Lowongan Kerja

CARA Daftar Program Kerja WHV ke Australia 2025, Gaji Rp 300 Ribu per Jam, Ini Syarat Diperlukan

WHV Australia 2025 menawarkan pengalaman tak hanya dari sisi finansial, tetapi juga pengembangan diri.

Editor: pairat
Kompas.com/DOK RICKY MALVIN via ABC INDONESIA
KERJA di PERKEBUNAN MANGGA - Ricky Malvin (kanan) asal Bandung sekarang bekerja di sebuah perkebunan mangga di Queensland. 

SRIPOKU.COM - Berikut cara daftar program kerja WHV ke Australia 2025, gaji mencapai Rp 300 ribu per jam, berikut syarat yang diperlukan.

WHV adalah kependekan dari Working Holiday Visa, yakni program kerja yang ada di Asutralia.

Seperti diketahui bekerja sambil berlibur ke luar negeri kini jadi impian banyak anak muda Indonesia. 

Nah, WHV Australia 2025 menjadi salah satu pilihan tepat karena kesempatan emas bagi anak muda yang mau liburan namun sekaligus bisa menghasilkan cuan di Luar Negeri.

WHV Australia 2025 adalah program resmi yang paling diminati.

Visa ini memungkinkan Warga Negara Indonesia (WNI) usia 18–30 tahun untuk tinggal di Australia, menikmati suasana baru, sekaligus memperoleh penghasilan dari berbagai pekerjaan legal di sana. 

WHV Australia 2025 menawarkan pengalaman tak hanya dari sisi finansial, tetapi juga pengembangan diri.

Merianti, warga negara Indonesia yang mengikuti program WHV di Australia.(Dok.pribadi)
Merianti, warga negara Indonesia yang mengikuti program WHV di Australia.(Dok.pribadi) (Kompas.com)

Merianti, salah satu pemegang WHV, mengaku mendapatkan gaji sekitar 30,13 AUD per jam atau setara Rp 331.000. 

Pekerjaan yang ia jalani pun beragam, mulai dari waitress, pencuci piring, pekerja gudang, hingga sorting buah di perkebunan. Dengan gaji mingguan atau dua mingguan, ia bisa mencukupi biaya hidup, menabung, bahkan belajar mandiri hidup di negara orang. 

Menurut Merianti, sistem kerja di Australia sangat menghargai pekerja. Tidak ada diskriminasi, aturan soal bullying dan pelecehan sangat tegas, dan gaji pun adil, termasuk untuk kerja lembur. Pekerja juga diwajibkan mendapatkan waktu istirahat yang cukup. 

Untuk bisa bertahan di pekerjaan fisik seperti petik buah atau cleaning service, ketahanan fisik dan adaptasi menjadi kunci. 

Tak hanya dokumen, pelamar akan langsung dinilai dari kemampuan praktik kerja di lapangan melalui sistem trial. 

Tantangan dan proses mendapatkan WHV Meski terdengar menjanjikan, mendapatkan WHV bukan perkara mudah. Konten kreator Dea Rachma menyebut bahwa peluang lolos WHV lebih sulit daripada tiket konser. 

Pemerintah Australia memberlakukan kuota ketat, dan pendaftar harus memenuhi syarat usia, kemampuan bahasa Inggris, serta bukti dana tabungan minimal AUD 5.000 atau setara Rp 53 juta. 

Setelah lolos, pemegang WHV harus memenuhi syarat tambahan jika ingin memperpanjang visanya, seperti bekerja di wilayah dan sektor tertentu. Dea memilih pekerjaan sebagai cleaning service di perusahaan tambang, yang mengharuskannya membersihkan 23 kamar dalam sehari, bekerja dari pukul 05.00–17.00 selama 9 hari kerja dengan waktu libur 5 hari. 
Meski berat, Dea memilih pekerjaan itu demi masa depan finansialnya. “Yang jalanin hidup itu kita sendiri. Jadi enggak perlu dengar omongan orang,” ujarnya. 

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved