Berita Palembang
Jalan Lettu Karim Gandus Semakin Menurun dan Banyak Lubang, Warga Mengeluh Kesulitan Melintas
Ini juga diperparah dengan adanya truk truk besar dan bermuatan yang berat, melintasi jalan ini, membuat kualitas jalan semakin menurun.
Penulis: Angga | Editor: Fadhila Rahma
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Jalan Lettu Karim Kadir, ceritanya belum usai, mengingat saat ini sungai Musi yang sedang pasang serta di timpa air hujan membuat masyarakat setiap pagi dan sore harus melalui jalan tersebut.
Hal ini diperparah dengan jalan Lettu Karim Kadir Gandus ini, semakin menurun dan banyak lubang yang dapat membahayakan pengendara motor yang memaksa melintasi jalan, dengan kecepatan tinggi agar kendaraannya tidak mati.
Ini juga diperparah dengan adanya truk truk besar dan bermuatan yang berat, melintasi jalan ini, membuat kualitas jalan semakin menurun.
Bantuan sementara dari pemerintah berupa batu koral bukan menjadi solusi untuk pengendara sebab batu koral tersebut membuat para pengendara motor khususnya sering kehilangan keseimbangan dan ini sangat membahayakan.
Baca juga: Tanpa Sebab, ODGJ di Lubuklinggau Bacok Tetangga Hingga Kritis, Korban di Rujuk Ke Palembang
Batu koral ini juga menjadi penghambat bagi masyarakat yang ingin melintasi jalan ini dengan memaksakan kendaraannya, hingga membuat kendaraan mati di pertengahan jalan.
Ilham, salah satu pengendara yang memaksakan kendaraannya, hingga pertengahan jalan membuat motornya mati, mengungkapkan jika baru koral, menjadi penghambatnya dalam melintasi jalan Lettu Karim Kadir Gandus yang rusak ini.
"Gara gara baru koral itu tadi licin jadi sempet hilang keseimbangan jadi ngerem, motor saya mati pas dipertengahan jadi terpaksa saya harus pergi bekerja dengan keadaan sepatu basah," ungkap, Ilham, saat ditanya oleh wartawan Sripoku.com pada Sabtu (8/3/2025).
Ilham juga mengungkapkan jika jalan Lettu Karim Kadir Gandus ini tidak segera diperbaiki jalan ini akan semakin turun.
"Liatlah jalan ini, kalau tidak segera diperbaiki hancur jalan ini banyak truk truk yang lewat disini," ungkapnya.
Sukri, ketua Rt 22 yang rumahnya tidak jauh dari jalan Lettu Karim Kadir yang ambles mengungkapkan, jika saat ini ia masih belum mendapatkan informasi kapan akan di renovasi.
"Belum ada informasi ya kapan perbaikannya rencananya Maret tapi ini sudah Maret belum ada tanda tanda perbaikan," ungkap, Sukri Ketua Rt 22 saat dihubungi wartawan Sripoku.com, pada Sabtu (8/3/2025).
Sukri juga mengungkapkan jika ada kendala dan tidak bisa dibangun pada bulan Maret ini, diharapkan pemerintah memberikan solusi atas permasalahan ini.
Saat ini, masih banyak pengendara yang sulit melintas jalan tersebut, bahkan banyak kendaraan yang mati di tengah jalan sehingga harus didorong dan membuat sepatu untuk pergi bekerja menjadi basah.
"Kalau memng belum bisa ya, ditimbun lagi apa biar masyarakat enak untuk jalan," ungkapnya.
| Polda Sumsel Bongkar Praktik Ilegal 82 Ribu Kiloliter Solar di Perairan Sungai Musi Banyuasin |
|
|---|
| Satu Ton Sampah Diangkut dari Sungai Musi, Pemkot Palembang Berlakukan Denda Mulai Mei |
|
|---|
| Sempat Didatangi Dokter Anak & KPAI, Pemilik Rumah Sirih Palembang yang Viral Pijit Totok Buka Suara |
|
|---|
| Angin Kencang Terjang Palembang, Pohon Tumbang Timpa Pengendara Motor di Soekarno Hatta |
|
|---|
| Palembang Raih National Governance Award 2026 atas Keberhasilan Konektivitas Transportasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/Jalan-Lettu-Karim-Gandus-Semakin-Menurun-dan-Banyak-Lubang-Warga-Mengeluh-Kesulitan-Melintas.jpg)