KA Sindang Marga Serempet Dumptruck Pupuk

Sebelum kejadian, mobil dumptruk yang sarat bermuatan pupuk datang dari arah bawah menuju ke arah rumah tumbuh yang kebetulan jalannya menanjak

Penulis: Ardani Zuhri | Editor: Soegeng Haryadi
SRIPOKU.COM/ARDANI ZUHRI
Tampak mobil dumptruck yang ringsek setelah diserempet KA Sindang Marga. 

SRIPOKU.COM, MUARAENIM -- Diduga kurang hati-hati, sopir mobil dumptruck warna hijau B 9239 BYY yang dikemudikan oleh Mulyono (43), warga Bandar Lampung, nyaris tewas diserempet Kereta Api Sindang Marga nomor log 2018916 dengan masinisi Candra (30) yang dibantu kondektur Ramlan Saputra (46) dan asisten Aldo Saputra (25) karyawan PT KAI. Kejadian itu berlangsung di perlintasan KA Simpang Rumah Tumbuh, Muaraenim, Senin (23/5/2016) sekitar pukul 23.55 WIB.

Dari informasi yang berhasil dihimpun di lapangan, Selasa (24/5/2016), lakalantas antara KA Sindang Marga jurusan Kertapati-Lubuklinggau dengan dumptruck, diduga sopir truk lalai dan kurang hati-hati saat melintas di perlintasan KA Rumah Tumbuh yang tidak mempunyai pintu pengaman tersebut.

Sebelum kejadian, mobil dumptruk yang sarat bermuatan pupuk datang dari arah bawah menuju ke arah rumah tumbuh yang kebetulan jalannya menanjak. Ketika akan melintas, sopir dumptruck sudah mengetahui jika akan ada KA Sindang Marga yang membawa penumpang sekitar 200 orang dari arah Kertapati menuju ke Lubuklinggau.

Ketika tiba di dekat lokasi kejadian, mobil truk yang sarat muatan pupuk tetap memaksa melintasi rel KA. Namun belum sempat seluruh badan dumptruck melintas diduga kereta menyerempet bak truk dan sempat membuat dumptruk berputar arah.

Akibat kejadian tersebut, meski tidak ada korban jiwa, namun sopir trauma dan menderita luka-luka ringan dan memar. Sedangkan kendaraannya mengalami rusak cukup parah.

Kapolres Muaraenim AKBP Nuryanto melalui Kasatlantas AKP Andik Sulistiono didampingi Kasubag Humas Iptu Arsyad Agus menyatakan, kecelakaan tersebut tidak ada korban jiwa, hanya kerugian material. Motifnya diduga akibat kelalaian supir dumptruk.

"Kami menghimbau kepada instansi terkait untuk bisa memasang pintu pengaman disetiap perlintasan dalam kota Muaraenim," ujar Kasatlantas Polres Muaraenim.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved