Berita Palembang

Motor Banyak Mogok Setelah Isi BBM di SPBU Gandus Palembang, Diduga Tercampur Air, Polisi Cek TKP

Cairan yang keluar kemudian ditampung ke dalam ember dan diduga merupakan campuran air dan BBM.

Tayang:
Sripoku.com/Rachmad Kurniawan Putra
CEK KE SPBU : Tim Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Sumsel bersama intelijen Polrestabes Palembang, langsung turun ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan di SPBU kawasan Gandus Palembang, Senin (15/12/2025) 
Ringkasan Berita:
  • Video viral menunjukkan keluhan pengendara soal Pertamax tercampur air di SPBU Gandus Palembang.
  • Polda Sumsel turun tangan, memeriksa mesin dispenser dan tangki BBM, serta mengamankan sampel.
  • Pelayanan SPBU dihentikan sementara, dan pengawas SPBU masih menjalani pemeriksaan.

SRIPOKU.COM, PALEMBANG — Sebuah video yang beredar luas di media sosial memperlihatkan sejumlah pengendara sepeda motor mengeluhkan BBM jenis Pertamax yang diduga tercampur air usai mengisi di salah satu SPBU kawasan Gandus, Palembang, pada Senin (15/12/2025).

Dalam video tersebut, tampak pengendara mengeluarkan cairan dari dalam tangki motor menggunakan selang.

Cairan yang keluar kemudian ditampung ke dalam ember dan diduga merupakan campuran air dan BBM.

Disebutkan, kejadian tersebut terjadi pada Senin pagi, tidak lama setelah para pengendara melakukan pengisian bahan bakar di SPBU tersebut.

Menindaklanjuti viralnya video itu, tim Subdit IV Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Ditreskrimsus Polda Sumatera Selatan, bersama intelijen Polrestabes Palembang, langsung turun ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan.

Dari pantauan di lapangan, petugas melakukan pengecekan terhadap mesin dispenser serta tangki penampungan BBM.

Sementara itu, pagar SPBU tampak ditutup dan aktivitas pengisian BBM dihentikan sementara.

Saat pemeriksaan berlangsung, petugas menemukan air keluar dari mesin dan tangki penampungan BBM.

Sebanyak dua botol berisi campuran air dan Pertamax diamankan sebagai sampel untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut.

Pengawas SPBU setempat mengakui adanya keluhan dari konsumen.

“Tadi ada lima pengendara yang komplain dan sudah kami tanggung jawabkan,” ujar pengawas SPBU kepada petugas Subdit Tipidter Polda Sumsel di lokasi.

Saat ini, pihak pengawas masih dimintai keterangan oleh kepolisian untuk mengetahui penyebab masuknya air ke dalam mesin atau tangki BBM, termasuk kemungkinan faktor teknis maupun kelalaian operasional.

Penyelidikan masih terus dilakukan guna memastikan penyebab kejadian serta menentukan langkah hukum selanjutnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved