Berita Palembang
Sumsel Health Tourism Segera Diluncurkan, Tawarkan Wisata Medis hingga Kebugaran
Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) tengah mematangkan rencana peluncuran program Sumsel Health Tourism
Penulis: Linda Trisnawati | Editor: Odi Aria
Ringkasan Berita:
- Pemprov Sumsel menyiapkan peluncuran Sumsel Health Tourism yang mengintegrasikan layanan kesehatan dan pariwisata dengan empat layanan utama, mulai dari wisata medis hingga wisata kebugaran
- Sejumlah rumah sakit di Sumsel memiliki keunggulan layanan seperti jantung, MCU, dan ortopedi yang akan dikemas bersama destinasi budaya dan wisata daerah
- Program ini juga mencakup spa, wellness tourism, wisata kuliner, belanja songket, hingga paket layanan kesehatan terpadu dengan tarif transparan
SRIPOKU.COM, PALEMBANG– Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) tengah mematangkan rencana peluncuran program Sumsel Health Tourism atau Wisata Kesehatan Sumsel dengan mengintegrasikan layanan kesehatan dan sektor pariwisata.
Program ini dirancang mencakup empat layanan utama, yakni pariwisata medis, pariwisata kebugaran, pariwisata kesehatan olahraga, serta pariwisata ilmiah kesehatan yang meliputi wisata herbal atau jamu dan museum kesehatan.
Sekretaris Daerah Sumsel, Edward Candra, mengatakan persiapan dilakukan melalui pertemuan lintas sektor yang melibatkan berbagai pihak, mulai dari perangkat daerah, rumah sakit pemerintah dan swasta, pelaku pariwisata, penggiat kuliner, UMKM, hingga komunitas media sosial.
“Pertemuan ini bertujuan menyusun langkah teknis agar Sumsel Health Tourism siap diluncurkan secara resmi oleh Gubernur Sumsel kepada masyarakat,” kata Edward di Kantor Gubernur Sumsel, Selasa (20/1/2026).
Menurut Edward, dari sisi medis, seluruh rumah sakit yang terlibat tetap beroperasi sesuai regulasi Kementerian Kesehatan. Selain rumah sakit, unit layanan kesehatan lainnya seperti pusat kebugaran dan wellness center juga didorong untuk meningkatkan kualitas pelayanan.
“Fokus utama program ini adalah mengintegrasikan pelayanan kesehatan dengan sektor pariwisata, sehingga wisatawan medis tidak hanya memperoleh layanan kesehatan, tetapi juga pengalaman wisata yang menyeluruh,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Sumsel Trisnawarman menyebut Sumsel memiliki potensi besar dari sisi fasilitas kesehatan dan tenaga medis. Sejumlah rumah sakit di daerah ini telah memiliki keunggulan pada layanan jantung, medical check-up (MCU), serta ortopedi.
Keunggulan layanan tersebut akan dikemas bersama kekayaan budaya dan destinasi wisata daerah sebagai daya tarik utama wisata kesehatan. Pemerintah daerah juga terus mendorong peningkatan sarana dan prasarana, serta pengembangan sumber daya manusia melalui pendidikan dokter spesialis, subspesialis, hingga program fellowship.
Ke depan, klasifikasi rumah sakit tidak lagi hanya berdasarkan tipe A, B, C, atau D, melainkan berdasarkan kompetensi layanan unggulan yang dimiliki.
“Wisata kesehatan tidak hanya berfokus pada layanan rumah sakit, tetapi juga layanan kebugaran seperti spa dan wellness tourism. Destinasi seperti Pagar Alam disiapkan sebagai kawasan pendukung wisata kebugaran,” kata Trisnawarman.
Ia menambahkan, peran pemandu wisata akan menjadi kunci dalam menghubungkan layanan medis, kebugaran, dan destinasi wisata. Paket wisata kesehatan akan disusun dengan tarif transparan agar wisatawan mengetahui layanan yang diperoleh dalam satu sistem terpadu.
Adapun produk utama yang ditawarkan dalam Sumsel Health Tourism meliputi layanan medical check-up, wisata kuliner, wisata belanja seperti songket, layanan spa dan kebugaran, hingga rencana kerja sama layanan bayi tabung yang dikombinasikan dengan paket wisata.
| NasDem Sumsel Gelar Sekolah Politik, Bidik Gen Z Jadi Pemimpin Masa Depan |
|
|---|
| Viral Bayi Menangis Saat Pijat Totok Sirih, Warga Palembang Bagikan Pengalaman Berobat ke Ibu Ika |
|
|---|
| Wali Kota Ratu Dewa Turun Tangan, Tindak Tegas Dugaan Pungli Parkir di CFN Kolonel Atmo Palembang |
|
|---|
| Viral Warga Keluhkan Tarif Parkir di Area CFN Palembang, Walikota Ratu Dewa Turun Tangan! |
|
|---|
| Polda Sumsel Bongkar Praktik Ilegal 82 Ribu Kiloliter Solar di Perairan Sungai Musi Banyuasin |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/Sekretaris-Daerah-Sumsel-Edward-Candra-1111.jpg)