Jenazah Alvi Dekap Alquran

Jenazah Alvi, Yuliansyah, dan Toyib dimakamkan di TPU Nagaswidak setelah dimandikan dan disalatkan di Musala Habib Abdurahman Kelurahan 13 Ulu, SU II.

Jenazah Alvi Dekap Alquran
SRIPO/ZAINI
KELUARGA SANTRI — Keluarga dan kerabat alm M Alvi Syahrir Alhafiz menangis ketika melihat lokasi kejadian tenggelamnya tiga santri di perairan Sungai Musi, Lrg Al Munawar RT 24, Kelurahan 13 Ulu Palembang, Senin (30/8). 

Ditambahkan Syairozi, Alvi pergi bawa Alquran, ponsel, dan kontak motor.

Alquran tersebut dimiliki Alvi sejak 1 Maret 2007 saat ia mulai belajar menghafalnya.

“Itu Alquran kesayangan dan tidak pernah lepas jika Alvi mau pergi kemana saja,” ujarnya.

Yai, Muncullah Proses pencarian Alvi dramatis. Tim bergerak sejak pagi tapi belum ada tanda bakal ditemukan.

Pada pukul 13 30, Komarudin, pawang dari Srinanti ikut membantu mencari Alvi.

Ketika Komarudin menggelar ritual di dermaga depan Musala Habib Abdurrahman, suara tangis membuat kaget terdengar dari arah musala.

Baca: Kisah Seorang Pastor yang Mengobrol dengan Raja Salman dalam Bahasa Arab

Nur Aini (47), ibu Alvi berjalan ke dermaga bersama kedua anak perempuan sambil menangis dan memanggil;

“Yai, muncullah, ibu tunggu di rumah.”  

Ada sekitar 5 menit panggilan itu diulang sambil melemparkan garam ke sungai, membuat merinding warga yang ikut menunggu di dermaga.

Halaman
1234
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved