Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Piala Dunia 2022

Jumlah Pengunjung Piala Dunia 2022 Tak Sesuai Harapan Qatar, 2 Minggu Cuma Sampai Jumlah Segini

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Suasana opening ceremony Piala Dunia 2022 (World Cup 2022) di Stadion Al Bayt, Al Khor, Qatar, Minggu (20/11/2022) malam WIB.

SRIPOKU.COM -- Di tengah hiruk pikuk Piala Dunia 2022 yang saat ini sudah memasuki babak 8 besar, ternyata ada sedikit kekecewaan yang tengah dirasakan Qatar selaku tuan rumah.

Awalnya, Qatar berharap jika gelaran Piala Dunia 2022 akan mendatangkan setidaknya 1.2 juta pendatang atau penonton.

Namun, saat turnamen sudah berjalan sebulan, jumlah pendatang yang datang ke Piala Dunia 2022 di Qatar justru tak menyentuh angka yang diharapkan, atau hanya menyentuh angka 765.000 orang.

Data tersebut didapat dari laporan penyelenggara yang dikutip oleh Reuters.

Dengan kompetisi yang sudah memasuki perempat final dan tersisa sekitar seminggu lagi sampai final pada 18 Desember 2022, lonjakan besar pengunjung diperkirakan sulit terjadi.

Penyelenggara sebelumnya memprediksi periode puncak pengunjung internasional adalah 24-28 November 2022 selama penyisihan grup yang sibuk, ketika ada empat pertandingan setiap hari dari 32 tim yang bertanding.

Laporan per 7 Desember 2022 dari Komite Tertinggi untuk Pengiriman dan Warisan (SC) yang menyelenggarakan turnamen mengatakan, dalam 17 hari pertama Piala Dunia ada 765.859 pengunjung internasional, tetapi lebih dari setengahnya kini sudah pulang.

Laporan tersebut juga mencatat 1,33 juta pemegang tiket pertandingan dan total 3,09 juta tiket terjual di delapan stadion Qatar untuk Piala Dunia.

Seorang pejabat Qatar yang tak ingin disebutkan namanya membenarkan angka tersebut, sedangkan SC tidak menanggapi permintaan komentar dari Reuters.

Gelandang Timnas Kroasia, Ivan Perisic (kanan) mencetak gol pertama timnya dalam laga sepak bola babak 16 besar Piala Dunia 2022 Qatar antara Jepang vs Kroasia di Stadion Al-Janoub, di Al-Wakrah, selatan Doha, Qatar, Senin (5/12/2022) waktu setempat. (AFP/ADRIAN DENNIS)

===

Piala Dunia di Qatar, yang pertama diadakan di Timur Tengah, dianggap sebagai salah satu yang termahal dalam hal tiket, hotel, dan minuman beralkohol yang penjualannya dibatasi.

Pengunjung internasional yang lebih sedikit dari perkiraan menyebabkan kelebihan akomodasi yang tak terduga, tetapi sisi positifnya membuat lalu lintas tetap lancar di negara terkecil dari segi populasi dan wilayah sebagai tuan rumah Piala Dunia.

Dikutip dari CNBC pada Rabu (7/12/2022), masuknya pengunjung menambah 25 persen populasi penduduk Qatar yang awalnya berjumlah 3 juta, dengan hanya sekitar 10-12 persen adalah orang Qatar.

"Dengan kompetisi yang masih berlangsung selama seminggu, gelombang pengunjung baru mulai berdatangan dari negara-negara yang mencapai perempat final," kata ofisial Qatar itu kepada Reuters.

Halaman
12

Berita Terkini