Berita Palembang

Kabar Gembira Warga Gandus: Jalan Lettu TKR Karim Kadir Kembali Lancar, Perbaikan Sudah Dimulai

Setelah sempat lumpuh akibat ambles saat musim pasang Sungai Musi, kondisi Jalan Lettu TKR Karim Kadir di kawasan Gandus, Palembang berangsur normal.

Penulis: Syahrul Hidayat | Editor: tarso romli
sripoku.com/syahrul hidayat
PEMADATAN TIMBUNAN TANAH - Alat berat Stum sedang memadatkan dan meratakan timbunan tanah di ruas yang ambles di Jalan Lettu TKR Karim Kadir kawasan Gandus, Palembang, Sabtu (19/4/2025). Menurut warga sekitar pengerjaan sudah dimulai sejak dua minggu lalu. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG  - Setelah sempat lumpuh akibat ambles saat musim pasang Sungai Musi, kondisi Jalan Lettu TKR Karim Kadir di kawasan Gandus, Palembang, kini berangsur normal dan dapat dilalui kendaraan dengan lancar.

Penimbunan yang telah berlangsung selama dua minggu terakhir menjadi angin segar bagi warga dan pengguna jalan yang sebelumnya kesulitan melintas.

"Alhamdulillah, sekarang jalan sudah bisa dilewati. Dulu susah sekali, apalagi kalau pas air sungai naik," ujar Feri (34), seorang warga yang ditemui di lokasi pada Sabtu (19/4/2025) siang.

Pantauan di lokasi menunjukkan sejumlah alat berat seperti Stum (stombal) sedang meratakan timbunan tanah di area jalan yang sebelumnya ambles. Terlihat pula aktivitas pengeboran tanah oleh petugas, diduga untuk pengambilan sampel sebagai persiapan perbaikan permanen.

Namun, keluhan baru kini muncul seiring dengan lancarnya lalu lintas. "Sekarang masalahnya debu. Kalau mobil dan motor lewat, debunya masuk ke rumah kami," keluh Feri. Ia berharap pemerintah segera melakukan penyiraman jalan secara rutin untuk mengatasi masalah debu ini.

Lebih lanjut, Feri mengungkapkan bahwa rumahnya termasuk yang terdampak proyek pembangunan jembatan di sekitar lokasi. Sekitar sepuluh meter dari titik jalan ambles telah dibebaskan, dan dua rumah warga terpaksa dibongkar dan dimundurkan. "Baru sebagian barang yang kami pindahkan. Itu pun kami lakukan dengan biaya sendiri, pinjam sana sini," ungkapnya dengan nada berharap adanya ganti rugi dari pemerintah.

Senada dengan Feri, Yani, warga lain yang juga rumahnya terkena dampak, membenarkan bahwa penimbunan jalan baru dilakukan. "Semoga lekas dibangun permanen. Biar tidak berdebu lagi kalau panas dan tidak becek kalau hujan," harap Yani. Ia juga menyinggung soal ganti rugi yang hingga kini belum ada kejelasan. "Katanya sih ada uang ganti rugi, tapi sampai sekarang belum dibayar. Nominalnya juga belum tahu berapa," imbuhnya.

Sebelumnya, Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Tata Ruang (PUBM-TR) Sumatera Selatan telah mengumumkan alokasi dana sebesar Rp7,5 miliar untuk perbaikan jalan rusak di Jalan Lettu Karim Kadir Gandus Palembang.

Kepada sejumlah media, Kepala Dinas PUBM-TR Sumsel, Affandi, pada Jumat (11/4/2025) menjelaskan bahwa perbaikan akan dimulai pada akhir April 2025 dengan menggunakan fondasi tiang pelat (pile slab) sepanjang 70 meter dan lebar 6 meter. Rencananya, perbaikan ini juga akan melibatkan relokasi rumah warga yang berada di sekitar lokasi proyek. 

Simak berita menarik lainnya di sripoku.com dengan mengklik Google News.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved