Berita Palembang

Warga KM 12 Palembang Geger, Mayat Seorang Pria Ditemukan di Pelataran Mushola SPBU

Sesosok mayat seorang laki-laki yang ditemukan di pelataran mushola SPBU Romi Herton pada, Rabu (12/2/2024) sekitar pukul 19.30 WIB.

Tayang:
Editor: Odi Aria
Dokumen Polisi
PENEMUAN MAYAT: Warga KM 12 Kelurahan Sukodadi Kecamatan Sukarami, Palembang, dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat seorang laki-laki yang ditemukan di pelataran mushola SPBU Romi Herton pada Rabu (12/2/2024) sekitar pukul 19.30 WIB. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG– Warga KM 12 Kelurahan Sukodadi Kecamatan Sukarami, Palembang, dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat seorang laki-laki yang ditemukan di pelataran mushola SPBU Romi Herton pada, Rabu (12/2/2024) sekitar pukul 19.30 WIB.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Sripoku.com, identitas korban diketahui sebagai Putu Yuwana Wintang (57), yang merupakan warga Jalan Komp Taman Indah Talang Kelapa, Kelurahan Talang Kelapa, Kecamatan Alang-Alang Lebar, Palembang.

Kejadian tersebut pertama kali diketahui oleh saksi Efran (49), pengawas SPBU, yang mendapat laporan dari karyawan bahwa ada seorang laki-laki yang tertidur di pelataran mushollah SPBU Romi Herton.

"Awalnya saya mendapat laporan dari karyawan tentang mayat yang tergeletak," ungkap Efran kepada petugas.

Efran kemudian menghampiri korban dan mencoba membangunkannya, namun tidak mendapatkan reaksi.

Merasa curiga, Efran kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sukarami sekitar pukul 19.40 WIB. Setelah itu, petugas segera menuju lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Sesampainya di TKP, Unit Inafis Polrestabes Palembang melakukan olah TKP dan menduga bahwa korban telah meninggal dunia.

Selanjutnya, jenazah korban dievakuasi ke RS Bhayangkara M Husin untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolsek Sukarami, Kompol Alex, melalui Kanit Inafis Polrestabes Palembang, Iptu Agus Wijaya, mengonfirmasi bahwa pihaknya segera melakukan olah TKP dan memeriksa sejumlah saksi di lokasi kejadian.

"Kami langsung melakukan olah TKP, memeriksa saksi-saksi, dan mengevakuasi jenazah ke rumah sakit," ujar Agus pada Kamis (13/2/2025).

Dari hasil pemeriksaan di rumah sakit, ditemukan bahwa tubuh korban tidak menunjukkan tanda-tanda kekerasan.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan, korban meninggal dunia karena sakit," tutup Iptu Agus Wijaya.

 

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved