Kunci Jawaban

Kunci Jawaban Pendidikan Pancasila Kelas 6 SD Halaman 109 Kurikulum Merdeka, Ayo Menemukan

Berikut adalah kunci jawaban Pendidikan Pancasila kelas 6 SD halaman 109 semester 1 Kurikulum Merdeka, Ayo Menemukan.

|
Penulis: Ayu Wahyuni | Editor: Ayu Wahyuni
buku.kemdikbud.go.id
ILUSTRASI KUNCI JAWABAN - Pendidikan Pancasila kelas 6 SD halaman 109 semester 1 Kurikulum Merdeka, Ayo Menemukan. 

SRIPOKU.COM - Berikut adalah kunci jawaban Pendidikan Pancasila kelas 6 SD halaman 109 semester 1 Kurikulum Merdeka.

Siswa dihadapkan dengan tugas Ayo Menemukan yang terdapat pada buku Pendidikan Pancasila kelas 6 SD halaman 109 semester 1 Kurikulum Merdeka.

Mengutip dari YouTube Kunci Jawaban, inilah kunci jawaban Pendidikan Pancasila kelas 6 SD halaman 109 semester 1 Kurikulum Merdeka yang dapat dipelajari.

Baca juga: Kunci Jawaban Pendidikan Pancasila Kelas 6 SD Halaman 107 Semester 1 Kurikulum Merdeka, Ayo Menulis

Ayo, Menemukan

Bangga dengan Keberagaman Budaya dan Agama

Indi, Bonar, Sedi, dan Pigey sedang menonton pertunjukan tari pendet yang dibawakan oleh Manda dan beberapa teman di sekolah. Sambil menikmati keindahan tarian tersebut, mereka pun berbincang pelan.

Bonar mengawali pembicaraan, "Keren, ya, penampilan Manda dan teman-teman kelompoknya."

Sedi menyahut, "Iya. Setahuku, mereka latihan rutin dua kali dalam seminggu."

Indi berkata, "Iya juga, ya. Manda hebat. Walaupun ayah dan ibunya dari Nusa Tenggara Barat, tapi ia bisa menarikan tarian Bali dengan sangat bagus."

Baca juga: Kunci Jawaban Pendidikan Pancasila Kelas 6 SD Halaman 106-107 Kurikulum Merdeka, Tugas 3

Pigey pun menyahut, "Kita juga harus mau belajar dan melestarikan budaya sendiri dan budaya daerah lain."

Bonar berkata sambil tersenyum bangga, "Kita juga hebat, dong. Kita berasal dari daerah yang berbeda-beda, tetapi mau menampilkan lagu 'Dari Sabang sampai Merauke' dengan angklung bersama-sama."

Teman-temannya pun mengangguk sambil tersenyum.

Indi pun menambahkan, "Kita harus bangga memiliki kebudayaan yang beragam."

Bonar berkata, "Kalau kita tidak memiliki toleransi, kita bisa ribut terus. Jika saya berbahasa Batak, Pigey menggunakan bahasa suku Dani, Sedi memakai bahasa Sunda, nanti enggak nyambung kita mengobrolnya."

Teman-temannya serempak menanggapi sambil tersenyum lebar, "Betul itu ...."

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved