Jepang Lawan Paling Berat Timnas Voli di Palembang

Sakai Blazer adalah tim voli terkuat asal Jepang. Klub itu dihuni pemain Timnas dengan level permainan di atas rata-rata pemain Asia.

Penulis: Hendra Kusuma | Editor: Hanafijal

PALEMBANG, SRIPOKU.COM---Sakai Blazer adalah tim voli terkuat asal
Jepang. Karena klub asal Negeri Sakura itu dihuni pemain Timnas
memiliki kualitas dengan level permainan di atas rata-rata pemain
negara-negara Asia.
Makanya, Bank SumselBabel Indonesia menganggap mengalahkan Jepang
di Asian Mans Club Championship 2011 seperti mimpi. Pasalnya,
selain Iran, Jepang adalah tim kuat di ajang yang menjadi tes
even SEA Games yang akan berlangsung 22-30 Juli.
"Mengalahkan Jepang adalah mimpi, karena itulah kita sangat ingin
berjumpa mereka. Level permainan mereka di atas tim-tim di negara
Asia," kata pelatih Timnas, Dadang Sudarjat, Senin (18/7).
Menurut Dadang, bukannya Timnas pesimis jika menghadapi Jepang,
hanya perlu membaca kekuatan-kekuatan lawan. Menghadapi Jepang
sangat baik bagi para pemain sebagai bentuk ujicoba dan persiapan
menghadapi SEA Games.
"Kita tetap optimis, namun untuk Jepang memang sulit untuk
dikalahkan. Kalau menghadapi Myanmar, Thailand dan Vietnam tidak
ada masalah. Kita mampu mengatasi mereka," ujar Dadang dengan
yakin.
Menurut dia, Timnas berkekuatan 12 pemain dengan tiga pemain dari
Bank Sumselbabel, dan selebihnya dari berasal Surabaya Samator.
Dari Bank SumselBabel ada dua pemain inti yakni Agung Seganti dan
Andre. Maklum para pemain Surabaya Samator rata-rata pemain
Timnas SEA Games.
"Semuanya adalah pemain Timnas, kita libatkan di sini sebagai
bentuk ujicoba SEA Games," jelas Dadang.
Menurut Dadang, tim Indonesia menargetkan lolos ke babak delapan
besar Kejuaraan Voli Antarklub Putra se-Asia itu. Mereka tidak
memasang target muluk-muluk mengingat tim-tim kuat di Asia ambil
bagian pada kejuaraan ini.
"Ada Jepang yang menjadi juara pada kejuaraan senior di Manila,
dan Iran yang menjadi juara dua tahun lalu," ujar Dadang.
Dia menambahkan, target masuk delapan besar itu cukup realistis,
mengingat tim hanya dipersiapkan dalam waktu kurang dari dua
minggu. "Para pemain baru berkumpul kira-kira dua minggu lalu,
setelah sebelumnya memperkuat klub masing-masing pada ajang
Proliga dan Piala Presiden di Bandung," ujarnya.
Panitia bidang transportasi, Jefri Haryanto mengatakan, ada 12
klub peserta akan lengkap pada 21 Juli nanti. Setelah Irak dan
Myanmar serta Timnas tiba pada Senin (18/7), maka Thailand,
Vietnam dan Afganistan akan datang pada Rabu (20/7).
"Dipastikan 21 Juli 12 tim peserta sudah berkumpul," urainya.
Koordinator Tes Even SEA Games 2011, Dhennie Zainal mengatakan,
persiapan sudah dalam tahap finishing karena semua perlengkapan
pertandingan sudah dipersiapkan termasuk peralatan pertandingan
yang didatangkan dari pusat juga sudah dipasang."Persiapan kita
sudah matang," urai Dhennie.
Tim Indonesia berada satu grup dengan Jepang, China, Afghanistan,
Uzbekistan, dan Vietnam. Pada perhelatan se Asia ini, Timnas akan
mengawali laga pembuka dengan menghadapi Vietnam.


12 klub Peserta
Etisalat (Afghanistan), Tang Dhynasty (China), Paykan (Iran),
Bank SumselBabel (Indonesia), Sakai Blazers (Jepang). Selanjutnya
Asia World Club (Myanmar), Ar Rayyan (Qatar), Chang (Thailand),
Talyp Sport (Turkmeinistan), Almaty (Kazakstan), Uzbektelecom
(Uzbekistan), dan Vietnam (PTSC).

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved