipun memiliki jumlah penduduk miskin terbanyak, Garis Kemiskinan di Sumut sangat bervariasi antara wilayah perkotaan (Medan) dan pedesaan, namun secara rata-rata provinsi, angkanya bersaing ketat di angka Rp600 ribuan atau tepatnya Rp 666.546 per kapita per bulan.
Namun meski begitu angka kemiskinan ini masih di atas Sumsel.
| Perbandingan Kekayaan Karawang si Raksasa Industri vs Palembang Raja Jasa di Sumsel |
|
|---|
| Palembang vs Kota Salatiga, Kota Toleransi Kualitas Hidup Tinggi, Namun Gaji 'Mepet' |
|
|---|
| Palembang vs Semarang, Kota Lumpia Gaji Lebih Rendah, Pengeluaran Lebih Tinggi |
|
|---|
| Depok vs Palembang: Menakar Dompet di Kota Penyangga dan Ibu Kota Sumsel |
|
|---|
| Palembang vs Bogor, Kota Hujan Pendapatan Tinggi, Kota Pempek Biaya Hidup Murah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/Panduan-naik-LRT-Palembang.jpg)