Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Berita Palembang

Gelar Program Character Building, Politeknik Darussalam Bangun Karakter Mahasiswa Hadapi Dunia Kerja

Editor: Odi Aria
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Puluhan Mahasiswa Politeknik Darussalam, dari tujuh program studi mengikuti program Character Building yang diselenggarakan di Museum Balaputra Dewa, Palembang

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -Puluhan Mahasiswa Politeknik Darussalam, dari tujuh program studi mengikuti program Character Building yang diselenggarakan di Museum Balaputra Dewa, Palembang.

 

Ketujuh Program Studi tersebut ada 
D4 Teknologi Rekayasa Multi Media, D4 Sains Data Terapan, D4 Administrasi Bisnis Internasional, D3 Akuntansi, D3 Administrasi Niaga, D3 Usaha Perjalanan Wisata, dan D3 Paralegal/Hukum.


"Character Building merupakan pembekalan bagi mahasiswa Politeknik Darussalam untuk lebih mengasah kemampuan dan persiapan memasuki dunia kerja sedari dini," kata Ketua Yayasan Prasetiya Mandiri Dr. H. Suheriyatmono, S.E., M.M., AK., CA melalui Direktur Politeknik Darussalam, Sri Porwani, S.E., M.Si, Minggu (4/12/2022)


Menurutnya, ada 48 mahasiswa yang mengikuti charater building hari ini yang digelar indoor dan outdoor.

Mereka dibekali agar mampu mengidentifikasi diri sehingga terbuka apa yang mereka inginkan. 


"Kenapa sedari awal sudah dilakukan pembekalan ini? Setelah lulus dari Politeknik Darussalam mereka sudah siap memasuki dunia kerja," katanya.


Pembekalan ini, tidak hanya berhenti sampai di sini saja, masih ada tahap selanjutnya, seperti Character Building 2, soft skill dan keahlian kompetensi lainnya sesuai dengan bidang keilmuannya.


Ia juga berharap, dengan diadakan pembekalan ini, para mahasiswa setelah lulus nanti mampu menghadapi tantangan dunia kerja dan memiliki keahlian diri masing-masing.


Character Building yang berlangsung mulai dari pagi hingga sore hari ini menghadirkan lima trainer, Mr. Gentur, Mr. Yudi, Mr. Awit, Mr. Aga, dan Mr. Fine dari Global Mandiri Training Department dari Cibubur Bogor.


Mr Awit, mewakili para trainer menjelaskan, program character building dilakukan melalui beberapa games atau permainan seperti passing telur untuk melatih kerja sama, boombox untuk melatih fokus dan memori, lalu ada menyusun sepatu yang bermanfaat untuk mempererat kerja sama, berani ambil resiko, atau peluang.


"Ada dua value utama dalam program ini, pertama, Self Awareness, di mana dia peduli bahwa diri mereka itu berharga dan harus dikembangkan potensi yang dimiliki. Value kedua, Responsible, apa yang mereka lakukan sekarang berdampak pada masa depan, harus benar-benar tanggung jawab," katanya


Ia juga mengharapkan dengan pembekalan character building ini para mahasiawa lebih terlihat atau being visible sehingga peluang akan datang dengan sendirinya, berani ambil tantangan, dan berani ambil peluang.


"Gimana sih supaya kelihatan? Ya jangan mager, artinya dia harus bisa menunjukkan kompetensi yang mereka punya, jangan malu lagi, harus berani," katanya 


Ia juga menyarankan, para mahasiswa harus bisa Self Selling, bukan untuk membanggakan diri, namun agar orang lain tahu kompetensi yang dimiliki dan otomatis peluang akan datang.

Berita Terkini