Hati-hati, Ternyata Dua Sosok Manusia Ini Disukai Dajjal di Akhir Zaman

Seperti berbagai hal yang dibutuhkan untuk bertahan dan memerangi Dajjal, dan gerakan-gerakan anti-agama yang menimbulkan berbagai kejahatan atas kema

Penulis: Candra Okta Della | Editor: Candra Okta Della
Ist/net
Ilustrasi Dajjal 

SRIPOKU.COM -- Akhir zaman menjadi satu hal yang pasti terjadi dan patut diimani oleh umat Muslim. 

Termasuk tanda dan apa yang akan terjadi dalam proses menuju penghujung waktu dunia itu. 

Namun hal yang paling mengerikan mendekati akhir zaman adalah fitnah dajjal

Makhluk yang akan menyebabkan kehancuran itu, akan mendatangi semua manusia kecuali dua kota yang tidak bisa ia masuki Madina dan Mekkah. 

Artinya, semua penjuru negeri akan didatangi Dajjal untuk mengajak semua manusia menjadi pengikutnya. 

Namun tahukah, ada dua orang lelaki yang sangat disukai Dajjal.

Siapa dia?

Awas fitnah Dajjal
(IST)

Diriwayatkan oleh An-Nawwas ibn Sam’an : “Dia, yang hidup dan melihatnya (Dajjal) harus membacakan di depannya ayat-ayat pembukaan Surat Al Kahfi,” (HR Muslim).

Diriwayatkan oleh Abu Umamah al-Bahili : “Barangsiapa memasuki nerakanya (Dajjal), mintalah pertolongan Allah dan bacakan ayat pembukaan Surat Al Kahfi, dan hal ini akan mendinginkan dan mendamaikannya, seperti api menjadi dingin terhadap Ibrahim,” (HR Ibnu Katsir).

Tanda-tanda dan rahasia Hari Akhir

Satu alasan mengapa Rasulullah SAW menganjurkan orang-orang beriman membaca Surat Al Kahfi saat Dajjal mencoba membujuk rayu adalah karena surat ini berisi isyarat penting mengenai Hari Akhir.

Seperti berbagai hal yang dibutuhkan untuk bertahan dan memerangi Dajjal, dan gerakan-gerakan anti-agama yang menimbulkan berbagai kejahatan atas kemanusiaan, yang ingin disebarkan oleh Dajjal ke seluruh dunia.

Surat Al Kahfi ini juga berisi berbagai pelajaran bagi kaum Muslimin.

Anjuran Rasulullah SAW untuk menghapalkan dan membaca surat ini dengan penuh perhatian adalah suatu isyarat kuat tentang hal ini.

Seperti kita akan lihat di seluruh bab ini, pengalaman Ashabul Kahfi yang tinggal di sebuah masyarakat yang kafir, pelajaran bahwa Musa AS belajar dari Khidr, dan pemerintahan di atas dunia yang didirikan oleh Dzulkarnain AS agar dapat menyebarkan nilai-nilai Islam, adalah perkara-perkara yang perlu direnungkan oleh orang-orang beriman.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved