Perkelahaian Antar Warga di Selapan

Viral Perkelahian Antar Warga di Tulung Selapan OKI Sumsel, 1 Korban Tewas

Tampak dalam postingan video itu  banyak warga yang turut menyaksikan dan ada juga mencoba melerainya.

Penulis: Nando Davinchi | Editor: Odi Aria
Dokumen Warga
PERKELAHIAN ANTAR WARGA- Video perkelahian antar warga terjadi di Kelurahan Tulung Selapan Ulu, Kecamatan Tulung Selapan, Kabupaten Ogan Komering Ilir dan menjadi viral dibagikan di sejumlah media sosial. Satu orang dikabarkan tewas dalam insiden tersebut. 

SRIPOKU.COM, KAYUAGUNG -- Video perkelahian antar warga terjadi di Kelurahan Tulung Selapan Ulu, Kecamatan Tulung Selapan, Kabupaten Ogan Komering Ilir dan menjadi viral dibagikan di sejumlah media sosial.

Dalam postingan tersebut terdapat beberapa orang bapak-bapak yang tengah memukuli seorang korban hingga dinyatakan meninggal dunia.

Tampak dalam postingan video itu  banyak warga yang turut menyaksikan dan ada juga mencoba melerainya.

Saat dikonfirmasi Kapolres OKI, AKBP Eko Rubiyanto melalui Kapolsek Tulung Selapan, AKP Budi Santoso membenarkan peristiwa keributan yang terjadi seperti video beredar di medsos.

"Benar, kejadian keributan itu terjadi di Desa Tulung Selapan Ulu kemarin sekitar pukul 14.30 WIB," ungkapnya sewaktu dikonfirmasi Senin (5/4/2025) pagi.

Dikatakan Budi, pihaknya saat ini tengah melakukan pemeriksaan untuk  mengetahui penyebab pasti terjadi nya perkelahian antar warga setempat.

"Belum tahu penyebabnya, karena kita masih melakukan penyelidikan," urainya.

Dikonfirmasi secara terpisah Camat Tulung Selapan, M Soleh mengatakan atas insiden perkelahian menyebabkan seorang warga bernama Madrasah (53) meninggal dunia dan telah dimakamkan.

"Terkait insiden ini sudah ditangani oleh pihak kepolisian, kabarnya salah satu pelaku yaitu Elen (30) telah ditangkap anggota Polsek Tulung Selapan," ujar Soleh.

Saat disinggung terkait penyebab perkelahian, Soleh mengutarakan hal ini diakibatkan permasalahan antara anak korban dan juga pelaku.

Sehingga membuat kedua belah pihak bersitegang dan terjadilah peristiwa perkelahian tersebut.

"Katanya pasal anak, kemudian memicu terjadinya perkelahian tersebut," tutupnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved