Profil dan Sosok

Kolaborasi Plt Lurah dan Seklur, Kelurahan 9/10 Ulu Jakabaring Terus Berbenah

Kelurahan 9/10 Ulu, Kecamatan Jakabaring, Kota Palembang, kini dipimpin oleh Plt Lurah Dian Mayasari SSTP MSi yang berkolaborasi

Penulis: Mat Bodok | Editor: Yandi Triansyah
SRIPOKU.COM / Mat Bodok
KOLABORASI - Plt Sekretaris Lurah (Seklur) Nanan Ferdinan saat diwawancarai, Jumat (21/3/2025). Meskipun memiliki tugas ganda, keduanya berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi warga. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG Kelurahan 9/10 Ulu, Kecamatan Jakabaring, Kota Palembang, kini dipimpin oleh Plt Lurah Dian Mayasari SSTP MSi yang berkolaborasi dengan Plt Sekretaris Lurah (Seklur) Nanan Ferdinan.

Meskipun memiliki tugas ganda, keduanya berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi warga.

Dian Mayasari, yang juga menjabat sebagai Kasi Pelayanan Umum di Kecamatan Jakabaring, mengatur waktunya dengan baik.

Pagi hari, ia fokus melayani warga di Kantor Kelurahan 9/10 Ulu, yang juga merupakan lokasi pasar tradisional terbesar di Palembang.

Siang harinya, ia beralih tugas ke Kantor Camat Jakabaring, sementara Seklur mengambil alih tugas di Kelurahan.

"Alhamdulillah, saya dipercaya oleh Pimpinan untuk menjabat sebagai Plt Lurah 9/10 Ulu," kata Dian Mayasari.

Ia menambahkan bahwa jarak antara kantor kelurahan dan kecamatan hanya 2 kilometer, sehingga tidak menjadi kendala besar.

"Saya sama Seklur sama-sama Plt dan berkolaborasi yang baik antara Staf di kelurahan menjadi kekuatan kami untuk bersama melayani warga yang lebih baik," ujarnya.

Plt Seklur 9/10 Ulu, Nanan Ferdinan, memaparkan bahwa kelurahan ini memiliki 11.714 jiwa penduduk yang tersebar di 43 RT dan 8 RW.

Secara geografis, wilayah ini berada di dataran rendah, terutama di RT 5, RT 9, Lorong Sepakat, Sungai Aur, dan H Umar.

"Tempat ini apabila air Sungai Musi pasang atau naik dan diguyur hujan dipastikan air pasang akan merendam sebagian rumah warga," kata Ferdinan.

Untuk mengatasi masalah ini, pemerintah kelurahan berencana menyediakan mesin pompa air.

Selain itu, mereka juga berencana membersihkan dan mengeruk aliran Sungai Aur yang dangkal, serta mengusulkan tempat pembuangan sampah sementara karena kelurahan ini tidak memiliki areal pembuangan sampah.

"Inovasi lain ke depan lurah akan mengusulkan tempat pembuangan sampah sementara yang berada di kawasan Kecamatan Jakabaring, karena di kawasan 9/10 Ulu tidak ada areal pembuangan sampah," ungkap Ferdinan.

Ia juga mengajak warga untuk menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah ke sungai.

Dengan kolaborasi dan berbagai inovasi yang direncanakan, Kelurahan 9/10 Ulu diharapkan dapat memberikan pelayanan yang lebih baik dan lingkungan yang lebih nyaman bagi warganya.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved