Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Banjir di Palembang

Simpang Polda Langanan Banjir, Petugas PUPR Palembang Tuding Sampah Jadi Biang Keroknya

Penulis: Mita Rosnita
Editor: Yandi Triansyah
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kondisi banjir di Simpang Polda, Kota Palembang. Air masih relatif tinggi pasca hujan turun sejak kemarin hingga pagi tadi, Jumat (9/12/2022)

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Sampah jenis botol dituding menyebabkan banjir yang terjadi di simpang Polda, Kota Palembang, Jumat (9/12/2022).

Sampah banyak yang menumpuk disaluran, sehingga menyebabkan air lama turun dari genangan di jalanan.

Syahrial menyebutkan bahwa banjir yang terjadi pagi ini akibat dari kecilnya saluran air di sekitar lokasi.

"Kami mengerahkan 38 petugas dan penyebab banjir disini itu karena salurannya terlalu sempit dan penampungan airnya tidak tertampung sehingga butuh bantuan pompa," katanya.

Tak hanya itu dirinya menambahkan saat dilakukan pembersihan banyak sekali sampah yang diangkut dan tinggi banjir di gorong-gorong tersebut mencapai leher orang dewasa.

"Banyak sampah apalagi jenis botol dan itu menyebabkan mampetnya gorong-gorong," tambahnya.

Dirinya menghimbau untuk masyarakat harus lebih memperhatikan kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan.

"Sebetulnya soal banjir ini menjadi kesadaran bersama, terlebih penyebab banjir kan terjadi juga karena sampah," kata dia.

Salah seorang pengendara, Yamin (25) mengaku kesal sebab setiap kali hujan dirinya terpaksa harus datang lebih lama dari ketentuan jam kerjanya.

"Setiap kali hujan pasti di sini banji kalau sudah banjir pasti macet dan saya terpaksa datang terlambat menuju ke tempat kerja," katanya kepada Sripoku.com, Jumat (9/12/2022).

Dia menyayangkan lokasi yang seharusnya bersih dari persoalan banjir justru saat ini cukup tinggi digenangi air.

"Disamping ini kan ada kolam retensi, harusnya di sini gak banjir ya," sambungnya.

Berita Terkini