Breaking News

Harga Emas di Palembang

 Harga Emas Perhiasan di Palembang Turun Tipis Imbas Melemahnya Dolar, Dibanderol Rp 10,6 Per Suku

Setelah membeku selama tiga hari berturut-turut, harga emas perhiasan di Palembang akhirnya menunjukkan pergerakan.

Penulis: Hartati | Editor: Yandi Triansyah
SRIPOKU.COM / Hartati
HARGA EMAS - Pantauan harga di toko emas Makmur Jaya, kawasan Terminal Perumnas Palembang, menunjukkan bahwa harga emas perhiasan dibanderol Rp 10.610.000 per suku, Selasa (15/4/2025). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Setelah membeku selama tiga hari berturut-turut, harga emas perhiasan di Palembang akhirnya menunjukkan pergerakan.

Hari ini, Selasa (15/3/2025), kabar gembira datang bagi para calon pembeli, karena harga emas perhiasan mengalami penurunan tipis.

Pantauan harga di toko emas Makmur Jaya, kawasan Terminal Perumnas Palembang, menunjukkan bahwa harga emas perhiasan hari ini dibanderol Rp 10.610.000 per suku.

Angka ini menunjukkan penurunan sebesar Rp 70 ribu dibandingkan harga kemarin yang mencapai Rp 10.680.000 per suku.

Tak hanya per suku, harga emas perhiasan yang dijual per gram juga ikut terkoreksi. Hari ini, harga emas perhiasan per gram dipatok sebesar Rp 1.590.000, atau turun Rp 10 ribu dari harga sebelumnya yang berada di angka Rp 1.600.000 per gram.

Perlu diketahui, harga tersebut merupakan harga emas perhiasan dengan berat standar 6,7 gram atau setara satu suku untuk emas perhiasan dengan kadar 22 karat atau 92 persen.

Harga ini juga sudah termasuk biaya upah pembuatan yang berlaku di toko emas Makmur Jaya.

Menurut pengamatan pedagang emas, penurunan tipis harga emas perhiasan ini dipicu oleh melemahnya nilai tukar Dolar Amerika Serikat terhadap Rupiah. Saat ini, indeks Dolar global memang terpantau mengalami penurunan.

Korelasi antara nilai tukar Dolar dan harga emas memang cukup erat. Emas dunia diperdagangkan menggunakan mata uang Dolar. Ketika nilai Dolar melemah, secara otomatis harga emas dalam mata uang lain, termasuk Rupiah, cenderung menjadi lebih murah.

Fluktuasi harga emas sendiri dipengaruhi oleh berbagai faktor kompleks. Ketegangan perdagangan internasional, kebijakan ekonomi negara-negara besar, serta ketidakpastian yang terjadi di pasar keuangan global menjadi beberapa pemicu utama pergerakan harga emas.

Dalam beberapa bulan terakhir, harga emas global sempat mengalami lonjakan signifikan. Hal ini dipicu oleh ketidakpastian ekonomi global yang dipicu oleh perang dagang antar negara, lonjakan inflasi yang melanda beberapa negara besar, serta kekhawatiran akan terjadinya resesi global. Namun, dengan sedikit meredanya tekanan terhadap nilai tukar Rupiah, harga emas perhiasan di tingkat lokal pun ikut menyesuaikan diri.

Penurunan tipis harga emas perhiasan ini tentu menjadi angin segar bagi masyarakat Palembang yang berencana membeli atau menambah koleksi perhiasan emas mereka.

Meskipun penurunannya tidak terlalu signifikan, namun tetap memberikan peluang untuk mendapatkan emas dengan harga yang lebih terjangkau.

Para calon pembeli disarankan untuk terus memantau perkembangan harga emas dan nilai tukar Rupiah sebelum melakukan transaksi.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved