Berita Banyuasin
Buntut Video Viral Celoteh Anggota DPRD Banyuasin soal Efisiensi, Garda Prabowo Geruduk Kantor DPRD
Aksi ini dipicu oleh video viral yang menampilkan sejumlah anggota DPRD Banyuasin sedang asyik makan-makan dan berceloteh tentang anggaran dinas
Penulis: Ardiansyah | Editor: Yandi Triansyah
SRIPOKU.COM, BANYUASIN - Massa yang tergabung dalam Garda Prabowo turun ke jalan, menyuarakan aspirasi mereka di depan gedung DPRD dan Pemkab Banyuasin.
Aksi ini dipicu oleh video viral yang menampilkan sejumlah anggota DPRD Banyuasin sedang asyik makan-makan dan berceloteh tentang anggaran dinas yang terancam efisiensi.
Massa menilai, perilaku para wakil rakyat tersebut tidak pantas, terutama di tengah upaya pemerintah pusat untuk melakukan efisiensi anggaran.
Mereka menuntut agar partai politik yang menaungi anggota dewan tersebut segera melakukan evaluasi.
"Kami meminta kepada partai yang kadernya terlibat dalam kegiatan tersebut, untuk segera mengevaluasi," tegas Ketua Garda Prabowo Banyuasin, H Nurkholis, dalam orasinya.
Selain itu, massa juga mendesak Badan Kehormatan DPRD Banyuasin untuk memberikan sanksi tegas kepada Ketua DPRD Banyuasin, Abdul Rais, dan anggota dewan lainnya yang terlibat dalam video tersebut.
Mereka dianggap tidak mendukung program pemerintah pusat yang tertuang dalam Inpres Nomor 1 Tahun 2025 tentang efisiensi anggaran.
"Harusnya Ketua DPRD Banyuasin Abdul Rais dan anggota DPRD Banyuasin yang ada di dalam video yang viral tersebut harus tegak lurus mematuhi kebijakan presiden," lanjut Nurkholis.
Tak hanya itu, Garda Prabowo juga meminta Bupati dan Wakil Bupati Banyuasin untuk menjalankan program prioritas sesuai dengan kebijakan Presiden Prabowo Subianto.
Mereka menyatakan siap mendukung setiap kebijakan yang pro rakyat.
Menanggapi aksi massa, Sekretaris Daerah (Sekda) Banyuasin, H Erwin Ibrahim, yang menemui pengunjuk rasa di depan kantor bupati, mengapresiasi dukungan mereka terhadap program efisiensi anggaran.
Ia menjelaskan bahwa efisiensi masih terus berjalan dan hasilnya akan digunakan untuk sektor-sektor prioritas seperti pendidikan, pembangunan, dan penanganan stunting.
"Untuk saat ini, efisiensi masih terus berlangsung. Sehingga, belum ada pencairan sama sekali. Nantinya, hasil dari efisiensi akan digunakan untuk pendidikan, pembangunan, pencegahan stunting dan program lainnya. Ini semuanya, pastinya untuk kepentingan masyarakat," jelas Erwin.
| Ular Piton Tiga Meter Mangsa Ayam Warga Betung, Petugas Damkar Turun Tangan |
|
|---|
| Ada Emak-emak Jagoan di Banyuasin, Nekat Jadi 'Penguasa' Narkoba Antar Desa Jalur Muara Telang |
|
|---|
| Enam Pejabat Strategis Polres Banyuasin Resmi Berganti, AKP Sayyid Malik Ibrahim Jabat Kasatlantas |
|
|---|
| Breaking News : Sesosok Mayat Wanita Ditemukan di Sungsang Banyuasin, Polisi Sebut Warga Palembang |
|
|---|
| Buaya Muara Tiga Meter Masuk Perangkap Warga di Desa Gasing, Petugas Damkar Turun Tangan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/Garda-Prabowo-Banyuasin.jpg)