Berita Lahat

Widia Singgung Kepala OPD yang Blokir Nomor Anggota DPRD : Saya Mudah Memaafkan tapi Susah Melupakan

Wakil Bupati Lahat Widia Ningsih SH MH, meminta kepala OPD untuk tidak ada yang susah diajak komunikasi

Tayang:
Penulis: Ehdi Amin | Editor: Yandi Triansyah
SRIPOKU.COM /Edhi Amin
APEL PAGI - Wakil Bupati Lahat Widia Ningsih SH MH memimpin apel perdana, Senin (24/2/2025). Ia menegaskan tidak ada OPD yang bersantai-santai karena banyak pekerjaan rumah yang segera dibereskan. 

SRIPOKU.COM, LAHAT - Wakil Bupati Lahat Widia Ningsih SH MH, meminta kepala OPD untuk tidak ada yang susah diajak komunikasi pada masa kepemimpinan Bursah-Widia lima tahun ke depan.

Sebab kata dia, banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan segera. Sehingga 

Widia Ningsih mengajak seluruh ASN Pemkab Lahat untuk saling bekerja sama, bahu membahu melayani masyarakat.

Ia tidak ingin ada kepala OPD yang santai dan tidak penuh tanggung jawab dalam menjalankan tugas.

Ia menekankan banyaknya pekerjaan rumah (PR) yang belum terselesaikan, terutama dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat, baik dari segi infrastruktur maupun birokrasi.

"Reformasi birokrasi harus tercipta. Kita membenahi infrastruktur tapi birokrasi kita semrawut, jadi kita rapikan dahulu. Karena sebagai pelayan publik, melayani masyarakat harus jadi prioritas," kata Widia Ningsih di hadapan seluruh ASN saat memimpin apel perdana, Senin (24/2/2025).

Pengalaman Masa Lalu

Sebagai mantan anggota DPRD Lahat, Widia Ningsih menuturkan bahwa ia menemukan banyak hal yang perlu dibenahi di tubuh birokrasi Kabupaten Lahat.

 Ia pernah merasakan susahnya berkoordinasi dengan kepala OPD, terutama untuk kepentingan masyarakat.

"Di masa kepemimpinan Bursah-Widia, hal itu jangan terjadi lagi. Tidak ada lagi oknum kepala OPD yang sampai memblokir nomor anggota DPRD Lahat. Tidak perlu disebutkan namanya, saya tidak dendam, tapi saya punya pandangan sendiri. Saya mudah memaafkan tapi susah melupakan," sampainya.

Harapan dan Prioritas

Widia Ningsih berharap seluruh ASN Pemkab Lahat bisa berbenah, menjadi pelayan masyarakat yang humanis, terutama di sektor kesehatan. Ia juga menyadari bahwa dirinya bukan orang yang lahir dari birokrasi, sehingga membutuhkan peran ASN Lahat untuk mewujudkan visi-misinya bersama Bursah Zarnubi.

"Persoalan tambahan penghasilan pegawai (TPP), akan diwujudkan secara bertahap. Karena kita tahu Presiden, Prabowo tengah lakukan efisiensi anggaran, jadi akan memprioritaskan yang sifatnya urgen dahulu," ucapnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved