Ramadan 2025
Waspada Dikonsumsi saat Ramadan, Ciri-ciri Kurma yang tak Boleh Dimakan Lagi, Hati-hati Sakit Perut
Waspada kurma bisa saja justru tak menjadi baik saat dikonsumsi, berikut ciri-cirinya tak bisa lagi dimakan
Penulis: Shafira Rianiesti Noor | Editor: Shafira Rianiesti Noor
SRIPOKU.COM - Bulan Ramadan semakin dekat, tentu ciri khas bulan ini adalah puasa, takjil, sholat tarawih dan juga buah kurma.
Ya, kurma menjadi hidangan utama di bulan Ramadan.
Biasanya kurma dimakan saat berbuka puasa.
Buah ini mengandung gula dan serat yang tinggi sehingga mampu mengembalikan energi serta mengenyangkan.
Tak cuma dimakan begitu saja, terkadang kurma juga diolah menjadi bahan campuran makanan lain.
Namun rupanya, waspada kurma bisa saja justru tak menjadi baik saat dikonsumsi.
Hal itu lantaran kurma tersebut sudah busuk, atau berjamur sehingga bila dikonsumsi justru membuat sakit perut.
Dilansir dari Kompas.com, berikut ciri-ciri kurma yang tak boleh lagi dimakan :
1. Kurma berubah warna atau berjamur
Permukaan kurma umumnya terlihat memiliki lapisan bagian luar yang terlihat seperti keriput.
Lapisan ini bukanlah jamur melainkan kandungan gula di dalam buah yang mengkristal dan keluar karena kurma kehilangan kelembabannya.
Kondisi yang berbahaya adalah saat terlihat ada jamur di permukaan kurma.
Selain itu, kurma yang berubah warna juga menandakan buah ini sebaiknya dibuang saja.
2. Berbau tidak enak
Kurma umumnya tidak memiliki bau yang kuat, melainkan hanya sedikit berbau manis.
Namun, jika saat dicium baunya berubah menjadi lebih kuat dan tidak enak, maka kurma tersebut sudah busuk dan harus dibuang.
3. Ada serangga
Kurma organik berpotensi menarik serangga, laba-laba, dan cacing jika terlalu lama dibiarkan.
Serangga ini biasanya bersembunyi di bagian dalam buah.
Tanda kurma diserang hama adalah muncul bintik-bintik cokelat kecil yang terlihat seperti serbuk gergaji di permukaannya.
Untuk menghindari termakan, pastikan selalu potong kurma sebelum dimakan.
Baca juga: Resep Jus Kurma Leci, Sajian yang Cocok untuk Buka Puasa, Dijamin Segar
Tips menyimpan kurma
1. Simpan kurma di lemari es
Untuk kurma segar, sebaiknya disimpan di lemari es dalam wadah tertutup.
Hal ini untuk menjaga rasa kurma dan mencegahnya dari pembusukan dan asam.
Di dalam kulkas, hindari meletakkan kurma di dekat makanan yang berbau menyengat seperti bawang putih karena bisa menyebabkan kurma akan cepat bau.
2. Simpan kurma di dalam freezer
Freezer adalah tempat terbaik untuk menyimpan kurma dalam waktu yang lama.
Masukkan kurma ke dalam kantong plastik dengan ritsleting dan buang udara berlebih dari dalam kantong.
Buat jarak satu sentimeter antara kurma dan plastik sehingga jika kurma membeku tidak merobek kantong penyimpanan.
Tulis tanggal penyimpanan agar tidak terlalu banyak kurma yang disimpan dalam kantong plastik.
Simpan kurma di bagian terjauh freezer.
Kurma bisa tahan dalam waktu sangat lama. Namun, pastikan tetap layak dimakan dan tersimpan dengan cara yang benar.
| Masjid Agung Palembang Salurkan Zakat Fitrah untuk 900 Warga Dhuafa, Turun dari Tahun Kemarin |
|
|---|
| Bacaan Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri dan Keluarga, Berikut Waktu Terakhir Bayar Zakat |
|
|---|
| Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Fauzi Amro Santuni Anak Yatim dan Bukber di Lubuklinggau |
|
|---|
| Fakultas Hukum UMP Gelar Berbagi Takjil dan Buka Bersama, Sasar Warga Kurang Mampu Dekat Kampus |
|
|---|
| 20 Link Twibbon Idul Fitri 1446 H dengan Tema Islami Terbaru, Terlengkap dan Free Download Sepuasnya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/Ilustrasi-Kurma-yang-tak-bisa-dikonsumsi.jpg)